Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pos Hipertensi Sebagai Upaya Pengendalian Penyakit Hipertensi di Desa Wonorejo Rudi Fakhriyadi; Youlanda Eka Widiono; Yuli Sepira; Yulisa Putri Ra'bang; Meisya Maulani
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i4.8306

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi medis dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah secara kronis. Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup berbahaya di seluruh dunia karena hipertensi merupakan faktor risiko utama yang mengarah kepada penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan penyakit ginjal yang mana pada tahun 2016 penyakit jantung iskemik dan stroke menjadi dua penyebab kematian utama di dunia. Dengan adanya Pos Hipertensi di Desa Wonorejo RT 21 Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu melakukan pemeriksaan kesehatan tentang hipertensi secara rutin dan deteksi dini hipertensi. Metode kegiatan yang digunakan adalah metode ceramah, metode diskusi dan pelatihan. Instrumen kegiatan yang digunakan adalah angket berupa pre-test dan post-test serta lembar evaluasi. Peserta kegiatan ini adalah masyarakat desa Wonorejo RT 21 sebanyak 24 orang. Dari hasil analisis dengan dengan uji Wilcoxon mengenai sikap, diketahui bahwa nilai sig. 0.182 > 0.05 yang berarti tidak ada peningkatan atau perubahan sikap antara sebelum dan sesudah dilakukan intervensi berupa penyuluhan hipertensi secara signifikan. Kegiatan intervensi kepada masyarakat yang dilakukan dengan melihat perubahan dari hasil pre-test dan post-test mampu mempengaruhi peningkatan pengetaguan, sikap dan pemahaman bagi para peserta mengenai hipertensi.
Edumom TB Care dalam pencegahan TB Paru pada balita di Kabupaten Banjar Laily Khairiyati; Lenie Marlinae; Ani Kipatul Hidayah; Anugrah Nur Rahmat; Husaini Husaini; Agung Biworo; Syamsul Arifin; Anis Kamila Saleha; Dewi Kusuma Wulandari; Youlanda Eka Widiono
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34227

Abstract

AbstrakTuberkulosis paru pada balita masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan tren kasus yang terus meningkat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Martapura 2, Kabupaten Banjar. Di Kabupaten Banjar, kasus TB balita meningkat sekitar 197% dalam dua tahun terakhir, dari 43 kasus pada tahun 2022 menjadi 128 kasus pada tahun 2024. Kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak ibu yang belum memahami tuberkulosis pada anaknya, sehingga deteksi dini dan kepatuhan pengobatan belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pencegahan penularan TB, kepatuhan pengobatan, dan upaya menjaga lingkungan rumah yang sehat. Sasaran kegiatan adalah 21 ibu dengan balita penderita TB paru yang dipilih secara purposive. Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2025 melalui metode home visit dengan media leaflet edukasi. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Edukasi diawali dengan pre-test, dilanjutkan dengan penyuluhan interaktif menggunakan leaflet, dan diakhiri dengan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 77,14 pada pre-test menjadi 88,57 pada post-test (kenaikan 14,82%). Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan dengan media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan responden. Kata kunci: tuberkulosis balita; edukasi kesehatan; Ibu; home visit; leaflet AbstractTuberculosis (TB) in infants remains a public health issue with a continuing upward trend in cases, including in the working area of the Martapura 2 Community Health Center, Banjar Regency. The role of mothers is crucial in the prevention and successful treatment of infant TB, so family-based health education is needed. This community service activity aims to enhance mothers' knowledge about preventing TB transmission, treatment adherence, and maintaining a healthy home environment. The target audience consists of 21 mothers with infants diagnosed with pulmonary TB, selected through purposive sampling. The activity was conducted in July 2025 using the home visit method with educational leaflets as the medium. The implementation stages included preparation, implementation, and evaluation. Education began with a pre-test, followed by interactive counseling using leaflets, and concluded with a post-test. The results showed that the average knowledge score increased from 77.14 in the pre-test to 88.57 in the post-test (an increase of 14.82%). The Wilcoxon Signed-Rank Test yielded a p-value of 0.0001, indicating a significant difference. These results indicate that the educational session using the leaflet was effective in improving the respondents' knowledge. Keywords: tuberculosis in infants; health education; mother; home visits; leaflets