Dorthea Renyaan
Universitas Cendrawasih

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Darurat Sampah Masa Pandemi: Edukasi Minim Plastik Bagi Pedagang Buah Ilham Ilham; Vience Tebay; Usman Idris; Dorthea Renyaan; M. Zaenul Muttaqin; Mustaking Mustaking
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v6i1.2263

Abstract

Kegiatan bertujuan untuk menerapkan metode community development dan two way symmetric yang dikemas dalam bentuk edukasi dan sosialisasi berbasis door to door. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi minim plastic cukup efektif untuk diterapkan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengurangi bahkan meniadakan penggunaan kantong plastic dan beralih memanfaatkan kantong belanja alternatif seperti noken. Melalui kegiatan sosialisasi terungkap bahwa jika para pedagang buah belum mengetahui adanya Instruksi Walikota Jayapura Nomor 1 Tahun 2019 kaitannya dengan penggunaan kantong belanja alternatif sebagai pengganti kantong plastic sekali pakai. Sebagai rekomendasi, kedepannya pihak terkait harus intens turun ke masyarakat guna memberikan edukasi yang berpangkal terhadap peningkatan pemahaman masyarakat, baik itu mengenai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah begitu juga dengan menanamkan rasa kecintaan terhadap lingkungan di tengah-tengah masyarakat.
Implementation of Sister City Between Jayapura-Vanimo-Wewak Cities as a Model of Paradiplomacy Melyana Ratana Pugu; Dorthea Renyaan
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i2.1058

Abstract

The implementation of the Sister City concept between Jayapura City (Indonesia) and Vanimo and Wewak (Papua New Guinea) has become an important strategy in strengthening cross-border cooperation based on paradiplomacy. Paradiplomacy refers to a form of subnational diplomacy that allows local governments to establish international relations to support economic, social, and cultural development. This study aims to analyze the effectiveness of Sister City implementation between the three cities in improving trade connectivity, cultural exchange, and collaboration in education and health. This study uses a qualitative approach with policy analysis methods, in-depth interviews, and case studies of various Sister City implementations around the world. Data collected through interviews with local stakeholders and policy documents form the basis for developing practical recommendations on improving cooperation between the cities, with a focus on strengthening trade relations and cultural exchange. The results of this study are expected to contribute to the development of more effective bilateral policies, particularly in the context of local governments in both countries. The expected outputs of this study are policy recommendations in the form of policy briefs for Indonesia and Papua New Guinea, as well as publication in a Sinta 2 indexed journal.