Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERANAN DESA MOJO DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI KECAMATAN KALITIDU KABUPATEN BOJONEGORO Lia Wasilatul Azizah; Latifah Anom; Hafidza Nash'ul Amrina
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 11 No 2 (2018): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.884 KB) | DOI: 10.58431/jumpa.v11i2.105

Abstract

This research was conducted in Desa Mojo Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. The purposes of this research are first, to describe the potential of Desa Mojo as a tourism village, second, to describe the role of desa Mojo in developing tourism in Kecamatan Kalitidu. Third, to describe the eagerness of the entrepreneur and the citizen in developing desa Mojo as a tourism village. The method of this research is descriptive qualitative. The data was taken by unstructured interview to the headman of Desa Mojo, the secretary of headman, and the entrepreneur. The result of the research are (1) Desa Mojo has a high tourism potential such as star fruits farm, bananas farm, Mojo Bahari tourism, and pleasurable place for tourism. (2) The role of Desa Mojo in developing tourism aspect through collaboration and partnership. (3) The eagerness of Desa Mojo citizen in developing tourism such as the expansion of the farms and building more gazebos for the vendors.
Pemanfaatan Limbah Bawang Merah Untuk Pembuatan Media Tanam Di Desa Jamberejo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Aditia Dwi Lestari; Moch. Suberi; Latifah Anom
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 15 No 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.078 KB) | DOI: 10.58431/jumpa.v15i2.203

Abstract

This study aims to find out how to use shallot waste for the manufacture of planting media in Jamberejo Village, Kedungadem District, Bojonegoro Regency. The type of research used in this research is qualitative research. The sample data source used is the snowball sampling technique. While the data collection techniques using observation, interviews, and documentation. For the analysis of the data that has been obtained will be analyzed qualitatively and described in descriptive form. The results showed that the shallot waste used for the manufacture of planting media was successful or could be used for all types of plants because a good planting medium must meet certain requirements such as not containing pests and diseases, being able to hold water, but also being able to remove or drain excess water, loose and fertile so that the roots can grow and develop. In addition to being used as a planting medium, onion waste can also be used as animal feed, but must go through a drying process for onion waste first.
Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa Terhadap Kepuasan Dan Revisit Intention Pengunjung Wisata Alam Di Kabupaten Bojonegoro Latifah Anom; Abdul Azis Safii
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 14 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58431/jumpa.v14i2.221

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh antara bauran pemasaran jasa terhadap kepuasan wisatawan, dan revisit intention oleh wisatawan. Studi ini juga mencoba mengukur dampak dari setiap elemen pemasaran layanan terhadap kepuasan an revisit intention wisatawan di wisata alam Bojonegoro. Sejumlah literatur yang ada ditinjau dan kuesioner terstruktur dikembangkan untuk memenuhi kesenjangan penelitian. Berdasarkan variabel yang dipelajari metode convenience sampling non probabilistik digunakan untuk mengumpulkan data dari sampel 250 responden yang mengunjungi beberapa lokasi wisata alam di Bojonegoro. Teknik pengukuran statistik yang digunakan untuk penelitian ini adalah deskriptif, regresi, ANOVA yang digunakan dan cronbach alpha mengukur konsistensi internal variabel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS 20.0. Hasil analisis mendapatkan produk, harga, promosi, bukti fisik, proses dan personel berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan , sedangkan tempat terbukti tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pengunjung. Dari sisi minat berkunjung kembali, produk, harga, promosi, bukti fisik, dan personel berpengaruh terhadap revisit intention, sedangkan place dan proses, tidak memiliki pengaruh terhadap revisit intention.
Peran Moderasi Financial Access Pada Pengaruh Human Capital Dan Social Capital Terhadap Kinerja UMKM Abdul Azis Safii; Latifah Anom
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 14 No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58431/jumpa.v14i1.225

Abstract

Human capital, social capital dan financial access telah diidentifikasi sebagai sumber daya utama yang mempengaruhi kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), variabel-variabel ini jarang dipelajari. Makalah ini, oleh karena itu, menguji hubungan antara modal manusia, modal sosial pada kinerja perusahaan dengan akses ke keuangan sebagai moderating variable. 378 UMKM penghasil Batik Jonegoroan digunakan sebagai sampel penelitian. Pemodelan Persamaan Struktural menggunakan Partial Least Square (PLS) digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan menggunakan sampling area. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal manusia, modal sosial, dan akses keuangan berpengaruh langsung terhadap kinerja perusahaan.Akses keuangan terbukti menguatkan pengaruh dari social capital terhadap kinerja UMKM. Sementara Akses keuangan tidak memiliki peran moderasi pada pengaruh dari human capital terhadap kinerja UMKM. Disarankan agar pengusaha didorong untuk membangun lebih banyak hubungan dalam jaringan mereka. Serta berupaya untuk mendapatkan akses permodalan baik dari perbankan ataupun lembaga keuangan lain karena akses fianancial terbukti memberi dampak positif terhadap kinerja UMKM. Selain itu, lembaga pemerintah dan lembaga keuangan harus menyusun strategi yang akan mengurangi tingkat bunga sehingga UMKM dapat mengakses sumber keuangan.
PERINTISAN WISATA EMBUNG NGRADIN Ari Kuntardina; Eka Adiputra; Latifah Anom; Dina Alafi Hidayatin; Hafidza Nash’ul Amrina; Dewi Rochmayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v5i2.7723

Abstract

ABSTRACT Embung Ngradin has the potential to be a tourist attraction in Ngradin Village, Padangan District, Bojonegoro Regency. However, this potential has not been managed optimally. Some of the problems include the lack of a Tourism Awareness Group as a reservoir manager and adequate facilities and infrastructure. The concern of the community around the Embung Ngradin is considered less than optimal, which results in difficulties in the development of the embankment. The purpose of this community development program is to provide solutions to these problems. The methods used in this program are surveys, offering solutions, preparing for the implementation of activities, implementing activities, monitoring and evaluation, and reporting. One of the programs carried out is to hold a Sharing Session, which is a forum to discuss suggestions that can be used to improve tourism in Embung Ngradin. The sharing session was attended by representatives of the Tourism Office, community leaders and community representatives. The results of the Sharing Session were to clean the environment around Embung Ngradin, place garbage cans, plant trees so that the embung environment becomes comfortable. The outputs of this program include the Embung Ngradin tourist attraction which can be used as an outbound and camping area. One of the suggestions is to form a Tourism Awareness Group or POKDAWIS as the manager of the Embung Ngradin tourist attraction. Keywords: Embung, Tourist Attraction, Ngradin Village. ABSTRAK Embung Ngradin berpotensi sebagai tempat wisata yang terdapat di Desa Ngradin, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Akan tetapi, potensi tersebut belum dikelola secara maksimal. Beberapa permasalahan yang menghambat pengelolaan embong antara lain, belum terbentuknya Kelompok Sadar Wisata sebagai pengelola embung serta sarana dan prasaran yang memadai di tempat wisata. Kepedulian masyarakat sekitar embung dinilai kurang maksimal yang mengakibatkan sulitnya pengembangan embung. Tujuan dari program pengembangan masyarakat ini untuk memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam program ini adalah survey, menawarkan solusi, persiapan pelaksanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi, dan pelaporan. Salah satu program yang dilaksanakan adalah mengadakan Sharing Session, yaitu forum untuk membahas saran yang dapat dipakai sebagai sarana meningkatkan wisata Embung Ngradin. Sharing session dihadiri oleh perwakilan Dinas pariwisata, pemuka masyarakan dan perwakilan masyarakat. Hasil Sharing Session adalah membersihkan lingkungan disekitar Embung Ngradin, menempatkan tempat sampah, menanam pohon supaya lingkungan embung menjadi nyaman. Luaran dari program ini antara lain tempat wisata Embung Ngradin yang bisa digunakan sebagai wahana outbond dan camping area. Salah satu saran adalah membentuk Kelompok Sadar Wisata atau POKDAWIS sebagai pengelola tempat wisata Embung Ngradin. Kata Kunci: Embung, Tempat wisata, Desa Ngradin.