Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal MD

RESENSI BUKU: MANAJEMEN BISNIS UNTUK DAKWAH APLIKATIF Ihsan Rahmat
Jurnal MD Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.771 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2016.%x

Abstract

Judul buku:Dakwah Entrepreneurship Ala JK: Solusi Masjid, Kemakmuran Umat, dan RadikalismePenulis:Hery SuciptoPenerbit:Grafindo Books MediaTebal:203 halamanCetakan pertama:Juni 2016Kota terbit:Jakarta
THE CELESTIAL MANAGEMENT: IKHTIAR MEWUJUDKAN BUDAYA ORGANISASI ISLAM Ihsan Rahmat
Jurnal MD Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.504 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2016.%x

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahwa The CelestialManagement (TCM) merupakan sebuah proses internalisasi nilai-nilai Islamdalam budaya organisasi, sekaligus menjawab tuduhan dari Branine dan Pollardyang mengatakan bahwa organisasi di negara yang mayoritas penduduknyaberagama Islam masih terus menerapkan prinsip-prinsip manajemen organisasiversi barat meskipun terbukti telah terjadi insinkronisasi. Jauh sebelum itu,Rahman dan Al-Buraey telah mengingatkan bahwa terjadi paradoks padaorganisasi Arab yang cenderung mengadopsi (mimesis isomorphis) manajemen barat ketimbang mengembangkan model yang sesuai dengan budaya lokal berbasisspiritualitas. Kajian ini menjadi penting mengingat hampir tiga dekade organisasiIslam tumbuh dan berkembang tetapi dinilai masih belum memiliki model-model“kristalisasi konsep” yang bisa diadopsi atau menjadi sumber rujukan penerapanbudaya organisasi yang Islami.Kata Kunci: The Celestial Management, Budaya Organisasi Islam,Spiritualitas
REVITALISASI SEMANGAT LITERASI DI MASA PANDEMI: KONTRIBUSI NYATA JURNAL MD Ihsan Rahmat
Jurnal MD Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah Covid-19 menyerang, kini dunia telah memasuki tatanan new normal. Disebabkan pembatasan aktivitas di luar rumah, masyarakat Indonesia melakukan berbagai cara untuk membunuh rasa bosan ketika di rumah. Dalam konteks akademik, yang menarik dibahas adalah adanya peningkatan minat literasi. Data dari laman The Digital Reader menyebutkan masyarakat Indonesia menghabiskan waktu enam jam per minggu untuk membaca buku di kala pandemi. Secara kuantitatif memang belum ditemukan data yang jelas tentang tingkat literasi akademisi MD. Tetapi jika dilihat dari sisi ketersediaan bahan bacaan untuk menunjang disiplin keilmuan ini, luar biasa kekurangan. MD belum memiliki buku babon yang dapat menjadi rujukan utama. Kemudian, bahan bacaan teks offline juga tidak banyak, pun itu susah untuk didapatkan. Untuk teks online, juga sangat terbatas karena hanya segelintir perguruan tinggi yang menyediakan platform berkualitas. Jurnal MD, adalah salah satu jurnal manajemen dakwah terbaik yang ada saat ini. Secara fair semua kita dapat melihat konsistensi terbit, reviewer berkualitas, editor yang mumpuni di bidangnya, menggunakan sistem sayembara untuk mendapatkan naskah terbaik, dan terpenting telah maju ke ARJUNA untuk bisa diakui oleh Kemenristekdikti sebagai jurnal terakreditasi nasional SINTA. Yang sangat membanggakan dari Jurnal MD adalah naskah yang di-publish bersifat up to date sehingga artikel terbitan Jurnal MD menjadi tolak ukur bagi akademisi MD di perguruan tinggi lain untuk melihat sejauh mana lokus dan fokus MD berkembang di Indonesia. Untuk lebih mendiskusikan hal tersebut lebih mendalam, mari kita simak tujuh naskah dalam edisi ini secara seksama. Inilah edisi pertama Jurnal MD di masa pandemi Covid-19.
THE MOSQUE MANAGEMENT INNOVATION: EXPLAINING PROCESS AND DRIVING FORCES Ihsan Rahmat; Ashadi Cahyadi; Indra Pratama Putra Salmon
Jurnal MD Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.406 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2019.52-02

Abstract

This study aims to explain the innovation process and driving factors in the mosque. This is important because innovation is too focused on the economic sector, forgetting religious institutions. Modern mosques continue to display stretching innovation, but previous studies have not been explaining how to the process. 12 innovative programs in Masjid At-Taqwa Anggut owned by Bengkulu City Government have been appointed as cases. We conducted in-depth interviews with 11 mosque officials and 7 days were used for observation. Seeing how the innovation process, we have used keyword discovery techniques and data categorization. We found a relatively similar pattern in every program. The innovation process in At-Taqwa Anggut starts the needs of worshipers, idea generation, Islamic focus discussion, development, and program execution. Requesting perspective to the Mosque Sharia Council (Islamic expert) is an interesting process. It turned out to be a unique finding because the general framework had not yet been published. Three of the driving factors considered to have a strong influence are the mayor's leadership, the love of the mosque, and the spirituality motivation in the motto of fastabikul khairat.Keywords: Innovation, Mosque Management, Religious Institution