Safira
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL PERMAIAN TRADISIONAL LOMPAT TALI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR USIA 5-6 TAHUN DI PAUD KARTIKE DESA DAREK TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Safira; Baik Nilawati Astini; Nurhasanah; Ika Rachmayani
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.112 KB) | DOI: 10.29303/jmp.v3i1.3555

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya model permainan tradisional untuk mengembangkan fisik motorik kasar anak usia 5-6 tahun di PAUD Kartike Desa Darek. Penelitian bertujuan untuk melakukan pengembangan permainan lompat tali dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dimana subjeknya yaitu 7 anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi dan dokumentasi serta analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Kemampuan motorik kasar anak dapat dikembangkan melalui permainan ini dengan langkah-langkah: (1) Menyiapkan alat seperti tali dan bendera. (2) Membuat kesepakatan main (3) Menjelaskan langkah-langkah main seperti: (a) pemain melompat dari ketinggian 15 cm dengan membawa bendera. (b) Pemain meloncat dari ketinggian 20 cm dengan membawa bendera. (c) Pemain meloncat dengan satu kaki tanpa terjatuh denagn membawa bendera dari ketinggian 10 cm. (d) Pemain berdiri tegak setelah meloncat dengan gaya bebas dari ketinggian 20 cm. (e) Pemain berlari dari jarak 1 meter lalu melompat dengan ketinggian 20 cm dengan membawa bendera, dan seterusnya. (f) Permain meloncat dari ketinggian 15 cm dengan gesit dan lincah dengan membawa bendera. (g) Pemain meloncat dengan ketinggian 20 cm dengan membawa bendera. (h) Pemain berlari dengan jarak 1 meter lalu meloncat dengan ketinggian 10 cm dengan membawa bendera sambil mengayunkan tangannya. (i) Pemain berlari lalu melompat dengan membawa bendera sambil tangan menjunjungkan bendera ke atas dari ketinggian 10 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah permainan tradisional lompat tali dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak, dilihat pada tahap pengembangan I dengan nilai rata – rata 46,7% sedangkan di tahap pengembangan II dengan nilai rata-rata 85,7%. Berdasarakn hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa permainan tardisional lompat tali dapat mengembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di PAUD Kartike Desa Darek, yang dilaksanakan secara berulang-ulang dengan selalu melakukan perbaikan pada setiap tahap pengembangan. Kata Kunci: Permainan Lompat Tali, Motorik Kasar