Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

BRANDING "KORAN (KOPI DURIAN)" DI DESA WONOSALAM SEBAGAI PENGEMBANGAN PRODUK UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM BERBASIS DIGITAL MARKETING Acivrida Mega Charisma; Rony Kriswibowo; Elis Anita Farida
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20343

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berpengaruh di seluruh sektor termasuk sektor ekonomi. Perkembangan ini di satu sisi menguntungkan berbagai pihak sedangkan di sisi lain justru merugikan. Pelaku UMKM juga terdampak akan harus perkembangan di era ini. Para pelaku UMKM sebagai salah satu aktor penggerak perekonomian kurang menyadari betapa pentingnya branding produk. Permasalahan yang ditemukan di lapangan bahwa pelaku usaha kopi durian tidak terlalu mementingkan mengenai brand yang mereka miliki. Mereka hanya berfokus pada segi penjualan. Berbagai penelitian menghasilkan bahwa branding merupakan salah satu kunci agar produk lebih dikenal oleh masyarakat sekaligus meningkatkan hasil penjualan. Solusi yang ditawarkan dalam penelitian ini yaitu memberikan sosialisasi pentingnya branding terhadap para pelaku usaha kopi durian sekaligus memberikan bimbingan dan pelatihan agar mampu menciptakan brand yang berbasis Digital marketing. Tujuan pengabdian kepada masyarkat ini yaitu pelaku usaha kopi durian mampu membranding produknya lebih kreatif dan menarik agar menarik minat konsumen. Tahapan metode pelaksanaan penelitian ini yaitu yang pertama wawancara untuk mencari pokok permasalahan, kedua melakukan sosialisasi pentingnya branding produk, ketiga melakukan bimbingan dan pelatihan mengenai branding produk yang menghasilkan desain yang kreatif dan inovatif sekaligus menciptakan website untuk mendukung aspek pemasaran. Luaran yang ditargetkan pada penelitian ini yaitu pelaku usaha kopi durian sadar akan pentingnya branding produk, bantuan material baik bahan maupun alat, serta pembuatan desain branding produk sekaligus pembuatan website untuk memudahkan pemasaran.
Pencegahan Trichomoniasis melalui Edukasi Kesehatan Organ Kewanitaan dan Pemeriksaan Urin di SMK BIM PPMU Mojosari Acivrida Mega Charisma; Yohanes Ardian Kapri Negara; Farida Anwari
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2417

Abstract

Gaya hidup perilaku remaja yang kurang  baik dapat berpengaruh terhadap kesehatan terutama kebersihan daerah kewanitaan karena dapat terinfeksi salah satunya Trichomonas vaginalis. Trikomoniasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh protozoa Thricomonas vaginalis dan merupakan infeksi menular seksual non-virus paling umum ditemukan diseluruh dunia. Kegiatan ini dilaksanakan bulan Agustus dan sebanyak dua kali. Sampel dari kegiatan ini yaitu siswi SMK BIM PPMU Mojosari sebanyak 15 orang. Adapun metode dalam kegiatan ini yaitu ceramah dan pemeriksaan urine. Hasil kegiatan ini yaitu sebanyak 46,67% responden diikuti oleh berumur 15 tahun; 80% responden memiliki perilaku menjaga kebersihan organ kewanitaan dengan baik; 53,3% responden mengerti cara membasuh organ kewanitaan; 66,67% responden memiliki perilaku menjaga kesehatan organ kewanitaan dengan baik sehingga hasil pemeriksaan urine tidak ditemukan adanya Trichomonas vaginalis sebanyak 100%. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu sebagian besar siswi SMK BIM PPMU memiliki pola hidup dalam menjaga kebesihan dan kesehatan organ kewanitaan dengan baik sehingga dalam tidak ditemukan adanya infeksi parasit tersebut.
PENYULUHAN EDUKASI PHBS(PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) DAN PENCEGAHAN DBD(DEMAM BERDARAH DENGUE) MELALUI UPAYA 3M DILINGKUNGAN MASYARAKAT DESA PEDAGANGAN KECAMATAN WRINGINANOM Hilda Adinda; Theresia Feby Auralya; Ferdina Amalia Solikhah; Acivrida Mega Charisma
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.35120

Abstract

Pembangunan kesehatan merupakan upaya seluruh potensi bangsa Indonesia, baik masyarakat, pihak swasta maupun pemerintah, dan akademis. Sosialisasi ini yang berada dilokasi di Desa Pedagangan merupakan desa yang berada dikecamatan Wringinanom , kabupaten Gresik dan Desa Pedagangan dibagi dalam 4 Dusun, 12 RT, dan 4 RW, Desa Pedagangan memiliki jumlah penduduk sebanyak 4.337 jiwa pada tahun 2024. Praktek Pembangunan kesehatan masyarakat dilaksanakan mulai tanggal 12 Agustus - 26 Agustus 2024. Penyuluhan ini berkaitan dengan edukasi Program Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Upaya 3M dilingkungan masyarakat Desa Pedagangan Kecamatan Wiringanom. Setelah dilaksanakan kegiatan akan meEvaluasi ini bertujuan untuk melihat perkembangan program yang dilaksanakan, untuk mengetahui kendala yang ada, cara menanganinya sehingga Program Pembangunan Kesehatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan benar-benar efektif dan maksimal. Evaluasi yang terakhir yaitu berupa laporan kegiatan Program Pembangunan Kesehatan Masyarakat (PPKM). Hasil pengabdian program kerja pembangunan kepada masyarakat mengenai penyuluhan edukasi PHBS dan pencegahan DBD melalui upaya 3M di lingkungan masyarakat desa pedagangan kecamatan wringinanom berupa kuisioner Pre test sebanyak 20,00% dari 15 responden dan kuisioner Post test hanya sebanyak 33,33% dari 15 responden masyarakat di lingkungan rumah tangga yang mengetahui perihal Upaya PHBS dan Pencegahan DBD dengan langkah 3M. penyuluhan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat tentang edukasi perilaku hidup bersih dan sehat dan upaya pencegahan DBD dengan langkah 3M. Pengetahuan Masyarakat tentang PHBS dan Pencegahan DBD dengan Upaya 3M meningkat dari 20% menjadi 33%.
Hubungan Pemelihara Kucing dan Kejadian Toksoplasmosis pada Ibu Hamil Trimester 2 Acivrida Mega Charisma; Nora Charissa Amelinda; Marsellyna Rahma Gantari; Alifia Febrianti; Niken Ayu A; Anastasia Junyantris Ebu; Moh. Bintang T. R; Fitrine Ekawasti
Calory Journal Medical Laboratory Journal Vol. 4 No. 1 (2026): March : Medical Laboratory Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/caloryjournal.v4i1.782

Abstract

Toxoplasmosis is caused by Toxoplasma gondii, a protozoa that is often found in cats as the definitive host. The infection can spread to humans through contact with cat feces or consumption of contaminated food and drinks. Pregnant women, especially in the second trimester, are at high risk of developing infections that can be transmitted to the fetus. Primary infections during pregnancy can lead to a variety of complications, including birth defects, and premature birth. The purpose of this study is to examine the relationship between cat ownership and the incidence of toxoplasmosis in pregnant women in the second trimester. This study is the result of a literature review with a literature search method conducted on the internet and scientific journals based on questions about the relationship between cat keepers and the incidence of toxoplasmosis in pregnant women in the 2nd trimester. According to the (WHO), the incidence ratio in 26 countries is based on concrete evidence. The three countries with the highest IgG seroprevalence according to data are Ethiopia (64.2%, 95%CI: 34.3–89.1), Gabon (56.7%, 54.4–59.0), and Brazil (53.8%, 39.3–68.0) but there are also three countries with the lowest IgG are Mexico (7.2%, 5.3–9.4), South Korea (2.1%, 0.6–4.3), and Canada (0.2%, 0.2–0.3). Meanwhile, the prevalence of toxoplasmosis in pregnant women in Indonesia ranged from 43% to 88% in 2014. Data shows that keeping cats as well as poor hygiene practices can increase the risk of toxoplasmosis infection in pregnant women.
HASIL PEMERIKSAAN TELUR SOIL TRANSMITTED HELMINTH MENGGUNAKAN CAMPURAN PEWARNA ALAMI DARI DAUN MIANA DAN KULIT BUAH NAGA acivrida mega charisma; Rio Prasetyo
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v12i1.4098

Abstract

The simplest method for checking worm eggs is by a native technique using a 2% eosin reagent. Eosin itself has properties that are not easily decomposed, causing hazardous and easily flammable waste. Hence, an alternative staining method is needed, environmentally friendly, using natural materials, such as natural dye substances. This research aims to understand the depiction of results in examining Soil Transmitted Helminth (STH) eggs using mint leaves and dragon fruit skin as alternative reagents. The research method involves examining feces using a direct method (wet preparation) to detect worm eggs in feces directly using a 2% Eosin solution. The comparison results between dragon fruit peel extract concentration using aquadest, tested with SPSS analysis version 20 using the Kruskal-Wallis method with a significance value of 0.09 ≥ 0.05, indicating significantly different research outcomes. Thus, it can be concluded that there is no difference in staining quality compared to the control. The conclusion drawn from this study is that there's no difference in staining worm egg suspensions using mint leaf extract. This is evident as when observing the worm egg suspension using mint leaf extract, the worm eggs were not clearer, unlike with dragon fruit skin and miana.
Gasik: Gerakan Edukasi Siswa Anti Narkoba Dalam Upaya Menciptakan Pengetahuan Generasi Muda Berbasis Teknologi Acivrida Mega Charisma; Amellya Octifani; Kadeq Novita Prajawanti; Farida Anwari; Yohanes Ardi Kapri Negara
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.458

Abstract

Narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang atau yang biasa disebut dengan narkoba di bidang kesehatan memberikan manfaat yang cukup besar bagi penyembuhan dan keselamatan manusia. Tujuan dilakukannya kegiatan gerakan edukasi siswa anti narkoba dalam upaya menciptakan pengetahuan generasi muda berbasis teknologi di SMAN 1 Kedamean agar peserta didik sebagai target kegiatan sosialisasi dapat memahami dampak yang ditimbulkan.  Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan penyuluhan disekolah sasaran. Kegiatan penyuluhan untuk menciptakan Pengetahuan Generasi Muda Berbasis Teknologi di adakan di SMAN 1 Kedamean Kabupaten Gresik  pada Hari Rabu, 14 Agustus 2024 dengan peserta yaitu seluruh siswa SMAN 1 Kedamean dengan total peserta setidaknya 58 anak dari kelas XII. Jalanya kegiatan sosialisasi dilakukan melalui tiga tahap, yang pertama adalah pemutaran video mengenai video profil, pembagian kuisioner, sesi kedua sosialisasi materi, upaya pencegahan HIV, dan sesi yang terakhir sosialisasi gerakan edukasi siswa anti narkoba. Kemudian dilakukan sesi tanya jawab dan diskusi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan siswa tentang pendidikan moral, narkoba, dan dampak penyalahgunaan narkoba dari sudut pandang kesehatan, sosial, dan hukum. Peningkatan pemahaman siswa-siswi akan bermuara pada terciptanya sikap dan perilaku bebas narkoba. Diharapkan kedepannya remaja terutama siswa-siswi SMA yang merupakan bagian dari generasi muda Indonesia menjadi generasi milenial yang bebas narkoba. Hasil dari kegiatan ini adalah tumbuhnya kesadaran bagi para peserta kegiatan mengenai bahaya penggunaan narkoba. Informasi yang disampaiakan melalui kegiatan ini menjadi wawasan yang membuat peserta semakin sadar dan waspada bahwa penggunaan narkoba dengan berbagai bentuknya sangat berbahaya dan merugikan.