Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI PERFORMASI SUDU TURBIN ANGIN SAVONIUS TIPE VERTICAL AXIS BERBAHAN KOMPOSIT Ozkar F. Homzah; Ella Sundari; Rachmat Dwi Sampurno; Ogi Meita Utami; Lily Rahmawati
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 9 No 1 (2023): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jm.v9i1.3317

Abstract

The increasing human population, the use of fossil energy such as oil also increases. While fossil energy is one of the largest contributors to carbon emissions that can cause climate change that can be done to control climate change is to switch to the use of renewable energy. The investigation takes the shape of a vertical axis Savonius turbine blade design. The blades are made of a composite material called carbon fiber, and the number of blades varies between 4, 6, and 8 pieces. The study's findings were tested utilizing a blower-generated wind source with wind speeds of 4m/s, 4.5m/s, and 5m/s. A wind tunnel consisting of acrylic material and pipes as a frame construction was used in the test. The test findings show that turbine blades with a total of four blades produce the maximum generator power of 0.274 watts at a wind speed of 5 m/s. Meanwhile, the turbine blade with 8 blades has the lowest output power at a wind speed of 4 m/s and a power value of 0.0028 W. Then, with 8 blades, it has a relatively low output energy compared to 4 and 6 blades. Therefore, the highest efficiency performance of wind turbine use is achieved by a turbine with a number of 4 blades with a maximum efficiency is 9,16% and the minimum efficiency it seen in a wind turbine with a number of blades 8 within 0,07%.
Analisis Kegagalan Pipa Embedded Pada PLTU TE 3x10 MW Kiagus M. Rizky Khadafi; Hendradinata, Hendradinata; Fenoria Putri; Ogi Meita Utami
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 5 No. 2 (2024): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12735933

Abstract

Pipa merupakan salah satu equipment terpenting didalam boiler. Memperbaiki kebocoran pada pipa boiler membutuhkan banyak waktu dan biaya perawatan yang tinggi. karena itu kerusakan pipa pada boiler harus segera diperbaiki dan dicegah, agar tidak terjadi. Kebocoran pada pipa dikarenakan kurangnya ketahanan suatu material dalam menahan pressure fluida dan penipisan ketebalan, maka pada penelitian ini menggunakaan pengujian struktur mikro untuk mengetahui kandungan suatu material. Dari hasil pengujian yang didapat perlit pipa yang bocor 48% dan pipa yang tidak bocor 31,5%, sedangkan hasil dari ferrite pipa yang bocor 43,5% dan pipa yang tidak bocor 35%.maka pipa yang bocor tingkat Pada struktur mikro sampel pipa embedded yang tidak bocor didapatkan hasil kandungan perlit sebesar 31,5% sedangkan kandungan ferrit didapatkan sebesar 35%, maka dapat disimpulkan kandungan baja tersebut bersifat lunak dan didapatkan nilai gran size atau butiran fasa struktur mikro sebesar 7,24071. Pada struktur mikro sampel pipa embedded yang bocor mempunyai kandungan perlit sebesar 48% lebih tinggi kandungan perlit, dibandingkan kandungan ferrit lebih rendah dari perlit dengan nilai 43,5% sehingga baja tersebut mempunyai tingkat kekerasan yang cukup tinggi, yang disebabkan oleh perlit, dan didapatkan nilai gran size atau butiran fasa struktur mikro sebesar 5,9039.