Gede Trima Yasa
Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

E EVALUATION OF ANTIBIOTIC USE IN INPATIENT PEDIATRIC PNEUMONIA PATIENTS AT BANGLI REGIONAL GENERAL HOSPITAL: EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA ANAK RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANGLI made dwike; Ni Putu Ayu Deviana Gayatri; Gede Trima Yasa
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.280

Abstract

Pendahuluan: Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang masih banyak dijumpai pada negara berkembang seperti Indonesia. Secara khusus pneumonia adalah peradangan paru oleh bakteri dengan gejala berupa panas tinggi disertai batuk berdahak, napas cepat (frekuensi nafas >50 kali/menit), sesak, serta gejala lainnya seperti sakit kepala, gelisah dan nafsu makanberkurang. Banyaknya penggunaan antibiotik yang tidak rasional menyebabkan kegagalan terapi yang diterima oleh pasien. Tujuan penelitian: untuk mengetahui penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak di RSUD Bangli berdasarkan tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat lama pemberian. Metode penelitian:  yang digunakan adalah penelitiannon eksperimental yaitu penelitian deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Teknik pengambilan sampel yangdigunakan metode purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil Penelitian diperoleh dari total 83 sampel penelitianyang didapatkan, pada karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin pasien pneumonia terbanyak yaitu laki-laki 55,42% (46 pasien), rentang usia 0–5 tahun sebanyak 80,72% (67 pasien). Pada penggunaan antibiotik terbanyak pada kasus pneumonia yaituantibiotik ceftriaxone sebanyak 54,22% (45 pasien). Hasil penelitian: evaluasi kerasionalan penggunaan antibiotik pada pasienanak yang terdiagnosa pneumonia menunjukkan telah tepat pasien sebanyak 100. Kesimpulan: dalam penelitian ini adalah evaluasi penggunaan antibiotik pada pengobatan pneumonia anak di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Bangli periode Juli 2020 hingga Juni 2021 sudah rasional serta telah sesuai dengan standar Pedoman Pelayanan Medis Ikatan DokterAnak Indonesia tahun 2009, Guideline Dipiro dan Formularium Rumah Sakit..
Role Artificial Intelligence (AI) in Forecasting and Planning Management of Pharmaceutical Procurement in Pharmacies Gede Trima Yasa; Made Prita Artika
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 7 No. 6 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i6.475

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has permeated various aspects of life, including the healthcare sector. In pharmacies, the adoption of AI is critical for enhancing operational efficiency and addressing common issues such as drug shortages and excess inventory. This study was conducted to evaluate the effectiveness of AI technology in the forecasting and planning processes of pharmaceutical procurement. This study employed a quantitative research design using a quasi-experimental method. A purposive sampling method was used to select ten pharmacies that still rely on conventional methods for pharmaceutical forecasting and procurement. Total 30 respondents were included. This study's primary instrument was a questionnaire. This study utilized primary data, which was collected directly from the research respondents. A Mann-Whitney U test was performed to assess the significance of AI use in forecasting and planning pharmaceutical procurement. The results showed a significant difference between the control group (mean rank = 11.45) and the treatment group (mean rank = 29.55). The test statistic was U = 19.0 with a significance value of p < 0.001, indicating that AI significantly improves the accuracy of procurement forecasting and planning. Furthermore, user satisfaction with the AI application was high, with 57.14% of respondents strongly agreeing and 42.86% agreeing that the technology facilitates the procurement process.