Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peran Strategi Diferensiasi dalam Meningkatkan Jumlah Wisatawan (Studi Kasus Kampung Coklat Blitar) Andriani; Toriqotus Sa’adah
Al-Muraqabah: Journal of Management and Sharia Business Vol. 1 No. 1 (2021): Al-Muraqabah: Journal of Management and Sharia Business
Publisher : Sharia Business Management Study Program, Faculty of Economics and Islamic Business at IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.546 KB) | DOI: 10.30762/almuraqabah.v1i1.145

Abstract

Differentiation is an attempt by a company to differentiate its products from competitors’ products in a trait that makes them more desirable. The differentiation strategy includes product differentiation strategy, service differentiation, personal differentiation, differentiation channel, and image. The kampung Coklat educational tour was established on 17 August 2014 and has successfully implemented a differentiation strategy in increasing the number of tourism with the objectives of the study are (1) Knowing the differentiation strategy in educational tourism in Kampung Coklat Blitar: (2) Knowing the role of the differentiation strategy in increasing the number of tourists in kampung Coklat Blitar. This study uses a qualitative approach, where the presence of researchers in the field is needed. Data collection methods in this study are observation, interviews, and documentation. Checking the validity of the data by means of triangulation. The data analysis used was data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the research are 1) Kampung Coklat Blitar carrying out its tourism object business using a differentiation strategy consisting of five dimensions, namely product, service, personnel, channel, and image dimensions. Kampung Coklat also strives to optimize all its differentiation dimensions to increase attractiveness. By continuing to develop tourist attractions as creatively as possible, build, complete facilities for the comfort and satisfaction of visitors. 2). The implementation of the differentiation strategy carried out by Kampung Coklat has played a very big role in increasing the number of tourists from 2017 to 2019, experiencing an increase in the number of visitors by 13.68%.
Mewujudkan Hakikat Kesejahteraan Umat: Studi Komparasi Pyramid of Needs Maslow dan Trilogy of Needs Murray Andriani
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 21 No. 1 (2023): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v21i1.146

Abstract

Kesejahteraan dapat tercapai apabila masyarakat telah memenuhi beberapa indikator didalamnya. Maslow memberikan lima gambaran kebutuhan dasar manusia dalam bentuk pirimida yang meletakan kebutuhan fisiologis pada dasar serta kebutuhan aktualisasi diri sebagai puncak. Sedangkan Murray menggambarkan kebutuhan dasar manusia tidak memiliki tingkatan, secara umum terdiri atas tiga hal yaitu kebutuhan prestasi, afiliasi dan otonomi. Melalui perbedaan atas kebutuhan dasar untuk kesejahteraan manusia menurut Maslow dan Murray, penelitian ini bertujuan membandingkan kedua pemikiran tokoh tersebut. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif dengan analisis deskriptif. Kemudian melalui studi literatur yang memperoleh data secara sekunder dalam mendukung analisis penelitian. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa komparasi pemikiran Maslow dan Murray memiliki persamaan terkait pembahasan tentang kebutuhan afiliasi atau sosial dan kebutuhan prestasi atau pencapaian. Sedangkan perbedaan kedua pemikiran tokoh tersebut terkait tingkatan kebutuhan, kebutuhan fisiologis serta kebutuhan rasa aman Maslow yang tidak dicetuskan oleh Murray.
Mewujudkan Hakikat Kesejahteraan Umat: Studi Komparasi Pyramid of Needs Maslow dan Trilogy of Needs Murray Andriani
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 21 No. 1 (2023): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v21i1.146

Abstract

Kesejahteraan dapat tercapai apabila masyarakat telah memenuhi beberapa indikator didalamnya. Maslow memberikan lima gambaran kebutuhan dasar manusia dalam bentuk pirimida yang meletakan kebutuhan fisiologis pada dasar serta kebutuhan aktualisasi diri sebagai puncak. Sedangkan Murray menggambarkan kebutuhan dasar manusia tidak memiliki tingkatan, secara umum terdiri atas tiga hal yaitu kebutuhan prestasi, afiliasi dan otonomi. Melalui perbedaan atas kebutuhan dasar untuk kesejahteraan manusia menurut Maslow dan Murray, penelitian ini bertujuan membandingkan kedua pemikiran tokoh tersebut. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif dengan analisis deskriptif. Kemudian melalui studi literatur yang memperoleh data secara sekunder dalam mendukung analisis penelitian. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa komparasi pemikiran Maslow dan Murray memiliki persamaan terkait pembahasan tentang kebutuhan afiliasi atau sosial dan kebutuhan prestasi atau pencapaian. Sedangkan perbedaan kedua pemikiran tokoh tersebut terkait tingkatan kebutuhan, kebutuhan fisiologis serta kebutuhan rasa aman Maslow yang tidak dicetuskan oleh Murray.
Perkembangan Utang Luar Negeri Indonesia Tahun 2019 Sampai 2023 Berjalan Widya Ratna Sari; Andriani; Faricha Lita Nabbila; Dewi Fatmala Putri
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 1 No. 4 (2023): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v1i4.293

Abstract

The purpose of writing is to determine the development of Indonesia's foreign debt from 2019 to 2023. The method applied in this research is a descriptive method with a qualitative descriptive research type, which utilizes a literature study approach. The data source used in this research is secondary data. Discussion Results: the development of Indonesia's foreign debt shows a fluctuating trend, with special attention in 2020 Indonesia's foreign debt increased, this was triggered by spending for handling the Covid-19 pandemic. Nevertheless, Indonesia's debt ratio is still within safe limits and the structure of Indonesia's foreign debt is still considered healthy, although several studies show that the relationship between the debt/GDP ratio is an early indicator of a bad economy. Therefore, joint synergy is needed in efforts to strengthen coordination between Bank Indonesia and the government sustainably to minimize risks that could affect economic stability.
Analisis Manajemen Risiko Operasional Pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Pasca Merger Faricha Lita Nabbila; Andriani; Dewi Fatmala Putri; Widya Ratna Sari
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 1 No. 4 (2023): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v1i4.306

Abstract

This research is motivated by the existence of risks at Bank Syariah Indonesia. Under these conditions, the Bank evaluates and strengthens risk management tools to maintain business quality and the bank's health level. One component of operational risk is the efficiency ratio or what is called the Operational Expenses to Operating Income (BOPO) ratio. The aim of this research is to examine in depth the implementation of operational risk management at BSI which can influence the BOPO ratio at BSI. This research uses a qualitative research approach. The data in this research uses secondary data or literature study. Secondary data obtained came from the official BSI website, books, journals and articles related to research. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model of qualitative data analysis techniques. The result of this research is that operational risk management at BSI has been implemented effectively. This is proven by the BSI BOPO ratio from 2021 continuing to decline.
PROBLEMATIKA KETIMPANGAN EKONOMI DALAM SISTEM EKONOMI DI INDONESIA Dewi Fatmala Putri; Andriani; Widya Ratna Sari; Faricha Lita Nabbila
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 1 No. 4 (2023): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v1i4.330

Abstract

Ketimpangan ekonomi di Indonesia menjadi isu kritis dalam pembangunan ekonomi. Meskipun pertumbuhan ekonomi pesat membawa manfaat, dampak ketimpangan semakin meningkat. Jurnal ini mengeksplorasi aspek ketimpangan ekonomi dalam sistem ekonomi Indonesia, mencakup faktor penyebab, upaya penanggulangan pemerintah, dan rekomendasi kebijakan. Melalui kajian teoritis, jurnal ini menjelaskan sistem ekonomi Pancasila yang menekankan keadilan sosial dan pemerataan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data dari literatur, berita, dan regulasi terkait. Pembahasan menyoroti kompleksitas ketimpangan ekonomi, tantangan, dan solusi dalam konteks ekonomi Pancasila. Analisis mencakup peran sistem ekonomi dalam mencapai tujuan nasional, seperti kekeluargaan, kebersamaan, dan keseimbangan kemajuan. Dengan mempertimbangkan situasi Yogyakarta sebagai studi kasus, temuan menunjukkan ketidaksetaraan yang masih tinggi, terutama di wilayah perkotaan. Data rasio Gini memperlihatkan adanya peningkatan ketimpangan, terutama di perkotaan, dengan Yogyakarta sebagai provinsi dengan tingkat ketimpangan tertinggi.
ANALISIS PERLINDUNGAN NASABAH BSI TERHADAP KEBOCORAN DATA DALAM MENGGUNAKAN DIGITAL BANKING Dewi Fatmala Putri; Andriani; Widya Ratna Sari; Faricha Lita Nabbila
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 1 No. 4 (2023): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v1i4.331

Abstract

Meningkatnya serangan siber di sektor keuangan menunjukkan bahwa perlindungan nasabah menjadi krusial. Terdapat risiko keamanan seperti phishing, malware, dan gangguan layanan, yang dapat merugikan nasabah dan mengancam kepercayaan terhadap institusi perbankan. Analisis perlindungan nasabah BSI melibatkan pemahaman terhadap kebijakan keamanan, respons terhadap serangan siber, dan kebijakan perlindungan data nasabah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui literatur, berita, wawancara, dan pengamatan langsung. Pembahasan melibatkan analisis layanan digital BSI, risiko keamanan, perlindungan hukum nasabah, dan protokol keamanan yang diterapkan oleh BSI. Hasil penelitian menyoroti pentingnya peningkatan ketangguhan terhadap serangan siber dan infrastruktur teknologi informasi yang handal. Kajian literatur mencakup perlindungan konsumen, digital banking, dan layanan keuangan digital. Perlindungan konsumen diatur oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, sementara digital banking dan layanan keuangan digital memberikan efisiensi dan aksesibilitas yang luas.