Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Development Planning for Reclamation of Godbless Park Beach as A Public Space in Manado City Patriani Wilma Eunike Supit; Soesilo Zauhar; Siswidiyanto Siswidiyanto
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpal.2019.010.02.11

Abstract

This research aimed to describe and analyse the development planning of the Godbless Park Beach Reclamation Area as a Public Space in Manado City. This qualitative research is descriptive analysis and the data collection techniques are semi-structured interviews and documentation study.  Then, they were analysed using interactive model. It was found that the development planning process of the Reclamation Area of Godbless Park Beach as a Public Space in Manado City has not been structured systematically, comprehensively and sustainably. This is due to various obstacles, namely overlapping regulations, the implementation of goals and targets that are not as expected, inappropriate setting of locations and times, lack of fund allocation, and human resources that are not in accordance with their respective basic tasks and functions.  In addition, the construction of the Reclamation Area of Godbless Park Beach as a Public Space has not had a positive impact on the surrounding environment in Manado City. 
EVALUASI PEMBANGUNAN KESEHATAN DALAM UPAYA PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI DI KABUPATEN MALANG Rosyidatuzzahro Anisykurlillah; Patriani Wilma Eunike Supit
Journal Publicuho Vol. 6 No. 1 (2023): February - April - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v6i1.116

Abstract

Health is one of the basic human rights that must be guaranteed by the state. The success of health development is reflected in the reduction in maternal and child mortality as an indicator of successful regional development. The high maternal mortality and infant mortality rates are a strategic issue in the 2021-2026 Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD) of Malang Regency. This study aims to describe and evaluate health development as an effort to reduce maternal and infant mortality in Malang Regency. The type of research used is descriptive with a qualitative approach. The evaluation method used is CIPP which consists of Context, Input, Process, and Product. The CIPP technique is used for sectoral development assessment, in this case the health sector for mothers and babies with a regional apparatus, namely the Health Office of Malang Regency. The data analysis used was Creswell's qualitative data analysis. The evaluation results show that there are still several obstacles in the development of maternal and infant health as an effort to reduce maternal and infant mortality in Malang Regency. These obstacles include: not optimal quality and quantity of paramedics, affordability and access to health facilities are not evenly distributed in several villages, as well as some people who prefer traditional birth attendants in providing assistance because the community considers it cheaper.
Faktor Pendukung Dan Penghambat Perencanaan Pembangunan Kawasan Reklamasi Pantai Godbless Park Sebagai Ruang Publik Di Kota Manado Supit, Patriani; Wawointana, Thelma
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/administro.v6i1.9526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis perencanaan pembangunan Kawasan Reklamasi Pantai Godbless Park sebagai Ruang Publik di Kota Manado. Jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analisis dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur dan studi dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menemukan bahwa proses perencanaan pembangunan Kawasan Reklamasi Pantai Godbless Park sebagai Ruang Publik di Kota Manado belum disusun secara sistimatis, komprehensif dan berkesinambungan. Hal ini disebabkan karena berbagai kendala yakni dilihat dari Faktor Internal yakni Peraturan Perundang-Undangan tentang RTH yang belum maksimal serta alokasi dana yang masih kurang. Selanjutnya dilihat dari faktor eksternal yakni kurangnya monitoring pada Kawasan Godbless Park. Di samping itu pula pembangunan Kawasan Reklamasi Pantai Godbless Park sebagai Ruang Publik belum memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya di Kota Manado.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI DESA KIAWA SATU BARAT Felini Otnil Toporundeng; Rebecca Christy Mowilo; Patriani Wilma Eunike Supit; Jesica Karouw; Rahma A. Alhasni
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v7i1.2448

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Desa Kiawa Satu Barat dengan fokus pada perencanaan, penetapan calon penerima manfaat, validasi data, penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta penyaluran bantuan sosial. Permasalahan penelitian ini adalah masih ditemukannya ketidaktepatan sasaran, keterbatasan pemahaman aparat desa terhadap regulasi, serta belum optimalnya proses validasi dan penyaluran bantuan yang sesuai ketentuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Temuan riset menunjukkan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Kiawa Satu Barat belum berjalan optimal, karena masih terdapat kelemahan pada aspek perencanaan, penetapan calon peserta, validasi data, penetapan KPM, dan penyaluran bantuan. Hal ini terlihat dari masih terbatasnya pemahaman aparat desa terhadap regulasi, belum maksimalnya verifikasi data berbasis kondisi faktual, serta masih adanya ketidaktepatan sasaran penerima bantuan. Meskipun penyaluran sudah menggunakan sistem non-tunai, pemahaman teknis di tingkat pelaksana masih belum merata sehingga terjadi kesenjangan antara aturan dan praktik di lapangan. Sehingga diperlukan penguatan sosialisasi, peningkatan kapasitas pelaksana, dan perbaikan sistem validasi.