Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PENCEGAHAN STUNTING DAN PERNIKAHAN USIA DINI BERBASIS KIE DI KABUPATEN BANGKA BARAT M. Adha Al Kodri; Zakia Ayu Lestari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.13506

Abstract

Di Kepulauan Bangka Belitung, angka stunting tertinggi berada di Kabupaten Bangka Barat. Pada tahun 2020, tercatat sebesar 12,4 persen atau sebanyak 1.750 kasus stunting. Perlu adanya peran aktif berbagai pihak dalam penanganan masalah stunting. Salah satunya adalah peran aktif akademisi melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini dilakukan dengan metode komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada siswa di SMA Negeri 1 Kelapa. KIE yang dilakukan ini dalam bentuk talkshow dan pelatihan. Talkshow pertama berkaitan dengan strategi pencegahan stunting dan pernikahan usia dini. Talkshow kedua berkaitan dengan spirit muda dalam berentrepreneur. Dilakukan pula pelatihan rajutan dengan tujuan untuk membangun kreativitas dan inovasi siswa berbasis kearifan lokal. Talkshow ini menjadi penting dalam upaya meningkatkan pengetahuan siswa tentang stunting dan dampak pernikahan anak usia din. Tidak kalah penting, kegiatan ini memberikan peningkatan kreativitas dan inovasi siswa untuk menghadirkan produk bernilai ekonomis berbasis kearifan lokal.
Management of the 4 A’s of Tourism: Addressing Shortcomings and Enhancing Services in Gebong Memarong Traditional Village Iga Safa Marwani; Marissa Pusparini; Zakia Ayu Lestari; Fadillah Sabri; Ali Usman
International Journal of Magistravitae Management Vol. 1 No. 2 (2023): International Journal of Magistravitae Management (IJOMM)
Publisher : Master of Management Department, Faculty of Economics, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ijomm.v1i2.21

Abstract

Air Abik hamlet, situated in Gunung Muda village, Belinyu Sub-District, Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province, Indonesia, is renowned for its rich cultural heritage embodied by the Lom tribe, holding immense potential for tourism development as a vibrant tourist village. However, the management of Gebong Memarong, a traditional accommodation facility in the area, faces challenges hindering its optimal operation. This research adopts a descriptive qualitative approach, utilizing observation, interviews, and documentation analysis to understand the management practices surrounding Gebong Memarong comprehensively. The findings reveal deficiencies in amenities and ancillary services, indicating a critical need for stakeholders’ attention to bolstering support facilities within the tourism village. Furthermore, this research advocates for enhanced managerial competencies to address operational gaps and ensure the sustainable management of homestay facilities. It offers valuable insights into improving accommodation management within culturally significant tourism destinations, with implications for sustainable tourism development strategies in similar contexts.
Indigenous knowledge of the Lom Tribe on Bangka Island in disaster mitigation Zakia Ayu Lestari; Sinta Desta Rina; Randi Syafutra
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v9i1.39985

Abstract

Indigenous knowledge of the Lom Tribe on Bangka Island is crucial for disaster mitigation, particularly in relation to floods, forest fires, landslides, and tornadoes. This study aims to identify, document, and analyse the effectiveness of the Lom Tribe's traditional strategies in disaster risk reduction and explore their potential integration into community-based mitigation policies. Using qualitative methodology, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings reveal that the belief system in the guardian spirits of sacred forests, land management practices such as behume, and social traditions like Nujuh Jerami contribute to maintaining ecosystem balance and enhancing social resilience. These strategies have proven effective in locally reducing disaster risks, although they require adaptation to environmental and social changes. This study highlights the importance of integrating local wisdom with scientific approaches to develop more sustainable and inclusive disaster mitigation policies, particularly for indigenous communities that rely on natural balance.   Kearifan lokal Suku Lom di Pulau Bangka memiliki peran penting dalam mitigasi bencana, terutama dalam menghadapi banjir, kebakaran hutan, tanah longsor, dan angin puting beliung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan menganalisis efektivitas strategi tradisional Suku Lom dalam pengurangan risiko bencana serta mengeksplorasi potensinya dalam kebijakan mitigasi berbasis komunitas. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kepercayaan terhadap roh penjaga hutan larangan, praktik pengelolaan lahan seperti Behume, serta tradisi sosial seperti Nujuh Jerami berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memperkuat ketahanan sosial. Strategi ini terbukti efektif dalam mengurangi risiko bencana secara lokal, meskipun masih memerlukan adaptasi terhadap perubahan lingkungan dan sosial. Studi ini menegaskan pentingnya integrasi kearifan lokal dengan pendekatan ilmiah dalam kebijakan mitigasi bencana yang lebih berkelanjutan dan inklusif, terutama bagi masyarakat adat yang bergantung pada keseimbangan alam.