Bintang Sariyatno
Universitas Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Instrumen lembar observasi pengukuran ketercapaian KKNI level 6 pada pengajaran mikro pendidikan biologi Bintang Sariyatno; Slamet Suyanto
Measurement In Educational Research Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.936 KB) | DOI: 10.33292/meter.v1i1.107

Abstract

Penelitian pengembangan Instrumen lembar observasi ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen lembar observasi pengukuran pengajaran mikro pada program studi pendidikan biologi yang valid dan reliabel, sehingga diperoleh gambaran ketercapaian KKNI level 6. Motode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development). Validitas isi pada penelitian ini telah memiliki kesesuaian konteks aitem dengan tujuan pengukuran dan aitem-aitem instrumen lembar observasi telah merepresentasikan ciri-ciri atribut yang diukur. Instrumen pengukuran pengajaran mikro ini terdiri atas 4 deskriptor spesifik KKNI level 6;  11 learning outcome, 27 indikator utama, dan 74 aitem.Koefisien reliabilitas instrumen ini berturut-turut, yaitu deskriptor spesifik pertama memiliki  koefisien reliabilitas 0,986 yang termasuk reliabilitas tinggi,  deskriptor spesifik ke dua memiliki koefisien reliabilitas 0,984 yang termasuk relibilitas tinggi, deskriptor spesifik ke tiga memiliki koefisien reliabilitas 0,841 yang termasuk reliabilitas tinggi, dan deskriptor spesifik ke empat memiliki koefisien reliabilitas 0,964 yang termasuk reliabilitas tinggi. Measuring observation form instruments for level 6 of KKNI achievement on microteaching biology education AbstractThis study aims to find out the content validity and the reliability of observation form instrument to measure  the achievement of micro of level 6 KKNI in Biology Education courses.This research is the Research and Development (R & D). The results of the study show that the validity of the content in this study have suitability context items with the purpose of measuring instrument and items instrument observation sheet has represented the characteristics of attributes measured. Observation form of microteaching instrument consists of 4 specific descriptors  of  KKNI level 6; 11 learning outcomes, 27 main indicators, and 74 items. Instrument reliability of the instrument observation sheet microteaching for each descriptors specific, among other: descriptors specific first coefficient reliability of 0.986 which suggests the reliability is exeellent descriptors specific. The second has a coefficient of reliability 0.984 which suggests the reliability is excellent descriptors specific. The third has a coefficient of reliability 0.841 which suggests reliability excellent  descriptors specific. The fourth has a coefficient of reliability 0.964 which suggests reliability is excellent.
Analisis Kualitas Instrumen Tes Literasi Sains Berbasis Etnosains Suku Dayak di Kalimantan Tengah Rahmadyah Kusuma Putri; Rahmawati Rahmawati; Rio Eka Desi Purwandari Hartanti; Bintang Sariyatno; Shanty Savitri
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.1031

Abstract

Permasalahan utama dalam studi ini adalah rendahnya capaian literasi sains suku dayak di Indonesia menunjukkan bahwa soal evaluasi yang ada belum sepenuhnya mengukur kemampuan berpikir ilmiah dan kritis melalui asesmen nasional dan internasional, yang menunjukkan perlunya penguatan kualitas instrumen berbasis etnosains di budaya local. Selama ini, sebagian besar soal literasi sains di sekolah masih mengacu pada model nasional atau internasional seperti PISA, yang belum sepenuhnya bersifat kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas instrumen tes literasi sains berbasis etnosains suku dayak di Kalimantan Tengah sebagai upaya menghadirkan alat ukur yang kontekstual dan relevan dengan budaya lokal. Melalui pendekatan etnosains, konsep ilmiah dapat dikaitkan dengan pengetahuan lokal, sehingga siswa lebih mudah menalar fenomena sains yang dekat dengan lingkungannya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu menguji kualitas instrumen yang dikembangkan. Responden penelitian ini adalah siswa SMA kelas X, XI dan XII dari MAN 1 Pulang Pisau, SMAN 2 Kahayan Tengah dan SMAN 1 Pulang Pisau dengan total 257 siswa. Analisis data yang dilakukan adalah perhitungan uji validitas konstruk melalui Multidimensional Scaling (MDS), reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha, serta analisis tingkat kesukaran, daya beda, dan efektivitas distraktor. Hasil analisis menunjukkan nilai stres sebesar 0,00068 (0,68%) dan DAF 0,99 yang menandakan kecocokan model sangat baik. Berdasarkan model konfigurasi MDS diketahui 90% soal valid. Reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,753 menunjukkan bahwa instrument memiliki reliabilitas tinggi. Berdasarkan tingkat kesukaran, 65% butir tergolong mudah, 25% sedang, dan 10% sukar. Daya beda menunjukkan 80% butir berkategori sangat baik, 10% baik, dan 10% jelek. Sementara itu, efektivitas distraktor menunjukkan 20% butir efektif dan 80% kurang efektif. Secara keseluruhan, instrumen ini dinyatakan valid dan reliabel, namun masih memerlukan penyempurnaan pada aspek distraktor dan proporsi tingkat kesukaran agar lebih representatif dalam mengukur kemampuan literasi sains siswa berbasis etnosains Kalimantan Tengah.