Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Perlakuan Panas Quench Temper dan Aniling Ganda Terhadap Sifat Mekanik Dan Struktur Mikro Baja Tahan Karat Ultra Tipis Pada Aplikasi Elektronik dan Biomedis Aziz, Abdul; Partuti, Tri; Hasanah, Indah Uswatun; Alhamidi, Ahmad Ali; Suryana, Suryana; Maulana, Alief
Jurnal Furnace Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Metalurgi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/furnace.v1i1.27538

Abstract

Sifat mekanik dan perubahan struktur mikro terjadi pada baja tahan karat (BTK) ultra tipis jenis SUS 316 di pelajari setelah diberi perlakuan panas quench temper 900oC, aniling ganda pada suhu 400oC pada BTK ultra tipis dan ditahan selama 1, 2 dan 3 jam. Percobaan dilaksanakan pada BTK butir halus dan berbutir kasar. Dari hasil pengamatan dengan mikroskop elektron SEM -EBSD, tidak terjadi transformasi fasa martensit pada struktur mikronya. Perubahan struktur mikro terjadi dalam bentuk perubahan sebaran grain misorientation (GMO) pada baja SUS 316 ultra tipis. Nilai kekerasan pun mengalami peningkatan dengan peningkatan waktu tahan dan ini pastinya berhubungan erat dengan surfaceroughening pada baja ultra tipis tersebut dan mampu bentuk pada baja ultra tipis. Selain itu ditemukan bahwa nilai surface roughening menurun seiring dengan meningkatnya waktu tahan pada baja ultra tipis.
KARAKTERISTIK KOPI ROBUSTA PADA PENGOLAHAN BASAH DI DESA TRIBUDISYUKUR LAMPUNG BARAT Maulana, Alief; Analianasari, Analianasari; Ningtyas, Kurnia Rimadhanti; Harahap, M. Perdiansyah Mulia
Jurnal Pengembangan Agroindustri Terapan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jupiter.v3i2.3362

Abstract

Preferensi konsumen terhadap kopi diawali dari cita rasa dan aroma. Kopi robutsa memiliki citarasa pahit yang lebih tinggi dibandingkan kopi arabika. Citarasa pahit dihasilkan dari senyawa kafein, sehingga menghasilkan after taste yang kuat. Hal tersebut didapatkan dari proses pengolahan basah yang menghasilkan seduhan yang clean atau karakter rasa yang lebih jernih dan memiliki aroma yang lebih kuat, body ringan, after taste, dan acidity lebih tinggi. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi proses pengolahan basah, menganalisis karakteristik fisik dan kimia klon kopi robusta Rope Dale dan Rope Dora yang didapat dari Desa Tribudisyukur. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan uji lanjut BNT sebesar 5%. Hasil yang didapat berupa proses pengolahan basah yang meliputi panen buah, sortasi buah, perendaman/perambangan buah, pengupasan kulit buah (pulper), fermentasi, pencucian (washing), penjemuran/pengeringan, pengupasan kulit tanduk (hulling), sortasi biji kopi, dan pengelompokkan (grading) mutu biji kopi serta mendapatkan biji kopi (green bean) bermutu 1 dan 2 sebanyak 18 – 20 kg dari bahan baku semula 162 kg buah kopi campuran (merah-kuning-hijau) atau mengalami penyusutan sebesar 87 – 90%. Karakteristik fisik sesuai SNI 01-2907-2008 dan karakteristik kimia sesuai SNI 01- 3542-2004 serta terdapat senyawa volatil dan non volatil berupa kafein.