Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

GENERATIVE ADVERSARIAL NETWORKS FOR ANTERIOR CRUCIATE LIGAMENT INJURY DETECTION Mulyani, Sri Hasta; Diqi, Mohammad; Salsabil, Husna Arwa
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 5 No. 1 (2024): JUTIF Volume 5, Number 1, February 2024
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2024.5.1.1150

Abstract

This research explores the application of Generative Adversarial Networks (GANs) for detecting and classifying Anterior Cruciate Ligament (ACL) injuries using MRI images. The study utilized a dataset of 917 MRI images, each labeled as healthy, partially injured, or completely ruptured, to train the model. The performance of the GAN model was evaluated using a confusion matrix and a classification report, yielding an overall accuracy of 92%. The model demonstrated high proficiency in identifying healthy ACLs and partially injured ACLs but encountered some challenges in accurately identifying completely ruptured ACLs. Despite this, the results suggest that machine learning techniques, particularly GANs, have significant potential for enhancing the accuracy and efficiency of ACL injury detection. The ability of the model to distinguish between different degrees of injury could potentially aid in treatment planning. However, the study also underscores the need for further refinement of the model, particularly in improving its sensitivity in detecting severe ACL injuries. This research highlights the potential of machine learning in medical imaging and provides a solid foundation for future research in ACL injury detection and classification.
Implementasi Pedoman Inkubasi Bisnis dalam Meningkatkan Kapasitas Wirausaha Mahasiswa Universitas Respati Yogyakarta: Pengabdian V. Wiratna Sujarweni; Khaula Lutfiati Rohmah; Elisabeth Deta Lustiyati; Sri Hasta Mulyani; Metty Metty; Dian Rhesa Rahmayanti; Fatma Nawang Setiyani; Bertold L. Loy Panda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5320

Abstract

Banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menandai semakin sempit peluang kerja, perkembangan teknologi yang semakin canggih mengakibatkan kebutuhan akan tenaga manusia mulai bergeser untuk kemudian digantikan dengan mesin atau peralatan produksi lainnya. Jiwa dan semangat wirausaha untuk mahasiswa sangat dibutuhkan untuk memberi bekal pada mereka memasuki dunia kerja. Inkubasi bisnis merupakan salah satu cara untuk mewujudkan misi Universitas Respati Yogyakarta yaitu menjadi Universitas Unggul, Berjiwa Wirausaha dan Mampu Bersaing di Tingkat Global Tahun 2038.Inkubasi bisnis merupakan wadah yang digunakan untuk melatih mahasiswa yang mempunyai proposal bisnis untuk diikutkan hibah, dan juga mahasiswa yang mempunyai ide bisnis untuk diwujudkan menjadi bisnis yang menghasilkan keuntungan dan berkelanjutan. Inkubasi bisnis merupakan salah satu cara yang tepat untuk memberi bekal kepada mahasiswa tentang kewirausahaan.Tujuan kegiatan ini memiliki tujuan mencapai visi kewirausahaan UNRIYO dengan menghasilkan mahasiswa yang berwirausaha. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pelatihan, pendampingan dan evaluasi bisnis yang dilakukan oleh mahasiswa. Program inkubasi bisnis mahasiswa telah terlaksana secara sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan diawali dengan seleksi proposal usaha mahasiswa yang masuk untuk menilai kelayakan ide bisnis, potensi pasar, dan kesiapan tim. Proposal yang lolos seleksi selanjutnya memasuki tahap inkubasi, di mana mahasiswa tidak hanya dibina secara konseptual tetapi juga dilatih dan didampingi secara langsung dalam menjalankan usahanya. Pelatihan yang diberikan meliputi evaluasi ide bisnis dan pasar, evaluasi produk, evaluasi keuangan termasuk analisis kelayakan bisnis, serta evaluasi pemasaran. Selain itu, mahasiswa juga mengikuti praktik aplikasi pemasaran dan praktik pameran produk sebagai bentuk implementasi usaha secara nyata. Pada tahap akhir dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan usaha dan kualitas proposal bisnis. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, ditetapkan tiga kelompok usaha mahasiswa yang dinilai paling siap untuk dikirimkan proposalnya dalam program hibah Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).