Donna Dwinita Adelia
Politeknik Kesehatan Wira Husada Nusantara Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN AMENOREA PADA MAHASISWI DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Novi Budi Ningrum; Donna Dwinita Adelia
Biomed Science Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan menstruasi merupakan masalah yang sering terjadi pada wanita. Menstruasi yang tidak teratur dapat disebabkan karena adanya gangguan hormon maupun faktor psikis, seperti stres, depresi dan lain-lain yang dapat mempengaruhi kerja hormon. Ketegangan fisik dan emosional yang menyertai stres menimbulkan amenorrea. berdasarkan hasil studi pendahuluan didapatkan bahwa dari 8 mahasiswa 5 diantaranya mengalami keterlambatan haid selama 3 bulan dan 2 diantaranya siklus haidnya pendek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui hubungan tingkat stres dengan kejadian amenorea pada mahasiswa di kelurahan Tlogomas kecamatan Lowokwaru kota Malang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner atau wawancara untuk mendapatkan data berupa tanggapan atau respon dari sampel penelitian, kemudian data yang diperoleh selanjutnya dianalisa dengan menggunakan analisis deskriptif dan juga menggunakan analisa regresi linear sederhana. Hasil analisa regresi linear deferhana menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres (X) terhadap amenorea (Y) dengan nilai thitung sebesar (3,530) ttabel (2,048) dan nilai Fhitung sebesar 20.136 nilai Ftabel sebesar 4,182. Nilai koefisien regresi determinasi sebesar 0,308 atau 30,8 %.
Penyuluhan tentang Gizi Seimbang pada Remaja Putri di Desa Drujugurit Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan Susana Setyowati; Donna Dwinita Adelia; Siti Aminah
Altafani Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jpkm.v3i1.432

Abstract

Masa remaja terhitung sejak usia 10-19 tahun yang merupakan masa peralihan dari anak –anak menuju dewasa dan masa untuk mencari identitas diri dan cepat sekali terpengaruh oleh lingkungan, adanya keinginan untuk diterima oleh teman sebayanya dan mulai tertarik dengan lawan jenisnya baik itu remaja perempuan maupun remaja laki-laki. Sehingga menyebabkan remaja tersebut sangat menjaga penampilannya yang akan mempengaruhi pola makan. Selain itu kegemaran remaja yang tidak lazim, seperti menjadi vegetarian atau memilih makan diluar atau hanya makan kudapan. Masa remaja juga merupakan masa terjadinya perubahan-perubahan fisik, psikologi dan hormonal atau kematangan organ reproduksi (Istiany, 2013). Masa remaja sangat rentan terhadap masalah gizi, ini disebabkan percepatan pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang memerlukan energi dan zat gizi yang lebih banyak. Selain itu, adanya perubahan gaya hidup dan pola makan saat usia remaja yang cenderung menyukai makanan fast food. Aktifitas fisik yang tinggi meningkatkan kebutuhan energi dan zat gizi (Badriah, 2014). Permasalahan gizi pada remaja di pengaruhi oleh keluarga, teman, media terutama iklan dan paling besar adalah pengaruh teman dekat. Sehingga perlu dikembangkan perilaku remaja untuk makan makanan yang sehat dengan berpedoman pada gizi seimbang, serta bergaya hidup sehat agar tumbuh kembang dapat tercapai dengan optimal ( Paath, 2014). Metode yang digunakan dalam Ipteks bagi Masyarakat ini adalah ceramah dan diskusi dengan media Leaflet, LCD, Laptop yaitu pemberian penyuluhan tentang gizi seimbang pada remaja. Kegiatan ini di mulai dari mengumpulkan remaja putri, kemudian pemberian materi dan diskusi tanya jawab, kesimpulan. Hasil kegiatan pengapdian tersebut mendapat respon positif dibuktikan dengan antusias remaja putri saat penyuluhan. Dan adanya peningktan pengetahuan remaja tentang kebutuhan gizi diusianya.