Yulia Oktarina
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMANFAATAN GRUP WHATSAPP SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE DI SMPTRI SUKSES KOTA JAMBI Ria Dian Pertiwi; Dewi Hasanah; Eliza Trimadona; Yulia Oktarina
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 4 No. 1 (2021): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v4i1.23

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan grup WhatsApp sebagai media pembelajaran online Di Sekolah Menengah Pertama Tri Sukses Boarding School Kota Jambi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Aspek-aspek yang ada dalam pemanfaatan grup WhatsApp Sebagai media pembelajaran online, (2) Hambatan dalam pemanfaatan grup WhatsApp sebagai media pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa data reduction, data display dan conclution drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru telah memanfaatkan grup WhatsApp. Aspek-aspek yang ada dalam pemanfaatan grup whatsapp sebagai media pembelajaran online aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam bentuk penugasan dan menyesuaikan dengan fitur yang ada dalam aplikasi WhatsApp fitur chat (pesan teks), panggilan suara, dokumen, foto, video, voice note. Adapun kendala dalam penerapan pemanfaatan grupWhatsApp seperti terkendalanya sinyal, terbatasnya kuota, tugas yang menumpuk, Tidak memiliki handphone, dan kesulitan dalam memahami materi yang diberikan.
KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Edi Saputra; Kasful Anwar; Yulia Oktarina; Nur Istiani
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.836 KB) | DOI: 10.30631/ies.v5i1.38

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreatifikas guru pendidikan agama islam dalam memotivasi pembelajaran siswa di SMP Negeri 22 Merangin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang teknik pengumpulan datanya dengan teknik wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Hasilnya yaitu kreativitas Guru PAI dalam memotivasi belajar siswa seperti penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, penggunan media pembelajaran yang menarik perhatian siswa, melakukan kegiatan pembelajaran di luar jam pembelajaran PAI, Pengelolaan kelas yang baik sesuai metode yang di pakai. Kemudian Motivasi yang di dapatkan siswa ada beeberapa faktor seperti di beri hukuman dan Penghargaan, siswa lebih aktif dalam pembelajaran, anak di dalam kelas di jamin keamanan dan kenyamanannya, dan faktor pendukung guru melakukan kreativitas yaitu guru menggunakan metode yang bervariasi, memiliki sifat humoris dan menghargai pendapat siswanya, dan faktor penghambat Guru melakukan kreativitas ada beberapa seperti fasilitas sekolah,wawasan pengajaran yang kurang, usia, dan Guru merasa puas dengan media yang di pakai. Kata Kunci: Kreativitas Guru, Pendidikan Agama Islam, Motivasi Belajar.
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 MERANGIN riski baitullah; Tuti Indriyani; Yulia Oktarina
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 5 No. 2 (2022): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.429 KB) | DOI: 10.30631/ies.v5i2.40

Abstract

Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Merangin adalah salah satu lembaga pendidikan yang terletak di Jl. Bangko Sei Manau Km.2, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Untuk mengetahui mengembangkan karakteristik perserta didik yang meliputi : Etnit, Kulturan, Status Sosial, Minat ingin Untuk mengetahui bagaimanakah merancang pembelajaran akidah akhlak.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan yaitu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan dengan cara memperoleh data melalui penelitian berdasarkan objek lapangan. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis triangulasi. Hasil penelitian menjelaskan Untuk mengetahui bagaimanakah merancang pembelajaran akidah akhlak ialah dengan cara yang dilakukan menggunakan antara lain metode ceramah, Diskusi dan Dokumentasi. Adapun masalah yang dihadapi guru akidah akhlak saat dalam proses pembelajaran terdapat siswa siswi tidak semangat dan malas malasan saat belajar. Solusi nya dengan cara mengatasi dengan memberikan dukungaan dan motivasi semangat dalam belajar dan memperhatikan saat guru menjelaskan di depan kelas.
THE INFLUENCE OF WETU TELU ISLAMIC SYNCRETISM ON FIQH LEARNING: A QUALITATIVE CASE STUDY AT MTS BABUL MUJAHIDIN, BAYAN, NORTH LOMBOK Minarti Indah; Yulia Oktarina; Muhammad Fadly Habibi; Eldo Delamontano
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15 No 02 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v15i02.10040

Abstract

This study examines the effects of the Islamic Wetu Telu syncretism on Fiqh education at the Madrasah Tsanawiyah Babul Mujahidin, which is situated in the Traditional Village of Bayan in North Lombok. The teaching of Fiqh in the madrasah does not occur in a socially neutral environment; it is shaped by the local cultural and religious practices. The aim of this research is to explore how these local values influence students' understanding and attitudes towards religion. A qualitative case study method was employed for this purpose. Data was gathered through observation, in-depth interviews with five teachers and thirty students, as well as an analysis of educational documents. Data analysis was conducted in both descriptive and analytical ways, focusing on the interaction between local religious practices and Fiqh education. Findings indicate that the syncretism of Islamic Wetu Telu significantly impacts students' comprehension of Fiqh, especially regarding ritual worship. Approximately 68% of students reported challenges in grasping worship practices due to discrepancies between family traditions and normative Fiqh teachings, while 57% of teachers observed that students tended to follow the guidance of traditional leaders more than formal instructions. Despite these obstacles, local values such as community cohesion, respect for traditional authority, and social balance serve as positive social capital when applied through a contextual and dialogical teaching approach. The study concludes that the Islamic Wetu Telu syncretism does not necessarily impede formal Islamic education; rather, it can act as an educational bridge if managed in a contextual and dialogical manner. These findings underscore the significance of cultural sensitivity in developing Fiqh instruction within local communities.