Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI ORGANOLEPTIK DAN KIMIA IKAN PARI (Dasyatis sp.) ASAP YANG DIASAP MENGGUNAKAN PELEPAH SAWIT DAN TONGKOL JAGUNG Siti Rahmawati; Haslianti Haslianti; La Ode Huli
Jurnal Fish Protech Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Fish Protech Vol. 6 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v6i1.36915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai organoleptik dan kandungan kimia ikan pari (Dasyatis sp.) asap yang diasap menggunakan pelepah sawit dan tongkol jagung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan menggunakan tiga perlakuan penggunaan bahan pengasap pelepah sawit 3 kg (R1), tongkol jagung 3 kg (R2), dan kombinasi pelepah sawit dan tongkol jagung 3 kg (R3) masing-masing tiga kali ulangan. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Varian), apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf kepercayaan 95% (α=0,05). Berdasarkan hasil uji organoleptik pada parameter bau, rasa dan tekstur berpengaruh nyata terhadap penggunaan bahan pengasap yang berbeda, sedangkan untuk tekstur tidak berpengaruh nyata. Nilai bau tertinggi terdapat pada R1 yaitu (8.4), nilai rasa tertinggi terdapat pada R1 yaitu (7.8), nilai tekstur tertinggi terdapat pada R3 yaitu (7.7) dan nilai kenampakan tertinggi terdapat pada R1 yaitu (7.8). Nilai organoleptik ketiga perlakuan telah memenuhi standar SNI (2013). Nilai kandungan kimia ikan pari asap pada penggunaan bahan pengasap yang berbeda berpengaruh nyata terhadap parameter air, abu, lemak, protein dan karbohidrat. Nilai kandungan kimia ikan pari asap yaitu kadar air 61.19 - 64.70%, abu 2.97 - 2.32%, lemak 1.96 - 2.96%, protein 27.07 - 24.80% dan karbohidrat 9.51 - 6.79%.Kata Kunci: Ikan Pari Asap, Organoleptik , Kandungan Kimia
Gambaran Kinerja Surveilans Sistem Kewaspadaan Dini Dan Respon (SKDR) Di Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025 Siti Rahmawati; Hariati Lestari; Listy Handayani
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 15 No 2 (2026): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v15i2.2153

Abstract

Background: The Early Warning and Response System (EWARS) monitors weekly trends of infectious diseases with outbreak potential to improve preparedness and enable rapid response to 24 priority diseases in Indonesia.Objective: This study aimed to describe the performance of the EWARS in Southeast Sulawesi Province using secondary data from the EWARS web-based reporting dashboard.Methods: This descriptive observational study used a time-series design with the population as the unit of observation.Results: Report accuracy reached 92%, report completeness was 97.05%, and alert response rate was 87%. A total of 11 of 17 regencies/cities met all EWAARS performance indicators. Of the 24 priority diseases, 21 generated alerts, with acute respiratory infections (ARI) being the most frequently reported. Outbreaks were dominated by food poisoning. All 342 reporting units across the 17 regencies/cities were active.Conclusion: The implementation of the EWARS in Southeast Sulawesi Province in 2025 performed well and met most national indicators, although improving the timeliness of alert responses in several regencies/cities remains necessary to strengthen early detection and outbreak response