Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploring Oxygenated Sesquiterpenes from Merauke Agarwood as PBP1a and PBP3 Inhibitors in Acinetobacter baumanii: An In-Silico Approach Yulianto Ade Prasetya; Triono Bagus Saputro; Yohanes Ardian Kapri Negara; Arif Luqman
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 3 (2026): In Progress
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i3.14627

Abstract

Acinetobacter baumannii is a multidrug-resistant pathogen causing severe nosocomial infections, primarily associated with alterations in penicillin-binding proteins (PBPs) that reduce the effectiveness of β- lactam antibiotics. Despite increasing interest in plant-derived bioactive compounds, the potential of oxygenated sesquiterpenes from Aquilaria malaccensis as inhibitors of PBPs remains underexplored, indicating a clear research gap. This study aimed to evaluate the antibacterial potential of three oxygenated sesquiterpenes—Agaruspirol, Eudesmol, and Sinenofuranol—against PBP1a (3UE3) and PBP3 (3UDF). A systematic literature review (SLR) integrated with an in silico approach was conducted, including ligand retrieval from PubChem, ADMET prediction using ADMETlab 3.0, molecular docking using CB-Dock2, interaction analysis with UCSF ChimeraX and PLIP, and antibacterial activity prediction using PASS Online. The results showed that all compounds satisfied Lipinski’s rule of five and exhibited favorable ADMET profiles. Molecular docking demonstrated stable interactions with both PBPs, dominated by hydrogen bonding and hydrophobic interactions. Agaruspirol exhibited the strongest binding affinity toward PBP3 (–6.9 kcal/mol) and PBP1a (–6.5 kcal/mol), along with the highest predicted antibacterial activity (Pa = 0.364; Pi = 0.039). These findings suggest that oxygenated sesquiterpenes, particularly agaruspirol, have potential as lead compounds for the development of antibacterial agents targeting PBP-mediated resistance in A. baumannii, and provide a scientific basis for further in vitro and in vivo validation.
Pencegahan Trichomoniasis melalui Edukasi Kesehatan Organ Kewanitaan dan Pemeriksaan Urin di SMK BIM PPMU Mojosari Acivrida Mega Charisma; Yohanes Ardian Kapri Negara; Farida Anwari
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2417

Abstract

Gaya hidup perilaku remaja yang kurang  baik dapat berpengaruh terhadap kesehatan terutama kebersihan daerah kewanitaan karena dapat terinfeksi salah satunya Trichomonas vaginalis. Trikomoniasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh protozoa Thricomonas vaginalis dan merupakan infeksi menular seksual non-virus paling umum ditemukan diseluruh dunia. Kegiatan ini dilaksanakan bulan Agustus dan sebanyak dua kali. Sampel dari kegiatan ini yaitu siswi SMK BIM PPMU Mojosari sebanyak 15 orang. Adapun metode dalam kegiatan ini yaitu ceramah dan pemeriksaan urine. Hasil kegiatan ini yaitu sebanyak 46,67% responden diikuti oleh berumur 15 tahun; 80% responden memiliki perilaku menjaga kebersihan organ kewanitaan dengan baik; 53,3% responden mengerti cara membasuh organ kewanitaan; 66,67% responden memiliki perilaku menjaga kesehatan organ kewanitaan dengan baik sehingga hasil pemeriksaan urine tidak ditemukan adanya Trichomonas vaginalis sebanyak 100%. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu sebagian besar siswi SMK BIM PPMU memiliki pola hidup dalam menjaga kebesihan dan kesehatan organ kewanitaan dengan baik sehingga dalam tidak ditemukan adanya infeksi parasit tersebut.