Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkawinan Adat Paru Dheko di Ende Ditinjau dari Hukum Islam: (Studi Kasus di Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende) Jakaria M. Sali; Iskandar; Aris Munandar
Al-Mizan Vol 10 No 1 (2023): Al-Mizan
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jiam.v10i1.590

Abstract

Perkawinan Paru Dheko adalah salah satu tradisi perkawinan yang terdapat di Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende. Tradisi perkawinan ini bermula dari kedua orang yang berlainan jenis yaitu laki-laki dan perempuan yang menjalin hubungan asmara dan ingin menikah,, tapi keinginan tersebut tidak direstui oleh pihak keluarga wanita. Ketidak setujuan pihak perempuan berasaskan pada perbedaan stratifikasi sosial, perbedaan ekonomi dan hamil di luar nikah. Dampak Paru Dheko ini bagi anak perempuan adalah ia akan dicoret dari susunan kekeluargaan, dan tidak dianggap anak oleh pihak keluarganya sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan field research. Hasil penelitian menunjukan bahwa Lari Ikut dalam tinjauan hukum Islam  bertentangan dengan hukum islam, karena berpatokan pada hadist Nabi tentang wali yang diriwayatkan oleh imam Thabrani yang menyatakan bahwa “Tidak sah suatu pernikahan kecuali akad nikah itu dilakukan oleh walinya dan disaksikan oleh dua orang saksi yang adil (HR Thabrani)” . Dengan demikian, dapat diisimpukan bahwa Lari Ikut (Paru Dheko) yang dilaksanakan di daerah Ende bertentangan dengan hukum Islam jika mengacu pada versi ulama-ulama madina berdasarkan hadis tersebut.
Penguatan Tata Kelola Organisasi Islami dalam Menghadapi Disrupsi Teknologi dan Persaingan Global: Pengabdian Darul Kutni; Arman Paramansyah; Firdaus; Basuki Rahmat; Iskandar; Jakaria M. Sali; Eko Sudarmanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6382

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi telah menciptakan perubahan signifikan dalam tata kelola organisasi modern. Disrupsi teknologi yang ditandai dengan hadirnya Artificial Intelligence (AI), otomatisasi, digitalisasi, dan transformasi informasi menuntut organisasi untuk mampu beradaptasi secara cepat dan inovatif. Dalam konteks organisasi berbasis Islam, perubahan tersebut harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai syariah agar organisasi tetap profesional, kompetitif, dan berorientasi pada kemaslahatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya tata kelola organisasi Islami dalam menghadapi disrupsi teknologi dan persaingan global. Metode pelaksanaan dilakukan melalui seminar, pelatihan, diskusi interaktif, dan pendampingan organisasi. Sasaran kegiatan meliputi pengurus organisasi masyarakat, pelaku usaha syariah, dan komunitas ekonomi Islam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya transformasi digital, penguatan kepemimpinan Islami, tata kelola organisasi yang transparan, serta pemanfaatan teknologi secara produktif dan sesuai prinsip syariah. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun organisasi Islami yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing global.