Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Iklan Layanan Masyarakat Kemendikbud RI PTM Terbatas Bersama Mikha Tambayong Sulton Amin
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 2 (2023): DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No.2 April 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v3i2.482

Abstract

Iklan merupakan salah satu alat media komunikasi massa yang berperan dalam menyampaikan pesan kepada khalayak. Penelitian ini meneliti tentang sebuah iklan layanan masyarakat yang berjudul “ Kita Siap Belajar Optimal! (Iklan Layanan Masyarakat PTM Terbatas Bersama Mikha Tambayong)”. Iklan tersebut menggambarkan suatu keadaan bagaimana sistem pembelajaran di Indonesia selama pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pesan sosial yang terkandung dalam iklan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Semiotik. Objek penelitian dan unit analisis pada penelitian ini adalah “mise an scene pada Iklan Layanan Masyarakat PTM terbatas bersama Mikha Tambayong” dengan Analisis Semiotika Roland Barthes. Melalui penelitian dengan scene by scene, hasil analisis data dari penelitian ini adalah kita semua harus peduli terhadap kemajuan dan dan perkembangan anak-anak kita di sekolah, khususnya dimasa pandemi covid-19 yang mengakibatkan proses pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran secara online atau daring. Pesan sosial dari video Iklan Layanan Masyarakat ini adalah kita semua harus peduli terhadap berlangsungnya proses pembelajaran anak-anak di sekolah. khususnya guru, orang tua murid, dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas berjalannya suatu proses pembelajaran tatap muka di sekolah.
Analisis Iklan Layanan Masyarakat Kemendikbud RI PTM Terbatas Bersama Mikha Tambayong Sulton Amin; Athok Murtadhlo
DIGICOM : Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi April 2023
Publisher : LPPM Stikosa-AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/digicom.v3i2.482

Abstract

Iklan merupakan salah satu alat media komunikasi massa yang berperan dalam menyampaikan pesan kepada khalayak. Penelitian ini meneliti tentang sebuah iklan layanan masyarakat yang berjudul “ Kita Siap Belajar Optimal! (Iklan Layanan Masyarakat PTM Terbatas Bersama Mikha Tambayong)”. Iklan tersebut menggambarkan suatu keadaan bagaimana sistem pembelajaran di Indonesia selama pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pesan sosial yang terkandung dalam iklan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Semiotik. Objek penelitian dan unit analisis pada penelitian ini adalah “mise an scene pada Iklan Layanan Masyarakat PTM terbatas bersama Mikha Tambayong” dengan Analisis Semiotika Roland Barthes. Melalui penelitian dengan scene by scene, hasil analisis data dari penelitian ini adalah kita semua harus peduli terhadap kemajuan dan dan perkembangan anak-anak kita di sekolah, khususnya dimasa pandemi covid-19 yang mengakibatkan proses pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran secara online atau daring. Pesan sosial dari video Iklan Layanan Masyarakat ini adalah kita semua harus peduli terhadap berlangsungnya proses pembelajaran anak-anak di sekolah. khususnya guru, orang tua murid, dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas berjalannya suatu proses pembelajaran tatap muka di sekolah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA CERPEN DIGITAL UNTUK KELAS VII PESERTA DIDIK Wita Tri Indrayanti; Sujinah; Sulton Amin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46995

Abstract

This study aims to analyze the effect of implementing the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model on the ability to read digital short stories among students at SMP Muhammadiyah 7 Surabaya. This study was motivated by the low reading comprehension skills of students regarding digital short story texts, as well as the limited use of cooperative learning models that emphasize the integration of reading activities. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a control group design. The research subjects consisted of two classes: an experimental class that implemented the CIRC learning model and a control class that used a conventional learning model. Data collection was conducted through a digital short story reading proficiency test, while data analysis utilized inferential statistical tests. The results indicated a significant effect of the CIRC learning model on students’ digital short story reading proficiency. Students who participated in learning using the CIRC model demonstrated higher proficiency in reading digital short stories compared to students who learned using a conventional learning model. Therefore, the CIRC learning model has proven effective in improving digital short story reading proficiency among students at SMP Muhammadiyah 7 Surabaya. This study was conducted to analyze the differences in results between the experimental group and the control group. This study employed a quantitative approach with a comparative design. The sample size consisted of 36 students from two classes: with 19 students in the control group and 17 in the experimental group. Since the sample size was less than 50, the Shapiro-Wilk test was performed on the pretest and posttest data, yielding a significance level (Sig.) of 0.0061 > 0.05 for the pretest data and 0.081 > 0.005 for the posttest data in the control group. Thus, it can be concluded that the data from both the control and experimental groups are normally distributed.