Feri Purnama
Fakultas Komunikasi Dan Informasi Universitas Garut

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Bahasa Inggris Sebagai Media Komunikasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing Muhamad Hilman Firmansyah; Feri Purnama
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.846 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v1i1.7

Abstract

AbstrakPengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu tugas yang termuat dalam tridarma perguruan tinggi. Sebagai salah satu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat, penulis menyelenggarakan kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) yang menyasar para ekspatriat yang berada di lingkungan PT. Changsin Reksa Jaya Leles Garut. Dalam kegiatan pembelajaran tersebut penulis bertindak sebagai pengajar yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa instruksional atau alat komunikasi utama pada saat kegiatan pembelajaran. Tujuan utama kegiatan pengabdian dalam bentuk pembelajaran BIPA ini adalah untuk membekali para ekspatriat yang berada di lingkungan PT. Changsin Reksa Jaya, Leles Garut, wawasan, pengetahuan dan praktik langsung Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi primer para karyawan yang bekerja di sana. Kegiatan pengabdian melalui pembelajaran bahasa ini diharapkan para ekspatriat yang memegang posisi top management mampu berkomunikasi langsung baik secara lisan maupun tulisan dengan para karyawannya yang mayoritas kurang mampu menguasai Bahasa Inggris lisan maupun tulisan. Untuk mengukur efektivitas kegiatan ini, penulis memilih metode subjek tunggal (single-subject design). Metode eksperimen subjek tunggal dipilih karena responden yang diteliti mempunyai jumlah yang terbatas, yakni sekitar 3-5 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran BIPA dengan menggunakan Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi selama pembelajaran efektif memfasilitasi interaksi antara pembelajar dan pengajar, (2) Bahasa Inggris yang digunakan sebagai Bahasa instruksional dalam pembelajaran BIPA efektif meningkatkan kemampuan pemproduksian kalimat bahasa Indonesia ketiga pembelajar walaupun tiap-tiap pembelajar memiliki tipe kesulitan yang beragam.Kata-kata Kunci: Bahasa Inggris; Media Komunikasi, BIPA. Abstract Community service is one of the tasks in tridharma (main duties) of higher education. As a form of community service implementation, the writer organized Indonesian Language Learning for Foreign Speakers (BIPA) activities targeting expatriates who are in Changsin Reksa Jaya Ltd, Leles Garut. In the learning activities, the writer roled as a teacher who used English as an instructional language or the main communication media during learning activities. The main objective of BIPA learning service is to equip expatriates around Changsin Reksa Jaya Ltd, Leles Garut, insight, knowledge and hands-on practice of Indonesian as the primary communication mean for the employees who work there. Through this service activity the expatriates holding top management positions there are able to communicate with their employees in the terms of spoken and written English, in fact majority of them have less proficiency level of Indonesian language. To measure the effectiveness of this activity, the authors chose the single-subject design method. The single-subject experimental method was chosen because the respondents studied had a limited number, which was about 3-5 people. The results of the service show that (1) the implementation of BIPA learning by using English as a communication tool during learning effectively facilitates interaction between students and teacher, (2) English which is used as an instructional language in BIPA learning is effective in increasing the ability to produce Indonesian sentences for the three learners although each learner has a different type of difficulty. Keywords: English; Communication Media, BIPA.
Peningkatan Literasi Pemberitaan Ramah Anak Bagi Jurnalis dan Influencer Lokal dalam Mendukung Daerah Layak Anak: Pengabdian Muhamad Erfan; Ridwan Mustofa; Feri Purnama; Muhamad Fikri Almarufi; Indra Maulana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6036

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat (PKM) ini dilakukan sebagai respon tingginnya kasus yang menyangkut anak sebagai korban maupun pelaku di Garut dan Jawa Barat ditambah ramainya pemberitaan yang menjurus pada eksploitasi kasus anak sehingga dinilai kurang ramah terhadap anak di media massa maupun media sosial. Kurangnya kesadaran dan empati yang tercermin dalam budaya kerja Wartawan dan Influener kerap merampas hak-hak anak dan mengganggu secara fisik maupun psikologis sehingga berdampak negatif pada masa depan anak. Tujuan PKM ini untuk meningkatkan literasi wartawan dan influencer terkait Pedoman Pemberitaan Ramah Anak. Program dimulai dengan pra-tes untuk menilai pengetahuan awal peserta, diikuti penyampaian materi, pendampingan langsung, demonstrasi langsung serta konsultasi dan tanya jawab Pedoman Pemberitaan Ramah Anak. Program ini mampu mendorong wartawan dan influecer untuk lebih sadar dan empati dalam kerja jurnalistik yang menyangkut isu anak-anak. Hasil dari program ini meliputi publikasi ilmiah, terbangunnya Budaya Kerja Jurnalistik Ramah Anak yang dibiasakan dalam komunitas.
Kontribusi Jurnalisme Warga sebagai Strategi Perluasan Jenis Konten Berita di Liputan6.com Fahmi Zaenal Mutakin; Achmad Wildan Kurniawan; Feri Purnama
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v4i4.5282

Abstract

Public participation in digital information production encourages the development of citizen journalism, one of which is through the Citizen6 channel on Liputan6.com. This channel allows the public to contribute news content. This study aims to determine the contribution of citizen journalism as a strategy to expand the type of news content, as well as its impact on the quality and diversity of information. The research used a descriptive qualitative method with interviews, observations, documentation, and literature studies, where the approach is known as a triangulation technique, which is a method that combines various ways of collecting data in order to obtain more accurate information from various sources. Researchers analysed this research through Media Ecology theory. The results showed that citizen journalism plays a role in enriching the variety of topics, especially the categories of human interest, lifestyle, technology, and social issues. This participation creates an inclusive media ecosystem, while maintaining the curation process by professional editors. Collaboration between citizen journalists and professionals is proven to enrich content and maintain media credibility. It is recommended that the media continue to improve training, editing, and strengthen interaction with contributors to maintain quality and expand public participation.
ANALYSIS OF ENVIRONMENTAL COMMUNICATION IN GARUT Asha Tri Handayani; Heri Hendrawan; Feri Purnama
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 2 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i2.8587

Abstract

Industrial growth in Garut City has exacerbated the problem of hazardous waste management. This study examines CSR communication in building environmental legitimacy when sustainability claims conflict with on-the-ground practices. The study employs legitimacy theory and a qualitative approach; The data were analyzed using Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA) method, with analysis conducted on texts, discursive practices, and social practices in the field. Data collection involved observation, documentation, and in-depth interviews with environmental practitioners, activists, local leaders, WALHI, and the Garut Environmental Agency (DLH). The findings reveal that companies project an eco-friendly image through CSR and administrative compliance to secure social acceptance. However, weak oversight, symbolic CSR, and suboptimal waste management persist, indicating greenwashing practices. The novelty of this study lies in its examination of CSR communication as an environmental legitimacy strategy, a topic rarely explored in small cities like Garut. This research contributes methodologically through the integration of CDA procedures, empirically reveals the gap between rhetoric and local practices, and practically offers insights for CSR oversight policies.