Bulan Rara Yangsen
bulan.rara.yangsen@uts.ac.id

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tekstual

ANALISIS SEMIOTIKA WARNA MARAWA (MINANGKABAU) DAN UKIRAN (TORAJA) Bulan Rara Yangsen
Tekstual Vol 21, No 1 (2023): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tekstual.v21i1.5896

Abstract

Dalam memaknai sebuah tanda dapat dipelajari dari warna-warna yang ada. Warna dapat menyampaikan pesan dan arti-arti khusus melalui setiap citranya. Setiap suku yang ada di Indonesia memiliki ciri-ciri tersendiri untuk merepresentasikan budayanya melalui makanan khas yang berbeda, pakaian adat yang berbeda, tata cara perayaan yang berbeda, dan kegunaan- kegunaan benda pusaka yang berbeda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna warna Marawa dalam budaya Minangkabau dan Ukiran dalam budaya Toraja sebagai bagian dari kebudayaan Tradisional yang masih sangat berpengaruh sampai sekarang dalam kebudayaan masing-masing. Penelitian ini menganalisis makna warna dalam warna marawa dalam budaya Minangkabau dan ukiran dalam budaya Toraja dengan literatur semiotika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif.
TOLERANSI AUTENTIK DAN NILAI EDUKATIF DALAM CERITA ANAK SUMBAWA “SI BONONG PERGI MERAMAL” SEBAGAI IMPLEMENTASI WAWASAN MULTIKULTURAL Bulan Rara Yangsen
Tekstual Vol 21, No 2 (2023): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tekstual.v21i2.7120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan toleransi yang autentik dan nilai-nilai edukatif yang tercermin dalam anak Sumbawa Si Bonong Pergi Meramal. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengutilisasi sastra anak sebagai alat untuk mengarahkan dan menyediakan informasi positif bagi anak-anak, mendukung perkembangan karakter dan kreativitas mereka. Dalam melakukan penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis isi (content analysis) yang menfokuskan pada cerita Si Bonong Pergi Meramal. Proses analisis data dijalankan dengan menggunakan model analisis interaktif, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menegaskan bahwa sastra anak mengandung nilai-nilai toleransi yang autentik, berfungsi sebagai medium untuk mengenalkan perspektif multikultural kepada anak-anak sehingga manak mampu mempertahankan pikiran terbuka, menghindari diskriminasi terhadap kelompok minoritas, serta mampu membina hubungan persahabatan tanpa memedulikan perbedaan ras, suku, atau agama