Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KANDUNGAN KLOROFIL TANAMAN HIAS AGLAONEMA Rahmadyah Kusuma Putri; Sri Puryaningsih; Titin Purnaningsih; Edy Prasetyo; Riky Riky
JURNAL BIOSENSE Vol 5 No 01 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.861 KB) | DOI: 10.36526/biosense.v5i01.1904

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi yang bertujuan untuk mendeskripsikan kandungan klorofil pada sepuluh sampel Aglaonema hibrida (Aglaonema Ruby Chiang Mai, Aglaonema Heng – Heng, Aglaonema Dut White, Aglaonema Blanceng Susu, Aglaonema Dona Carmen, Aglaonema Aurora, Aglaonema Musa King, Aglaonema Suksom, Aglaonema Sherly dan Aglaonema Pink Anjamani), serta mendeskripsikan hubungannya dengan morfologi dan fisiologinya. Pengukuran kandungan klorofil dilakukan di laboratorium Jurusan Pertanian Universitas Palangka Raya. dengan menggunakan Metode Winterman de Mots. Pengukuran absorbansi sampel ekstrak menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 645nm dan 663 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kandungan Klorofil a paling tinggi terdapar pada Aglaonema Ruby Chiang Mai (0,56 mg/g), Kandungan klorofil b paling tinggi terdapat pada Aglaonema Sherly (0,37 mg/g) dan Kandungan klorofil total paling tinggi terdapat pada Aglaonema Sherly (0,80 mg/g). Abstract This research is an exploratory study that aims to describe the chlorophyll content in ten samples of Aglaonema hybrids (Aglaonema Ruby Chiang Mai, Aglaonema Heng – Heng, Aglaonema Dut White, Aglaonema Blanceng Susu, Aglaonema Dona Carmen, Aglaonema Aurora, Aglaonema Musa King, Aglaonema Suksom, Aglaonema Sherly and Aglaonema Pink Anjamani), and describe its relationship with morphology and physiology. The measurement of chlorophyll content was carried out in the laboratory of the Department of Agriculture, University of Palangka Raya. using the Winterman de Mots method. The absorbance measurement of extract samples used UV-Vis spectrophotometer at 645nm and 663 nm wavelengths. The results showed that the highest chlorophyll a content was found in Aglaonema Ruby Chiang Mai (0.56 mg/g), the highest chlorophyll b content was found in Aglaonema Sherly (0.37 mg/g) and the highest total chlorophyll content was found in Aglaonema Sherry (0.80 mg/g).
Analisis Kualitas Instrumen Tes Literasi Sains Berbasis Etnosains Suku Dayak di Kalimantan Tengah Rahmadyah Kusuma Putri; Rahmawati Rahmawati; Rio Eka Desi Purwandari Hartanti; Bintang Sariyatno; Shanty Savitri
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.1031

Abstract

Permasalahan utama dalam studi ini adalah rendahnya capaian literasi sains suku dayak di Indonesia menunjukkan bahwa soal evaluasi yang ada belum sepenuhnya mengukur kemampuan berpikir ilmiah dan kritis melalui asesmen nasional dan internasional, yang menunjukkan perlunya penguatan kualitas instrumen berbasis etnosains di budaya local. Selama ini, sebagian besar soal literasi sains di sekolah masih mengacu pada model nasional atau internasional seperti PISA, yang belum sepenuhnya bersifat kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas instrumen tes literasi sains berbasis etnosains suku dayak di Kalimantan Tengah sebagai upaya menghadirkan alat ukur yang kontekstual dan relevan dengan budaya lokal. Melalui pendekatan etnosains, konsep ilmiah dapat dikaitkan dengan pengetahuan lokal, sehingga siswa lebih mudah menalar fenomena sains yang dekat dengan lingkungannya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu menguji kualitas instrumen yang dikembangkan. Responden penelitian ini adalah siswa SMA kelas X, XI dan XII dari MAN 1 Pulang Pisau, SMAN 2 Kahayan Tengah dan SMAN 1 Pulang Pisau dengan total 257 siswa. Analisis data yang dilakukan adalah perhitungan uji validitas konstruk melalui Multidimensional Scaling (MDS), reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha, serta analisis tingkat kesukaran, daya beda, dan efektivitas distraktor. Hasil analisis menunjukkan nilai stres sebesar 0,00068 (0,68%) dan DAF 0,99 yang menandakan kecocokan model sangat baik. Berdasarkan model konfigurasi MDS diketahui 90% soal valid. Reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,753 menunjukkan bahwa instrument memiliki reliabilitas tinggi. Berdasarkan tingkat kesukaran, 65% butir tergolong mudah, 25% sedang, dan 10% sukar. Daya beda menunjukkan 80% butir berkategori sangat baik, 10% baik, dan 10% jelek. Sementara itu, efektivitas distraktor menunjukkan 20% butir efektif dan 80% kurang efektif. Secara keseluruhan, instrumen ini dinyatakan valid dan reliabel, namun masih memerlukan penyempurnaan pada aspek distraktor dan proporsi tingkat kesukaran agar lebih representatif dalam mengukur kemampuan literasi sains siswa berbasis etnosains Kalimantan Tengah.
Pengaruh QuizWhizzer terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VIII pada Pembelajaran IPA di SMPN 1 Palangka Raya Elly Brata Tyarini; Dessy Ayu Aryati; Elga Araina; Rahmadyah Kusuma Putri; Adi Saputra
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.1088

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran IPA masih rendah akibat penggunaan media konvensional yang kurang interaktif dan monoton, sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan kompetensi kognitif tingkat tinggi di era Society 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media QuizWhizzer terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII pada pembelajaran IPA di SMPN 1 Palangka Raya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kuasi-eksperimental dengan desain non-equivalent control group design yang melibatkan 56 siswa sebagai sampel yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes tertulis berbentuk pilihan ganda sebanyak 20. Teknik pengumpulan data menggunakan pre-test dan post-test, dengan analisis data melalui IBM SPSS versi 23 mencakup uji normalitas, homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata post-test kelas eksperimen (73,75) lebih tinggi dibanding kelas kontrol (58,75) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Kesimpulannya, media QuizWhizzer berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa. Disarankan mengembangkan variasi model pembelajaran yang lebih beragam untuk mendampingi penggunaan QuizWhizzer serta memperluas lingkup penelitian dengan menambahkan variabel motivasi dan berpikir kritis.
Efektifitas Pemanfaatan Media Wordwall Sebagai Bahan Evaluasi Peserta Didik di Pembelajaran IPA Berbasis Model TGT pada Materi Peredaran Darah Dessy Ayu Aryati Dessy; Elga Araina; Rahmadyah Kusuma Putri; Rahmawati Rahmawati; Rio Eka Desi Purwandari Hartanti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas platform media digital interaktif Wordwall sebagai alat untuk menilai pemahaman siswa kelas VIII terkait sistem peredaran darah manusia di SMPN 1 Palangka Raya. Untuk membuat proses penilaian lebih menarik serta dinamis, Wordwall dimanfaatkan dalam kerangka paradigma pembelajaran Teams Games Tournament. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan quasi-eksperimental dengan kelompok kontrol yang hanya mengikuti posttest. Kelas VIII-3 bertindak sebagai kelompok eksperimen dengan 50 siswa, sementara kelas VIII-4 bertindak sebagai kelompok kontrol dengan 50 siswa, memanfaatkan teknik penilaian tradisional tanpa media digital. Data dianalisis dengan uji t sampel independen dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Data diperoleh melalui tes hasil belajar. Nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) senilai 0.004 < 0.05 dimanfaatkan guna membuktikan perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara kedua kelompok dalam temuan. Rata-rata, kelompok eksperimen mencapai skor 82,3, tetapi kelompok kontrol hanya mencapai 67,6. Kesimpulan pada penelitian ini pemanfaatan media Wordwall sebagai metode penilaian interaktif mampu meningkatkan hasil belajar sains bagi siswa. Media Wordwall mendorong keterlibatan aktif siswa dan membantu menciptakan lingkungan penilaian yang lebih menarik dan kompetitif. Oleh karena itu, sebagai pendekatan baru dalam menilai kemajuan siswa di kelas, pendidik sangat dianjurkan untuk terus memanfaatkan sumber daya digital seperti Wordwall.