Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Multidiciplinary Journal of Islamic Studies

Internalisasi Nilai Khidmah Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) Provinsi Lampung Nur Khozin; Ahmad Fauzi; Badrus
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, November
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Khidmah menjadi bagian yang sangat penting bagi santri dan alumni kepada seorang guru atau kiai, akan tetapi pada realitanya, tidak semua santri dan alumni Pondok Pesantren memiliki nilai serta prinsip tentang khidmah kepada para masya>yikh (Guru), masih banyak sekali alumni yang telah menimba ilmu di Pondok Pesantren, ketika ia pulang ke kampung halamannya merasa cukup dan tidak ada niatan serta tindakan untuk tetap menjalin silaturrahim serta rabit}ah terhadap guru-gurunya, yang notabenenya dengan adanya silaturrahim serta rabit}ah tersebut itu merupakan sebuah perwujudan rasa syu>ku>r, ta’dhi>m serta ikhti>ra>man kepada para masya>yikh atas segala sesuatu yang telah ia dapatkan di Pondok Pesantren dimana ia mendapatkan sebuah ilmu sebagai bekal kehidupan di dunia maupun bekal akhiratnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti mengajukan pertanyaan penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimana Transformasi Nilai Khidmah Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) Provinsi Lampung? (2) Bagaimana Transaksi Nilai Khidmah Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) Provinsi Lampung? (3) Bagaimana Transinternalisasi Nilai Khidmah Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) Provinsi Lampung?. Pada penelitian ini, penulis menggunakan penelitian lapangan (field Research) yang bersifat Deskriptif-Kualitatif dengan pendekatan Etnografi. Sumber data yang digunakan meliputi sumber data primer yakni hasil wawancara secara mendalam dengan informan yaitu segenap HIMASAL Provinsi Lampung, serta dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil dari penelitian yang dilakukan, yaitu: (1) Transformasi HIMASAL Provinsi Lampung dengan dua proses yakni Transformasi dalam Pendidikan di Pesantren dan Pasca Pendidikan Pesantren (2) Transaksi HIMASAL Provinsi Lampung yaitu Motivasi dan Realisasi Implikasi. (3) Transinternalisasi HIMASAL Provinsi Lampung adalah dengan pembiasaan, sambang dan sambung, serta merasa butuh terhadap khidmah.
Pembaruan Proses Pembelajaran Al-Qur’an di Madrasah Qiro’atil Qur’an HM Al-Mahrusiyah Ryo Vina Andiko; Ahmad Fauzi
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, November
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembaruan dalam proses pembelajaran adalah penentu dari majunya Pendidikan, maka dibutuhkanlah kurikulum yang baik untuk membawa pada Pendidikan maju dan berkualitas, dari sinilah peneliti sangat penasaran dan perlu untuk meniliti sebuah kurikulum proses pembelajaran al-qur’an yang ada di Madrasah Qiro’atil Qur’an HM Al-Mahrusiyah yang pada saat ini telah mengalami kemajuan. Dari uraian diatas maka peneliti dapat memfokuskan masalah penelitian sebagai berikut; 1). Bagaimanakah proses pembaruan pembelajaran Al-qur’an di Madrasah Qiro’atil Qur’an HM Al-Mahrusiyah ? 2). Bagaimanakah pembaruan pembelajaran Al-qur’an di Madrasah Qiro’atil Qur’an HM Al-Mahrusiyah prespektif teori kognitif ?. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan model penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Ide penting dari penelitian lapangan adalah peneliti datang langsung ke lapangan dengan melakukan pengamatan suatu fenomena tentang suatu keadaan yang alamiah. Proses Pembelajaran al-Qur’an di Yayasan Al- Mahrusiyah dilihat dari historisnya maka dapat ditarik benang merah; Pertama, Fase Awal atau disebut dengan Fase Sorogan (2011-2016) Kurikulum sesuai dengan teori yang telah dikemukakan oleh Abudin Nata bahwa metode sorogan ialah suatu metode dimana santri menghadap Asatidz atau kyai seorang demi seorang dengan membawa kitab yang akan dipelajarinya. Kedua, Fase Pembaruan atau disebut dengan Fase MQQ (2017-2024) Kurikulum mengikuti metode jet tempur sesuai dengan teori pola Pendidikan “Child Centered”, yaitu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap santri atau santri untuk berkembang secara optimal. Sedangkan untuk Perspektif teori kognitif, teori pembelajaran al-Qur’an pada 2 Fase tersebut peniliti fokuskan pada Teori Pembelajaran Kognitif Jean Piaget yang menurutnya, bahwa belajar akan lebih berhasil dengan menggunakan tiga tahapan proses belajar yaitu: 1) Asimilasi; Proses pengintegrasian informasi baru ke struktur kognitif yang sudah ada. 2) Akomodasi; Proses penyesuaian antara struktur kognitif ke dalam situasi yang baru. Penerapan proses perkalian dalam situasi yang lebih spesifik; 3) Equilibrasi. Proses penyesuaian yang berkesinambungan antara asimilasi dan akomodasi. Kemudian disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif yang dilalui oleh santri yang terbagi kedalam empat tahap, yaitu; 1) Tahap sensorimotor (anak usia lahir-2 tahun). 2) Tahap preoperational (anak usia 2-8 tahun). 3) Tahap operational konkret (anak usia 7/8-12/14 tahun). 4) Tahap operational formal (anak usia 14 tahun lebih). Semua ada pada Era MQQ, Namun belum maksimal yang disebabkan; Asatidz kurang aktif, Kuantitas santri yang berlebihan, kurang aktifnya santri diakhir tingatan formal dan waktu dipagi hari.
Pengaruh Ice Breaking Permainan Edukatif Terhadap Motivasi dan Tingkat Konsentrasi Peserta Didik Pada Pelajaran Matematika Sefta Deviansyah; Ahmad Fauzi; Ali Imron
Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Mujalasat: Multidiciplinary Journal of Islamic Studies, Juli
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/mujalasat.v3i2.7676

Abstract

Pembelajaran Matematika di tingkat MI kerap dianggap membosankan sehingga menurunkan motivasi dan konsentrasi belajar peserta didik. Penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya motivasi dan konsentrasi akibat metode yang monoton. Pertanyaan utama dalam studi ini adalah bagaimana pengaruh penerapan ice breaking permainan edukatif terhadap motivasi dan konsentrasi belajar siswa, serta bagaimana hubungan antara keduanya setelah perlakuan. Penelitian ini menempati posisi sebagai alternatif strategi pembelajaran interaktif berbasis permainan edukatif. Dengan pendekatan kuantitatif dengan metode Eksperimen semu (quasi-experimental design), menggunakan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas 3A sebagai kelompok eksperimen dan kelas 3B sebagai kelompok control yang mana masing-masing kelas berjumlah 19 peserta didik menggunakan instrumen angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ice breaking permainan edukatif berpengaruh signifikan dalam meningkatkan motivasi dan konsentrasi belajar siswa, serta terdapat korelasi sangat kuat antara keduanya. Strategi ini efektif diterapkan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif.