Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Proses Perancangan Karya The Phini-Sea Menggunakan Media Kolase Digital Faisal Akbar
Cipta Vol 1, No 3 (2023): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v1i3.1767

Abstract

Teknologi menjadi salah satu bagian dari proses berkesenian bahkan menjadi media berkesenian itu sendiri. Keberadaan teknologi dalam praktik berkesenian saat ini mampu merubah cara pandang dan juga cara produksi sebuah karya serta kegiatan seni. Berbagai bidang seni yang biasanya menggunakan cara konvensional mulai menggunakan bantuan teknologi. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi dalam menciptakan ruang pamer digital, Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Phinisi Fest #1 2023: International Art & Education Virtual Exhibition. Sebuah pameran Internasional secara virtual yang dilaksanakan pada tanggal 24-26 Februari 2023 dengan mengangkat tema “Celebrating the Diversity of Art and Education in Unity” kemudian mengumumkan dan mengundang secara terbuka (open call), untuk menjaring seniman peserta. hal tersebut menjadi alasan dibuatnya penelitian ini, dengan tujuan pelaporan proses perancangan karya dengan judul “The Phini-Sea” menggunakan media kolase digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terhadap subjek perancangan, mengumpulkan data yang berpedoman pada buku-buku, jurnal maupun artikel online pada situs internet yang berkaitan. Adapun tahapan penelitian menggunakan pendekatan proses desain yaitu eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Hasil dari penelitian ini dapat menunjukan bagaimana proses perancangan untuk menghasilkan sebuah karya kolase (final artwork) dimuat dalam pameran Phinisi Fest #1 2023: International Art & Education Virtual Exhibition yang diadakan oleh Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) secara virtual.
Pendampingan Perancangan Company Profile sebagai Brand Identity pada Yayasan Panti Nugraha Faisal Akbar; Khikmah Susanti; Anugrah Cisara
Darma Cendekia Vol. 4 No. 2 (2025): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v4i2.176

Abstract

Yayasan Panti Nugraha merupakan lembaga sosial yang aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, namun belum memiliki media komunikasi visual yang mampu merepresentasikan identitas lembaga secara profesional dan terstruktur. Permasalahan tersebut berdampak pada kurang optimalnya penyampaian informasi kepada mitra, donatur, dan pemangku kepentingan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk mendampingi Yayasan Panti Nugraha dalam merancang company profile sebagai penguatan brand identity. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendampingan partisipatif berbasis Desain Komunikasi Visual, yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perumusan pesan, perancangan visual, serta evaluasi hasil bersama mitra. Proses pendampingan melibatkan pengurus inti yayasan secara aktif dalam penyusunan konten dan pengambilan keputusan desain. Hasil kegiatan menunjukkan terwujudnya company profile yang informatif, komunikatif, dan selaras dengan nilai serta karakter Yayasan Panti Nugraha. Selain menghasilkan luaran berupa company profile, kegiatan pengabdian juga meningkatkan pemahaman mitra terhadap pentingnya identitas visual dalam membangun citra, kredibilitas, dan kepercayaan publik. Dengan demikian, pendampingan yang dilakukan berkontribusi pada penguatan kapasitas kelembagaan serta kesiapan yayasan dalam menjalin kolaborasi berkelanjutan
Perempuan, Kebaya, Dan Narasi Visual: Studi Penciptaan Karya Kolase Digital Bergaya Lowbrow Art Faisal Akbar
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i2.7425

Abstract

This study explores the process of creating digital collage artworks themed around women in kebaya in the modern era, focusing on the transformation of kebaya as a symbol of identity, empowerment, and resistance among Indonesian women. Once a traditional garment, the kebaya has undergone a shift in function, now serving as a part of contemporary lifestyle expression. This research responds to that phenomenon through a practice-based art approach, adopting Alma M. Hawkins' three-phase creative method: exploration, improvisation, and formation. The exploration phase involved investigating Javanese and Encim kebaya as representations of two distinct yet equally powerful cultural identities. The improvisation phase developed visual sketches and experimented with digital collage techniques using graphic design software. The formation phase synthesized all visual elements into cohesive, communicative compositions. The result is two main works titled Motherland in Kebaya: Java Vibes and Motherland in Kebaya: Encim Vibes, each portraying the identity of Javanese women and Chinese-Betawi Peranakan women through figurative visual approaches and lowbrow art style. The first work presents kebaya as a symbol of cultural resistance against colonialism, while the second emphasizes the Encim kebaya as a symbol of hybrid cultural identity that continues to thrive amid globalization. The digital collage medium enables the fusion of traditional and contemporary elements into a unified visual narrative. This study demonstrates that visual art can serve as a reflective medium to depict the dynamics of cultural identity and opens new space for kebaya as a flexible and relevant cultural artifact. Thus, the artworks produced carry not only aesthetic value but also social critique and cultural meaning.