Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Carbon Emission Disclosure Dan Green Innovation Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Pemoderasi muhammad zaikin; alimuddin alimuddin; nadhirah nagu; afdal afdal
POINT: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol 6 No 1 (2024): POINT JURNAL
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/point.v6i1.2255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh carbon emission disclosure dan green innovation terhadap nilai perusahaan dengan good corporate governance sebagai pemoderasi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan pada perusahaan sektor pertambanagn yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2022. Penelitian ini menggunakan data skunder berupa annual report dan sunstainability report yang terdapat di website resmi BEI dan website resmi masing-masing perusahaan. Sampel dalam penelitian sebanyak 8 dengan jumlah diobservasi sebanyak 40. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode analisis regresi dengan bantuan SPSS V25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa carbon emission disclosure dan green innovation berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa good corporate governance mampu memoderasi hubungan carbon emission disclosure dan green innovation terhadap nilai perusahaan
Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban dan Akuntansi Cinta Terhadap Kinerja Manajerial Sri Wahyuni Nur; Alimuddin Alimuddin; Nadhirah Nagu; Afdal Madein
POINT: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol 6 No 1 (2024): POINT JURNAL
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/point.v6i1.2261

Abstract

Kinerja merupakan pengukuran yang dapat dimanfaatkan untuk menitik beratkan perilaku dan sikap yang tidak seharusnya terjadi serta menanamkan perilaku yang sesungguhnya diinginkan. Kinerja manajerial merupakan perihal yang sangat penting untuk dijadikan tolak ukur keberhasilan pada sebuah perusahaan. Kinerja manajerial menjadikan nilai tambah dalam peningkatan kerja yang dilakukan dengan baik. Perusaahaan seringkali melakukan tindakan maupun penerapan–penerapan terhadap kinerja manajerial untuk meringankan pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penerapan akuntansi pertanggungjawaban dan akuntansi cinta terhadap kinerja manajerial. Penelitian ini dilakukan pada PT. Biota Laut Ganggang yang merupakan salah satu perusahaan rumput laut terbesar yang beroperasi di Kabupaten Pinrang. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer dengan kuisioner terkait yang telah disajikan melalui pernyataan responden. Dalam penelitian ini pada data kuantitatif diukur dari kuesioner dengan menggunakan skor dari skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi pertanggungjawaban dan akuntansi cinta berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial pada PT. Biota Laut Ganggang.
Analisis Corporate Social Responsibility pada PT. PELINDO Terminal Petikemas Bitung Agnes Eyne Banea; Alimuddin Alimuddin; Nadhirah Nagu; Afdal Madein
POINT: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol 6 No 1 (2024): POINT JURNAL
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/point.v6i1.2269

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana PT. PELINDO Terminal Petikemas TPK Bitung menerapkan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility, CSR) sesuai dengan standar ISO 26000. ISO 26000 adalah standar internasional yang membantu organisasi memasukkan tanggung jawab sosial ke dalam kebijakan dan operasi mereka. ISO 26000 mencakup tujuh subyek utama, yaitu tata kelola organisasi, hak asasi manusia, praktik ketenagakerjaan, lingkungan, praktik operasi yang adil, masalah konsumen, dan pelibatan dan pengembangan komunitas. Metode Kualitatif Eksploratif merupakan metode penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis dengan menggunakan metode konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CSR PT. PELINDO Terminal Petikemas TPK Bitung sudah sesuai dengan ISO 26000 dengan mengacu pada Peraturan Menteri BUMN No. PER-6/MBU/09/2022 tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
Representasi Kepatuhan Pajak dalam Pamflet Lapor SPT Tahunan Direktorat Jenderal Pajak: Kajian Semiotika terhadap Konstruksi Tax Compliance Sri Mulyani Latjompo; Sri Nurul Izzah, Namra Namra , Darwis Said; Nadhirah Nagu
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12170

Abstract

This study aims to analyze the representation of tax compliance in Annual Tax Return (SPT) reporting pamphlets published by the Directorate General of Taxes (DGT). The research employs a qualitative approach using Roland Barthes’ semiotic method through denotative, connotative, and mythological analyses. The objects of the study consist of three official DGT pamphlets related to Annual Tax Return reporting through Coretax and M-Pajak. Data were collected through documentation and literature review. The findings indicate that the visual and verbal signs in the pamphlets not only convey tax-related information but also represent tax compliance as a simple, modern, and everyday practice. At the mythological level, the pamphlets construct the ideal taxpayer as a responsible, technologically adaptive, and digitally compliant citizen. These findings suggest that DGT pamphlets function as a communication medium that shapes public awareness and social identity regarding the importance of tax compliance in the digital era. Kata kunci: kepatuhan pajak, tax compliance, semiotika Roland Barthes, Direktorat Jenderal Pajak, Coretax.
MAKNA KEPATUHAN WAJIB PAJAK DARI PERSPEKTIF KONSULTAN PAJAK: STUDI FENOMENOLOGI TRANSENDENTAL HUSSSERL Irensa Femmy; Allfina Mudasir; Gratia Triyana Nusa; Darwis Said; Nadhirah Nagu
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/5vkwqd93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna kepatuhan wajib pajak dari perspektif konsultan pajak melalui pendekatan fenomenologi transendental Husserl. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini adalah seorang konsultan pajak yang terdaftar dalam Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) dan memiliki pengalaman lebih 3 tahun di Kota Makassar. Data dianalisis melalui empat tahapan, yaitu epoche, reduksi transendental, variasi imajinasi, serta sintesis makna dan esensi. Hasil penelitian mengungkap bahwa makna kepatuhan wajib pajak dari perspektif konsultan pajak merupakan fenomena yang jauh lebih kompleks dari sekadar pemenuhan kewajiban hukum formal. Esensi kepatuhan terbagi dalam tiga dimensi yang saling terkait, yakni dimensi moral-sosial di mana kepatuhan dipahami sebagai cerminan tanggung jawab sosial warga negara, dimensi pertimbangan untung-rugi di mana sanksi pajak dimaknai sebagai "biaya modal" dalam logika bisnis, dan dimensi kepercayaan-institusional di mana kepatuhan sukarela hanya dapat terwujud apabila wajib pajak memiliki kepercayaan terhadap integritas pemerintah dan sistem perpajakan. Faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan bersifat multidimensi, mencakup kerumitan regulasi, kelemahan infrastruktur digital sistem CoreTax, pertimbangan ekonomi-bisnis, serta rendahnya kepercayaan terhadap integritas pemerintah. Konsultan pajak menjalankan peran strategis sebagai penasihat risiko sekaligus agen pendidikan perpajakan, dengan dilema etis yang inheren dalam menjalankan profesinya.