Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Dukuh Klarisan Melalui Pelatihan Studi Kelayakan Usaha Ditinjau dari Aspek Legal dan Lingkungan Falah Al Ghozali; Brillian Nur Diansari
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.459 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2561

Abstract

Berwirausaha adalah hal yang sedang naik daun di Indonesia. Salah satu peningkatanekonomi di Indonesia yaitu karena masyarakatnya secara mandiri melakukan usaha perorangan.Aspek legal dan lingkungan sangatlah penting dalam studi kelayakan usaha. Tujuan pengabdianmasyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan mengimplementasikan aspek legal danlingkungan pada pelaku usaha yaitu wali murid TK Pertiwi II Tanduk. Metode yang dilakukandalam pengabdian ini adalah konsultasi tatap muka, online training, metode demonstrasi dancontoh, studi kasus, dan Latihan/praktik. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 (tiga) minggu initelah memperoleh hasil bahwa saat ini seluruh wali murid TK Pertiwi II Tanduk yang memilikibisnis atau usaha telah memenuhi aspek legal dan lingkungan.
Upaya Peningkatan Minat Baca Kalangan Remaja dengan Pengadaan Kursi Ergonomis di Dukuh Kalitan Kartasura Brillian Nur Diansari; Muhammad Syarqim Mahfudz; Fertilio Dwyanton; Muhammad Abdul Majid
Kreativasi : Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 2 (2022): Vol.1 No. 2, 2022 : September 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kreativasi.v1i2.23743

Abstract

The development of science and technology that is increasing rapidly at the time causes the development of information to grow rapidly. Dukuh Kalitan is one area that has a young generation with low interest in reading. One of the reasons for this lack of interest in reading is the lack of education about the importance of reading for the younger generation. Another factor is found in the field is the unavailability of reading facilities in Dukuh Kalitan. The solution offered from these problems is the procurement of an ergonomic reading chair. The reading chair will be made based on the user’s body dimensions. The goal is to make users feel comfortable, prevent risks that occur due to workloads, and increase user satisfaction. The method used through a combination of empowerment includes methods: increasing knowledge in the form of counseling and procuring products in the form of an ergonomic reading chair. The procurement of ergonomic reading chairs is carried out by measuring the user’s body dimensions using anthropometry and percentile calculations. The design of this ergonomic reading chair uses a design type for adjustable use. The conclusions that can be drawn are as follows: (1) the principle of ergonomics is very relevant in designing an ergonomic reading chair that fits the dimensions of the user’s body; (2) there are 7 dimensions for designing an ergonomic reading chair for teenagers in Dukuh Kalitan, namely: popliteal height, popliteal buttocks, hip width, sitting shoulder height, shoulder width, sitting elbow height and forearm length.
Strategi Holistik Pemberdayaan Kader Posyandu Untuk Penurunan Stunting Melalui Edukasi, Teknologi, dan Nutrisi Di Desa Sidorejo, Wonogiri Puguh Ika Listyorini; Riska Rosita; Retna Dewi Lestari; Brillian Nur Diansari; Suranto Suranto; Pramudya Kurnia; Haryoto Haryoto
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1328

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Kabupaten Wonogiri, khususnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Tirtomoyo, yang memiliki angka prevalensi tinggi. Faktor penyebabnya meliputi kurangnya pemahaman tentang gizi, praktik pengasuhan yang tidak tepat, serta akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan menurunkan prevalensi stunting di Desa Sidorejo dengan memberdayakan kader Posyandu sebagai agen utama. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan gizi, pelatihan penggunaan alat antropometri, penerapan aplikasi deteksi dini stunting, serta pemberian nutrisi tambahan berupa tepung kelor dan protein hewani. Penyuluhan dan pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan kader Posyandu dalam mendeteksi dan menangani kasus stunting. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan skor rata-rata post-test sebesar 80,7 dibandingkan dengan skor pre-test sebesar 65,2. Analisis statistik menunjukkan peningkatan yang signifikan (p < 0,05), yang mengindikasikan keberhasilan intervensi dalam memberdayakan kader Posyandu untuk mencegah dan menangani stunting. Melalui program ini, diharapkan angka stunting di Desa Sidorejo dapat berkurang, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup jangka panjang bagi anak-anak di desa tersebut. Program ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam menangani masalah stunting secara berkelanjutan.