Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN MANAJERIAL PENGELOLAAN BUMDES SE-KECAMATAN JATISARI KABUPATEN KARAWANG Evi Priyanti; Kariena Febriantin; Rachmat Ramdhani; Neni Suwarni; Nabila Salsabila; Arif Baidillah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1049-1052

Abstract

Badan Usaha Milik Desa menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 1 ayat (6), Badan Usaha Milik Desa atau yang disingkat BUMDes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk kesejahteraan masarakat desa. Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Karawang sejalan dengan Peraturan Bupati Karawang Nomor 51 Tahun 2015 tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang mempunyai Badan Usaha Milik Desa sejumlah 14 BUMDes dimana dari jumlah tersebut terdapat 5 BUMDes yang tidak aktif. Dari 14 BUMDes di Kecamatan Jatisari terdapat 1 BUMDes yakni BUMDes Sejahtera di Desa Kalijati yang menjadi juara BUMDes dengan pengelolaan terbaik se-Kabupaten Karawang. Tujuan pengabdian masyarakat diharapkan dapat membangun keaktifan Badan Usaha Milik Desa dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di wilayah Kecamatan Jatisari. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dilaksanakannya pelatihan manajerial pengelolaan BUMDes Se-Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang.
PELATIHAN MANAJERIAL PENGELOLAAN BUMDES SE-KECAMATAN JATISARI KABUPATEN KARAWANG Evi Priyanti; Kariena Febriantin; Rachmat Ramdhani; Neni Suwarni; Nabila Salsabila; Arif Baidillah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1049-1052

Abstract

Badan Usaha Milik Desa menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 1 ayat (6), Badan Usaha Milik Desa atau yang disingkat BUMDes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk kesejahteraan masarakat desa. Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Karawang sejalan dengan Peraturan Bupati Karawang Nomor 51 Tahun 2015 tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang mempunyai Badan Usaha Milik Desa sejumlah 14 BUMDes dimana dari jumlah tersebut terdapat 5 BUMDes yang tidak aktif. Dari 14 BUMDes di Kecamatan Jatisari terdapat 1 BUMDes yakni BUMDes Sejahtera di Desa Kalijati yang menjadi juara BUMDes dengan pengelolaan terbaik se-Kabupaten Karawang. Tujuan pengabdian masyarakat diharapkan dapat membangun keaktifan Badan Usaha Milik Desa dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di wilayah Kecamatan Jatisari. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dilaksanakannya pelatihan manajerial pengelolaan BUMDes Se-Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang.
Narratives of Female Legislators in Bekasi City Regarding Advocacy for Child Sexual Harassment Cases in Schools: A Case Study-Based Thematic Analysis Joseph Elia Franklin; Rachmat Ramdhani; Mochamad Faizal Rizki
Community: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Hasil Penelitian
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/community.v5i1.202

Abstract

This study aims to explore how female legislators in Bekasi City narrate their experiences in advocating for cases of child sexual abuse in schools. The increasing number of cases indicates serious governance issues in child protection. However, the political and institutional experiences of female legislators remain underexplored. This study employs a qualitative approach with a narrative inquiry case study design. Data were collected through in-depth interviews with female legislators of Bekasi City DPRD. The data were analyzed using thematic narrative analysis. The findings show that female legislators construct advocacy through empathetic politics, combining personal experiences, institutional pressures, and local power dynamics. They act not only as formal policymakers but also as moral agents in driving policy change.