Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Envirous

Rencana Reklamasi Lahan Bekas Tambang Tanah Urug di Kabupaten Probolinggo Nisa, Yesinda Okti Khoirolin; Fadilah, Kabul
Envirous Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v4i2.179

Abstract

Lahan yang menjadi bekas kegiatan tambang perlu mendapatkan perhatian. Lahan yang menjadi bekas kegiatan pertambangan dapat dipulihkan dengan reklamasi. Reklamasi lahan adalah proses yang bertujuan untuk mengubah lahan yang telah terdegradasi, tercemar, atau tidak produktif menjadi lahan yang dapat digunakan kembali untuk berbagai tujuan. Maka dari itu penelitian kali ini bertujuan untuk merencanakan reklamasi lahan pasca kegiatan penambangan dengan menggunakan software Global Mapper. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan memberikan gambaran secara rinci bagaimana rencana pengelolaan lingkungan lahan pasca kegiatan penambangan. Rencana perbaikan lingkungan pasca kegiatan pertambangan bertujuan untuk memulihkan kondisi lingkungan agar dapat digunakan kembali untuk berbagai keperluan. Setelah proses pertambangan selesai, langkah-langkah reklamasi pasca tambang akan diterapkan di Kabupaten Probolinggo pada lahan yang sebelumnya digunakan untuk pertambangan, dengan luas total sekitar 39,49 hektar. Kegiatan reklamasi ini mencakup tindakan penataan lahan, perbaikan kualitas tanah, dan revegetasi. Penataan lahan akan dilakukan sesuai dengan blok-blok yang sebelumnya digunakan untuk penambangan. Upaya penataan lahan ini bertujuan untuk memastikan bahwa lahan bekas tambang dapat berfungsi secara optimal sebagai area tegalan. Land that is former mining activity needs attention. Land that is former mining activity can be restored by reclamation. Land reclamation is a process that aims to change land that has been degraded, polluted, or unproductive into land that can be reused for various purposes. Therefore, this research aims to plan land reclamation after mining activities using Global Mapper software. This research method uses a descriptive approach by providing a detailed description of the land environmental management plan after mining activities. The environmental improvement plan after mining activities aims to restore environmental conditions so that it can be reused for various purposes. After the mining process is complete, post-mining reclamation measures will be implemented in Probolinggo Regency on land previously used for mining, with a total area of ​​around 39.49 hectares. This reclamation activity includes land planning, improving soil quality and revegetation. The land arrangement will be carried out according to the blocks previously used for mining. This land planning effort aims to ensure that ex-mining land can function optimally as a moor area.
Rencana Pertambangan Batuan Tanah Urug Di Kabupaten Situbondo Ghaisani, Hani; Fadilah, Kabul
Envirous Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v4i2.182

Abstract

Sumber daya alam adalah salah satu aset fundamental dalam pembangunan nasional, dan oleh karena itu, harus dimanfaatkan secara optimal demi kepentingan rakyat sambil tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan sekitar. Kabupaten Situbondo memiliki potensi sektor pertambangan yang cukup signifikan, terutama dalam hal ekstraksi komoditi tambang galian golongan C, termasuk pasir, tanah liat, batu, batu kapur, dan trass. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk memberikan gambaran rinci tentang rencana pertambangan. Selain itu, dalam penelitian ini, perangkat lunak Global Mapper digunakan sebagai alat bantu. Global Mapper adalah sebuah perangkat lunak yang sangat berguna dalam proses perencanaan pertambangan karena memiliki beragam fitur yang mendukung pelaksanaan rencana tersebut. Penambangan batuan tanah urug ini berlokasi di Kabupaten Situbondo, di mana sebagian besar wilayah tersebut adalah lahan pertanian atau tegalan, yang sebagian kecilnya digunakan sebagai perkebunan. Wilayah yang diajukan untuk penambangan ini, berdasarkan hasil overlay luas Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) dan pengukuran lapangan, memiliki luas sekitar 4,08 hektar. Rencana penambangan batuan tanah urug ini dilakukan dengan elevasi tertinggi dari 357 meter di atas permukaan air laut (mdpl) hingga ketinggian 312 mdpl. Natural resources are one of the fundamental assets in national development, and therefore, must be utilized optimally for the benefit of the people while still paying attention to the desires of the surrounding environment. Situbondo Regency has significant mining sector potential, especially in terms of the extraction of class C mining commodities, including sand, clay, stone, limestone and trass. This research uses a descriptive approach to provide a detailed description of the mining plan. In addition, in this research, Global Mapper software was used as a tool. Global Mapper is software that is very useful in the mining planning process because it has various features that support the implementation of the plan. This backfill rock mining is located in Situbondo Regency, where most of the area is agricultural land or moorland, a small part of which is used as plantations. The area opened for mining, based on the results of an overlay of the Mining Business Permit Area (WIUP) and field measurements, has an area of ​​around 4.08 hectares. This landfill rock mining plan is carried out at the highest height from 357 meters above sea level (masl) to a height of 312 masl.
Analisis Kualitas Air Laut Terhadap Aktivitas Kapal Di Pelabuhan Surabaya Berdasarkan Parameter Anti-fouling Putri Arianti, Miranda; Fadilah, Kabul
Envirous Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v4i1.161

Abstract

Aktivitas kapal di pelabuhan merupakan salah satu faktor dalam pengaruh kualitas air laut. Salah satunya yaitu dari cat anti-fouling yang mengandung senyawa untuk menghalau biofouling agar tidak menempel pada badan kapal. Fouling adalah pengendapan material pada bagian bawah garis air lambung kapal yang disebabkan oleh pertumbuhan tumbuhan dan hewan laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh aktivitas kapal dan penggunaan cat anti-fouling terhadap kualitas air laut di Pelabuhan Surabaya. Untuk mendukung uji kualitas air laut akibat aktivitas kapal di pelabuhan, dilakukan uji lab pada Pelabuhan Surabaya dengan menyertakan data kapal perbulan. Hasil yang didapatkan yaitu kualitas air laut di Pelabuhan Surabaya memenuhi baku mutu dan tidak tercemar.