Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KESESUAIAN KEPERUNTUKAN TANAH DALAM PEMBANGUNAN IBUKOTA BARU NUSANTARA DITINJAU DARI DAMPAK LINGKUNGAN Restu Adi Putra; Irham Rahman; Gentur Cahyo Setiono
Transparansi Hukum Vol. 6 No. 1 (2023): TRANSPARANSI HUKUM
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/transparansi.v6i1.4593

Abstract

ABSTRAK Proses pembebasan tanah guna kepentingan pembangunan seringkali masih menimbulkan berbagai permasalahan. Salah satu permasalahan yang timbul adalah pembebasan tanah yang terjadi di calon ibu kota baru Nusantara yang dibangun di wilayah hutan Kalimantan yang termasuk ke dalam paru-paru dunia. Hal demikian akan dikhawatirkan mengganggu ekosistem yang ada dan dapat mengganggu iklim pelestarian lingkungan. Guna menjawab problematika tersebut dalam penelitian ini digunakan penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sehingga penelitian ini sampai pada kesimpulan setiap tanah haruslah sesuai dalam pengadaannya, baik secara pemanfaatan SDA maupun dalam penataannya. Kata Kunci : Peruntukan tanah, Dampak lingkungan, Ibu Kota Baru
PROTECTION OF LEGAL RIGHTS OF BORROWERS WHO ARE HARMED DUE TO ILLEGAL INFORMATION TECHNOLOGY-BASED LOANS Restu Adi Putra
Jurnal Scientia Vol. 12 No. 02 (2023): Education, Sosial science and Planning technique, edition March-May 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v12i02.1394

Abstract

Technology-based loans, known as online loans, are increasingly in demand by the public. The easy and fast process of disbursing loan funds is one of the reasons people are interested in using online loan services. The party authorized to oversee the implementation of online loans is the Financial Services Authority (OJK). The presence of online loans still leaves legal problems, namely there are still many service providers who are not licensed or who are known to be illegal. This makes legal protection for debtors as loan recipients very important to provide in order to protect against losses due to illegal online loans. To answer these problems, the type of research used is normative juridical by examining various laws and literature that are relevant to the theme discussed. So this study came to the conclusion that online loans made by illegal service providers do not fulfill the subjective element in the terms of a valid agreement, so the agreement can be canceled.
TRANSFORMASI LINGKUNGAN BELAJAR SEKOLAH DASAR YANG SEHAT DAN PATUH HUKUM MELALUI MODEL INTEGRATIF SOSIAL, KESEHATAN, ERGONOMI DI SEKOLAH DASAR NEGERI NGASEM KABUPATEN KEDIRI Heylen Amildha Yanuarita; Silvi Rushanti Widodo; Restu Adi Putra; Achmad Wahdi; Annisa Farra Biyyu Dzaki; Ananda Bagus Pratama
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.1918-1924

Abstract

Permasalahan lingkungan belajar sekolah dasar yang belum memenuhi standar kesehatan, ergonomi, dan kepatuhan regulasi masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model transformasi lingkungan belajar berbasis pendekatan integratif sosial, kesehatan, ergonomi, dan kepatuhan hukum di SD Negeri Ngasem Kabupaten Kediri. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, penyuluhan interaktif, diskusi, simulasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pendampingan penataan ruang kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan warga sekolah sebesar 37%, perbaikan tata ruang kelas sesuai prinsip ergonomi, peningkatan praktik PHBS siswa, serta penguatan partisipasi dan tata kelola sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat. Model integratif ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran kolektif dan kualitas lingkungan belajar secara berkelanjutan. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan untuk direplikasi pada sekolah dasar lainnya