p-Index From 2021 - 2026
3.718
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Online Baradha
Surana Surana
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Published : 37 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Variasi Bahasa Percakapan Cangkruk Bareng Di Warkop Wande Kopi Serut (WKS) Kabupaten Tulungagung Novia Dwi Wahyuni; Surana Surana
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.947 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n1.p176-199

Abstract

Cangkruk bareng adalah salah satu sarana yang digunakan manusia untuk bersosialisasi dengan manusia lainnya. Dalam masyarakat Jawa, khususnya di Jawa Timur kata cangkruk biasanya digunakan untuk menyebut seseorang yang duduk dan melakukan percakapan ditempat tertentu. Antara manusia dan bahasa menpunyai hubungan yang sangat erat sekali. Begitu pula dalam kegiatan cangkruk bareng juga membutuhkan bahasa untuk melakukan percakapan antara manusia satu terhadap manusia lainnya. Bahasa yang digunakan dalam cangkruk bareng sangat bervariasi, tergantung topik yang dibicarakan dalam percakapan. Dari percakapan cangkruk bareng timbul variasi bahasa yang berbeda-beda dari panutur satu terhadap panutur lainnya. Berdasarkan pernyataan tersebut maka penelitian ini membahas mengenai variasi bahasa percakapan Cangkruk Bareng di Warkop Wande Kopi Serut (WKS) Desa Serut Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaiktu teori sosiolinguistik. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan data yang berupa transkrip dari rekaman audio percakapan Cangkruk Bareng di Warkop Wande Kopi Serut (WKS). Hasil yang ditemukan penelitian ini adalah variasi bahasa yang jumlahnya ada sembilan yaitu variasi bahasa Jawa- Indonesia, Indonesia- Jawa, Inggris-Jawa, Jawa-Inggris, Jawa-Arab, Arab Jawa, Ngapak-Jawa, Jawa-Bali, dan Jawa-Cina, alih kode intern dan ekstren, campur kode, dan dialek Tulungagungan.
Prinsip Kerjasama Kualitas Dan Relevansi Dalam Percakapan Di Desa Wringinanom (Kajian Pragmatik) Diana Novita Kamim; Surana surana
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.486 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n1.p306-326

Abstract

Prinsip kerjasama termasuk bagian dari pragmatik yang mengatur kerjasama antara pembicara dengan lawan bicara didalam suatu percakapan. Di dalam percakapan selalu membutuhkan kerjasama anatara pembicara dan lawan bicara supaya bisa diterima dan bisa mencapai tujuan yang diinginkan oleh pembicara. Seperti percakapan yang ada di Desa Wringinanom menggunakan percakapan yang dirasa sudah sesuai dengan prinsip kerjasama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk maksim kerjasama kualitas dan relevansi, dan juga penyimpangan maksim kualitas dan relevansi. Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bentuk maksim kualitas dan penyimpangan maksim kualitas, dan bentuk maksim relevansi serta penyimpangan maksim relevansi. Penelitian ini menggunakan teori pragmatik. Metode digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu bentuk prinsip kerjasama yang hanya mengacu pada maksim kualitas dan maksim relevansi didalam percakapan yang ada di Desa Wringinanom yang menjelaskan tentang (1) Bentuk maksim kualitas, (2) Bentuk maksim relevasi, (3) Bentuk penyimpangan maksim kualitas, dan (4) bentuk penyimpangan maksim relevansi. Kata Kunci: Prinsip Kerjasama, Maksim Kualitas, Maksim Relevasi, Penyimpangan Maksim.
Kepercayaan Dalam Novel Krimuning Dewi Ontang-Anting Karya Widyo Babahe Leksono (Kajian Antropologi Sastra) Kartika Asih Permana Sari; Surana surana
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.351 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n1.p326-349

Abstract

Kepercayaan dihasilkan dari keyakinan masyarakat terhadap berbagai hal yang dianggap mempunyai pengaruh tertentu di dalam kehidupan. Semua itu bergantung pada lingkungan dan kebudayaan masyarakat itu sendiri. Hal seperti itu bisa ditemukan di dalam karya sastra seperti novel Krimuning Dewi Ontang-Anting yang ditulis oleh Widyo Babahe Leksono. Novel KDOA ini menceritakan bagaimana masyarakat Jawa daerah pesisir pulau Karimunjawa masih sangat memperhatikan adat istiadat dan tradisi yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu penelitian ini akan dikaji dengan menggunakan kajian antropologi sastra. Berdasarkan landasan penelitian, dihasilkan rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimana wujud kepercayaan yang ada di dalam novel KDOA?, (2) Bagaimana gambaran nilai sosial budaya yang ada dalam novel KDOA?, dan (3) Bagaimana tanggapan masyarakat Jawa terhadap kepercayaan yang ada dalam novel KDOA?. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam menjelaskan hubungan yang ada di antara masyarakat dengan kepercayaannya. Penelitian ini disusun berdasarkan data-data dengan wujud kata-kata, kalimat, dan wacana yang ada dalam novel KDOA. Semua data yang ada, dikumpulkan menggunakan teknik studi pustaka, baca, catat, serta angket yang disebar kepada beberapa responden yaitu masyarakat Jawa yang ada di sekitar peneiti. Berdasarkan penelitian ini dihasilkan beberapa wujud kepercayaan yang ada di dalam novel KDOA juga masih dipercaya dan diperhatikan oleh masyarakat Jawa sampai sekarang. Beberapa kepercayaan itu diantaranya ada: (1) kepercayaan pada gugon tuhon, yaitu candhikala dan makna mimpi, (2) kepercayaan pada tradisi selamatan, dan (3) kepercayaan pada tradisi ruwat. Adanya kepercayaan sudah mulai tumbuh dari jaman dahulu dan tetap dilestarikan sampai sekarang. Kepercayaan berasal dari kebenaran yang diperoleh dari suatu pengalaman atau pengetahuan seseorang dan dipercaya serta diterima oleh masyarakat lainnya. Kata Kunci: tradisi, kepercayaan, antropologi sastra.
Variasi Basa Dalam Sosial Media Twitter Akun @Piyeyobu Oktober 2020-Januari 2021 (Kajian Sosiolinguistik) Surana Surana; Alifatul Mutiara Agustin
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.785 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n1.p109-131

Abstract

Variasi bahasa merupakan varian bahasa atau macam-macam bahasa yang timbul di dalam masyarakat. Variasi bahasa bisa muncul karena adanya penutur yang bersifat tidak homogen, dan juga adanya macam-macam interaksi sosial yang dilakukan oleh masyarakat. Dalam penelitian ini akan menjelaskan hasil dari penelitian dengan objek dari media sosial twitter akun @piyeyobu Oktober 2020-Januari 2021. Peneliti ini menggunakan tiga rumusan masalah, yaitu (1) jenis variasi bahasa dalam media sosial twitter akun @piyeyobu, (2) unsur interferensi dalam media sosial twitter akun @piyeyobu, dan (3) unsur integrasi dalam media sosial twitter akun @piyeyobu. Teori yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu teori sosiolinguistik dari Chaer Agustina dan menggunakan teori interferensi dan integrasi yaitu dengan teori Aslinda. Penelitian ini akan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian yang berobjek dari media sosial twitter akun @piyeyobu, adalah (1) wujud dari variasi bahasa memilihi hubungan dengan pribadi penutur seperti umur, pendidikan, profesi, dan tingkatan ekonomi, (2) alih kode yang dibagi menjadi dua, yaitu alih kode intern dan alih kode ekstern, campur kode yang dibagi menjadi dua, yaitu campur kode positif dan campur kode negatif, dan (3) adanya unsur interferensi dan unsur integrasi. Kata Kunci: Variasi bahasa, media sosial Twitter, Interferensi, Integrasi
Variasi Bahasa Dalam Konten Youtube Cerita Kehidupan dari Bats Chanel Kirana Hainun Afilia; SURANA SURANA
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.001 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n2.p441-458

Abstract

Abstrak Variasi bahasa merupakan wujud dari bagian atau varian dalam bahasa yang mempunyai wujud yang berbeda-beda yang menyerupai wujud umum bahasa aslinya. Dalam variasi bahasa terdapat alih kode, campur kode, dan juga dialek.. Penggunaan alih kode, campur kode pada zaman sekarang sudah marak dan berkembang dimedia sosial, utamanya di media sosial youtube, karena banyak masyarakat yang ingin belajar dan mengembangkan bahasa-bahasa daerah khususnya basa Jawa dan dialek Tulungagungan. Dari konten youtube tersebut mengandung variasi bahasa seperti adanya alih kode, campur kode, dan dialek Tulungagungan untuk berdialog. Paneliti memilih konten youtube cerita Kehidupan dari Bats Channel ini karena isi dari cerita dari konten youtube tersebut unik dan mempunyai ciri khas tersendiri dalam menyampaikan cerita yang mengandung variasi bahasa yang menarik untuk diteliti yang akan menguraikan mengenai wujud dari alih kode, campur kode, dan juga dialek Tulungagung. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini meneliti mengenai variasi bahasa alih kode, campur kode, dan dialek Tulungagungan dalam konten youtube Cerita Kehidupan dari Bats channel yang akan menguraikan mengeni wujud variasi bahasa seperti campur kode, alih kode, dan dialek yang terdapat dalam konten youtube cerita kehidupan dari Bats channel.
Interferensi Leksikal Bahasa Inggris Dalam Komunitas Ojek Daring Surabaya Lista tun Khasanah; Surana surana
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.379 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n2.p713-732

Abstract

Abstract Collection of other language elements will provide the advantage that it can enrich the language in question. The language of the recipient will be harmed if the entry of other languages ​​has the impact of confounding the structure so that in its use there are rules deviations or cause interference symptoms. The research method in this research is a descriptive method by taking data from the Ojek Online Community. Data analysis refers to solving problems that are qualitative in nature with a distributional approach. The results of this study are first, the form of lexical interference in foreign languages ​​in Javanese, the spoken variety includes basic word forms, compound words, rephrases and affix words. Second, the meaning of English lexical interference in spoken Javanese, namely stating a comparison, stating affirmation, stating a situation, stating a place, stating a destination, stating properties, stating an action, stating a tool and functioning as a pointer. Third, the factors that cause lexical interference of English to the use of spoken Indonesian, namely there are two factors. Internal factors, among others, 1) the habits of speakers using programming languages, 2) limitations of speakers using spoken Javanese language. While external factors include 1) the habit of using English which refers to the online motorcycle taxi application, 2) the habit of using language in the Surabaya online motorcycle taxi community, and 3) the lack of mastery of vocabulary in Javanese. Keywords: Interference, lexical interference, online motorcycle taxis Abstrak Pemungutan unsur bahasa lain akan memberi keuntungan yaitu dapat memperkaya khasanah bahasa yang bersangkutan. Bahasa penerima akan dirugikan apabila masuknya bahasa lain berdampak mengacaukan struktur sehingga dalam pemakaiannya terjadi penyimpangan kaidah atau menimbulkan gejala interferensi. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan mengambil data dari Komunitas Ojek Daring. Analisis data mengacu pada pemecahan masalah yang bersifat kualitatif dengan pendekatan bersifat distribusional. Hasil penelitian ini adalah Pertama bentuk interferensi leksikal bahasa asing pada bahasa Jawa ragam lisan meliputi bentuk kata dasar, kata majemuk, kata ulang dan kata berimbuhan. Kedua, makna interferensi leksikal bahasa Inggris pada bahasa Jawa ragam lisan, yaitu menyatakan perbandingan, menyatakan penegasan, menyatakan keadaan, menyatakan tempat, menyatakan tujuan, menyatakan sifat, menyatakan tindakan, menyatakan alat dan berfungsi sebagai penunjuk. Ketiga, faktor yang menyebabkan interferensi leksikal bahasa Inggris pada penggunaan bahasa Jawa ragam lisan, yaitu terdapat dua faktor. Faktor internal antara lain, 1) kebiasaan penutur menggunakan bahasa pemrograman, 2) keterbatasan penutur menggunakan bahasa Jawa lisan. Sedangkan faktor eksternal antara lain 1) kebiasaan penggunaan bahasa Inggris yang mengacu pada aplikasi ojek daring tersebut, 2) kebiasaan penggunaan bahasa di lingkungan komunitas ojek daring Surabaya, dan 3) kurangnya penguasaan kosa-kata dalam bahasa Jawa. Kata Kunci : Interferensi, Interferensi leksikal, Ojek daring
Maksim Kemurahan Hati dan Kesetujuan dalam Pergaulan di Lingkungan Ponpes Al Ittihad Trowulan Mojokerto Muhammad Noer Fiqqi Ubaidillah; Surana Surana
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.301 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n2.p699-712

Abstract

Abstrak Maksim kemurahan hati dan kesetujuan merupakan suatu etika kesantunan berbahasa. Maksim kemurahan hati terbentuk dengan adanya prinsip memaksimalkan keuntungan untuk mitra tutur khususnya dalam komunikasi dengan unsur pujian dan juga dengan meminimalkan unsur cacian atau menghina terhadap mitra tutur. Sedangkan maksim kesetujuan yaitu maksim yang memaksimalkan aspek kesetujuan dalam komunikasi (Leech, 2011). Aspek kesetujuan tersebut dapat ditunjukkan dengan adanya pemikiran dan percakapan yang selaras dari para pelaku percakapan. Hal ini banyak sekali dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, begitu pula dalam pondok pesantren. Orang-orang dalam pesantren atau sekitar pesantren bisa disebut sebagai masyarakat pesantren, diantaranya yaitu Kyai, keluarga Kyai, santri, dan masyarakat yang berada disekitar kawasan pondok pesantren. Bahasa yang digunakan para santri menjadi hal yang menarik perhatian untuk diteliti mengenai aspek kesantunan bahasanya, terutama mengenai maksim kemurahan hati dan kesetujuan serta penyimpangannya karena mengingat santri dan lingkungan pondok pesantren merupakan objek penelitian yang jarang sekali ditemui dalam penelitian bahasa. Penelitian ini menggunakan landasan teori kesantunan bahasa oleh Leech (1993), dan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu dengan menganalisis dan menyuguhkan data dalam bentuk deskripsi. Hasil dari penelitian ini yaitu menunjukkan berbagai macam bentuk maksim kemurahan hati dan kesetujuan serta penyimpangannya dalam percakapan para santri terhadap masyarakat pondok pesantren di desa Tawangsari kecamatan Trowulan kabupaten Mojokerto. Kata kunci : maksim kemurahan hati, maksim kesetujuan, dan masyarakat pesantren.
Arena Produksi Kultural Dalam Novel Mulih Ndesa Karangan Suryadi Ws. (Kajian Sosiologi Sastra) Susi Sulistiowati; Surana Surana
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.232 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n3.p864-879

Abstract

Arena prodhuksi kultural dalam Novel Mulih Ndesa karya Suryadi WS merupakan salah satu wujud fenomena sosial dari aspek teori sosiologi sastra Pierre Bourdieu yang terjadi dalam jalan hidup para tokoh Novel Mulih Ndesa. Dasar dari penelitian ini adalah fenomena-fenomena sosial yang dikemas dalam alur cerita Novel Mulih Ndesa. Tujuan penelitian ini, yaitu menjelaskan bagian dari wujud arena produksi kultural dalam Novel Mulih Ndesa. Manfaat teoritis dari penelitian ini yaitu bisa berguna bagi para pendukung perkembangan ilmu sosiologi sastra khususnya mengenai arena produksi kultural dalam Novel Mulih Ndesa. Sedangkan manfaat praktis dari penelitian ini adalah agar bisa menambah pengetahuan bagi pembelajaran sastra khususnya ilmu sosiologi sastra. Hasil dari penelitian ini mengarah pada dua bentuk simpulan. Wujud arena produksi kultural dalam Novel Mulih Ndesa didasari oleh empat jenis sub-teori Pierre Bourdioue yaitu (1) habitus dalam Novel Mulih Ndesa, (2) arena dalam Novel Mulih Ndesa, (3) modal dalam Novel Mulih Ndesa, dan (4) praktik sosial dalam Novel Mulih Ndesa Kata Kunci: arena produksi kultural, novel Mulih Ndesa karya Suryadi WS, habitus, arena, modal.
Maksim Relevansi dan Maksim Pelaksanaan serta Penyimpangannya dalam Percakapan Ludruk Sarip Tambak Oso oleh Pasient RSJ Mega Dwi Arashanty; Surana surana
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.686 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n3.p944-961

Abstract

Ludruk Sarip Tambak Oso merupakan kesenian penuh percakapan, karena itu ludruk STO diteliti menggunakan teori pragmatik. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu (1) bagaimana wujud maksim kerjasama relevansi dalam percakapan ludruk STO, (2) bagaimana wujud maksim kerjasama pelaksanaan dalam percakapan ludruk STO, (3) bagaimana wujud penyimpangan maksim kerjasama relevansi dalam percakapan ludruk STO, (4) bagaimana wujud penyimpangan maksim kerjasama pelaksanaan dalam percakapan ludruk STO. Tujuan penelitian ini yaitu memecahkan rumusan masalah. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Sumber data dan data dalam penelitian ini yaitu percakapan ludruk STO. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk memecahkan rumusan masalah. Cara menjawab rumusan masalah yaitu dengan menggambarkan adanya maksim kerjasama utamanya maksim relevansi, pelaksanaan dan penyimpangannya. Hasil dari penelitian ini yaitu menggambarkan dan menjelaskan (1) maksim relevansi dalam percakapan ludruk STO, (2) maksim pelaksanaan dalam percakapan ludruk STO, (3) penyimpangan maksim relevansi dalam percakapan ludruk STO, (4) penyimpangan maksim pelaksanaan dalam percakapan ludruk STO. Kata kunci: maksim relevansi, maksim pelaksanaan, percakapan ludruk, penyimpangan maksim
Ragam Bahasa Percakapan dalam Konten Dagelan Jowo Akun Youtube Ucup Klaten Episode 1-30 (Kajian Sosiopragmatik) Ainun Ilmia Prihartanti; Surana Surana
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 17 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.13 KB) | DOI: 10.26740/job.v17n3.p1048-1068

Abstract

Ragam bahasa sangat erat kaitanya dengan bahasa tidak terkecuali percakapan antara manusia. Ragam bahasa mengandung konsep antar percakapan yang resmi atau santai. Tidak terlepas dari itu sebuah golongan juga mempengaruhi ragam bahasa. Kemudian dalam ilmu linguistic terangkai dengan alih kode dan campur kode. Penggunaan ragam bahasa ini sangat berdampingan dengan masyarakat karena menyangkut bahasa. Tidak terkecuali dalam bidang teknologi, khususnya sosial media. Youtube menjadi hal yang tidak dapat terlupakan karena berisi video yang di dalamnya terdapat konten. Konten Dagelan Jowo dalam akun youtube Ucup Klaten menyajikan drama kehidupan masyarakat erat dengan percakapan yang sebagian besar berbahasa Jawa. Hal tersebut dirasa sangat menarik untuk diteliti karena sebauh inovasi dari masyarakat daerah di tengah kemajuan jaman saat ini. Menunjukkan bahwa bahasa daerah tidak kalah menarik jika disajikan dengan teknologi modern, juga dapat menjadi upaya melestarikan kekayaan bangsa.Bahasa yang digunakan dalam koten tersebut mengandung ragam bahasa serta unsur pembangun bahasa yang akan dianalisis dalam penelitan ini. Kata Kunci : Ragam bahasa, youtube, Ucup Klaten, sosiopragmatik