Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

3-Dimensional Numerical Simulation of Nailed Slab System Settlement Behavior on Soft Soil Abdurrahman, Ekie Aulia; Hardiyatmo, Hary Christady; Rifa'i, Ahmad
INERSIA lnformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 18 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/inersia.v18i2.48375

Abstract

The design of the YIA airport rail line is on soft soil with a depth of 12-16 m. The design of the rail line uses a 4 m high embankment. Reinforcement is carried out by the method of a nailed slab system. The nailed slab system consists of a monolithically connected slab and pile. This method is believed to be able to reduce the settlement that occurs in the foundation soil effectively. This study aims to determine the effect of using a nailed slab system that varies in length, distance, and arrangement. The data used are boring and laboratory tests. Effect of variations in length (8 m; 10 m; 12 m and 14 m), distance (0.8 m; 1.2 m; 1.6 m; and 2 m), and pile arrangement (uniform; V and W) on soil settlement foundation is done with the RS3 program. The results showed that each additional 2 m of pile length could reduce the total settlement by 48.63%-82.31% of the unreinforced foundation soil. The decrease in permits was fulfilled at the length of the piles of 12 m and 14 m. Pile spacing of 0.8 m, 1.2 m, 1.6 m, and 2 m reduced the total settlement by 69.47%, 68.78%, 67.22%, and 60.90%, respectively. On piles with a length of 12 m, distances of 0.8 m and 1.2 m fulfilled the allowable reduction. The use of the V arrangement gave the greatest reduction of 71.77% while the uniform arrangement was 68.78% and the W arrangement was 68.56%. The use of a nailed slab system as foundation soil reinforcement due to embankment load can reduce settlement effectively.
EVALUASI BANGUNAN PENGAMAN LERENG SUNGAI CILIWUNG RUAS KALIBATA DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS BERDASARKAN LOAD RESISTANCE FACTOR DESIGN Harjanto, Furqaan; Adi, Agus Darmawan; Hardiyatmo, Hary Christady
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 29 No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i2.3748

Abstract

ABSTRAK Dinding penahan tanah merupakan struktur yang biasa digunakan untuk menahan tanah dengan kemiringan lereng yang lebih curam melebihi yang dapat ditahan oleh tanah itu sendiri. Metode tersebut diterapkan pada lereng Sungai Ciliwung Ruas Kalibata yang menggunakan dinding penahan tanah tipe non gravitasi. Namun konstruksi tersebut mengalami longsor saat terjadi banjir, sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui jenis konstruksi penahan tanah yang dapat digunakan, serta stabilitas masing – masing jenis konstruksi penahan tanah. Analisis dilakukan pada potongan dengan kode P.07 menggunakan data tanah berupa hasil bor dengan kode BH-24, dan data laboratorium hasil pengujian dari bor tersebut pada tiga kedalaman sampel yang berbeda. Analisis menggunakan metode Load Resistance Factor Design dengan bantuan software GEO5. Hasil analisis pada semua kombinasi beban menunjukkan jenis dinding penahan tanah tipe semi gravitasi kantilever tidak dapat digunakan karena tidak memenuhi stabilitas geser, eksentrisitas dan daya dukung pada semua kombinasi beban. Untuk jenis non gravitasi kantilever tidak memenuhi terhadap kombinasi Layan 1 dikarenakan nilai perpindahan horizontal yang besar, sehingga digunakan perkuatan angkur. Pada kombinasi Kuat 1 dengan angkur, memberikan hasil kedalaman penetrasi sebesar 18.4 meter dengan angkur dipasang pada kedalaman 2.5 meter dari permukaan, dan perpindahan horizontal sebesar 2.7 centimeter