Wensy F. I Rompas
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH ANGKATAN KERJA DAN PENGELUARAN KONSUMSI RUMAH TANGGA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN TANA TORAJA TAHUN 2011-2021 Wilda Sampe Tondok; Josep Bintang Kalangi; Wensy F. I Rompas
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 5 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Tana Toraja adalah sebuah daerah yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki banyak potensi alam. Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator penting yang digunakan dalam menentukan tercapainya keberhasilan pembangunan. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi menandakan bahwa suatu daerah memiliki kesejahteraan masyarakat yang baik. PDRB didefinisikan sebagai jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu wilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui dan menganalisis pengaruh angkatan kerja dan pengeluaran konsumsi rumah tangga terhadap pertumbuhan ekonomi Di Kabupaten Tana Toraja tahun 2011-2021 data yang digunakan merupakan data times saries. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda, jenis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yang di peroleh dari Badan Pusat statistic Provinsi Sulawesi Selatan (BPS Sulsel), dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Tana Toraja (BPS), dan di analisis mengunakan SPSS 20. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel angkatan  kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tana Toraja dan variabel konsumsi rumah tangga memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tana Toraja. Angkatan kerja dan pengeluaran konsumsi rumah tangga bersama-sama atau secara simultan berpengaruh siginifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Di Kabuapten Tana Toraja. Kata Kunci : Kabupaten Tana Toraja; Angkatan kerja; Konsumsi Rumah tangga; Pertumbuhan Ekonomi
Pengaruh Pengeluaran Pemerintah dan Pengeluaran Konsumsi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Manado Christy Tesalonika Crety Koilam; Josep Bintang Kalangi; Wensy F. I Rompas
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 5 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan Ekonomi merupakan perkembangan dalam suatu perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa diproduksi bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat. Perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan apabila banyak sektor ekonomi yang tumbuh. Dengan menunjukan jumlah kenaikan pendapatan maka dapat disimpulkan perekonomian di daerah tersebut bertumbuh dan apabila terjadi penurunan maka pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut sedang bermasalah, jika dalam suatu wilayah terjadi penurunan dalam perekonomiannya maka hal ini dapat memberikan dampak bagi kehidupan sosial dalam wilayah tersebut dan apabila terjadi pertumbuhan dalam bidang perekonomian tentu hal ini akan memberikan dampak yang positif bagi wilayah tersebut. Oleh karena itu,  Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pengeluaran Pemerintah dan Pengeluaran Konsumsi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Manado. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa Time Series dari tahun 2010-2021. Model yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis data adalah regresi linear berganda dengan menggunakan alat analisis SPSS 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengeluaran Pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Manado, dan Pengeluaran Konsumsi berpengaruh postif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Manado. Secara bersama-sama Pengeluaran Pemerintah dan Pengeluaran Konsumsi berpengaruh secara signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Manado. Kata Kunci : Pengeluaran Pemerintah; Pengeluaran Konsumsi; Pertumbuhan Ekonomi; Produk Domestik Regional Bruto.
PERBANDINGAN TINGKAT KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN DI PROVINSI SULAWESI UTARA SEBELUM DAN SEMASA PANDEMI COVID-19 Olivia Bella; Daisy S.M Engka; Wensy F. I Rompas
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 5 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu persoalan mendasar yang menjadi pusat perhatian pemerintah di negara manapun. Ketimpangan pendapatan merupakan masalah yang sering di hadapi negara berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kemiskinan dan ketimpangan pendapatan pada Kota dan Kabupaten Di Provinsi Sulawesi Utara Sebelum Dan Semasa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian komparasi dengan Teknik analisis data menggunakan uji beda paired sample t-test. Hasil peneltian menunjukkan bahwa : (1) tidak terdapat perbedaan signifikan tingkat kemiskinan sebelum dan semasa pandemik di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Kep. Talaud, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Kep. Sitaro, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon dan Kota Kotamobagu. Sedangkan untuk Kabupaten Kep. Sangihe menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan tingkat kemiskinan sebelum dan semasa pandemik Covid-19 dan (2) tidak terdapat perbedaan signifikan tingkat kemiskinan sebelum dan semasa pandemik di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Kep. Talaud, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Kep. Sitaro, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon dan Kota Kotamobagu. Sedangkan untuk Kabupaten Kep. Sangihe menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan tingkat kemiskinan sebelum dan semasa pandemik Covid-19. Kata kunci: Pendapatan Asli Daerah; Jumlah Kunjungan Wisatawan; Retribusi Objek Wisata; Jumlah Pelaku Usaha
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Tenaga Kerja dan Belanja Pemerintah Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sulawesi Utara Andre W. P. Winowoda; Een N. Walewangko; Wensy F. I Rompas
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan Ekonomi adalah salah satu indikator yang sangat penting dalam melakukan analisis tentang pembangunan ekonomi yang terjadi pada suatu Negara. Salah satu tujuan suatu Negara adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ukuran pertumbuhan ekonomi salah satunya adalah pendapatan nasional. Pendapatan nasional suatu Negara dapat menunjukkan seberapa besar aktivitas perekonomian secara keseluruhan suatu Negara.Perekonomian dianggap mengalami pertumbuhan bila seluruh jasa riil terhadap penggunaan faktor produksi pada tahun tertentu lebih besar daripada tahun sebelumnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tenaga Kerja dan Belanja Pemerintah terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Sulawesi Utara. Data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Data Sekunder pada Tahun 2006 – 2021. Alat analisis yang digunakan untuk melakukan analisis adalah Eviews 8. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh Negatif dan Signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Sulawesi Utara, Variabel Tenaga Kerja berpengaruh Positif dan Signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Sulawesi Utara, dan Variabel Belanja Pemerintah berpengaruh Positif dan Signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Sulawesi Utara. Kata kunci : Indeks Pembangunan Manusia(IPM), Tenaga Kerja, Belanja Pemerintah, Produk Domestik  Regional Bruto(PDRB).
Analisis Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita, Investasi, Dan Inflasi Terhadap Total Ekspor Di Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2008-2022 Muhamad S. Manilet; Anderson G. Kumenaung; Wensy F. I Rompas
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 8 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdagangan internasional merupakan bentuk kerja sama ekonomi antar dua negara atau lebih yang memberikan manfaat secara langsung. Bentuk kerja sama antar negara ini berupa kegiatan ekspor atau impor. Makna inti dari ekspor yang paling utama ialah kegiatan dimana suatu negara menjual barang ataupun jasa ke luar negeri dengan motif atau tujuan yaitu mencari keuntungan baik keuntungan bagi individu, perusahaan, maupun keuntungan bagi negara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah PDRB per kapita berpengaruh terhadap total ekspor di provinsi Sulawesi Utara, untuk mengetahui apakah investasi berpengaruh terhadap total ekspor di provinsi Sulawesi Utara, untuk mengetahui apakah inflasi berpengaruh terhadap total ekspor di provinsi Sulawesi Utara, untuk mengetahui apakah PDRB per kapita, investasi, dan inflasi secara bersamaan berpengaruh terhadap total ekspor di provinsi Sulawesi Utara. Menggunakan data time series dan metode analisa regresi linear berganda. Hasil penelitian mendapati investasi dan inflasi berpengaruh namun tidak signifikan terhadap total ekspor di provinsi Sulawesi Utara dan PDRB per kapita berpengaruh signifikan terhadap total ekspor di provinsi Sulawesi Utara. Kata Kunci : PDRB per kapita; Investasi; Inflasi; Total Ekspor;  
Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Jumlah Angkatan Kerja Terhadap Pengangguran di Kota Manado Genetrix M. Lumentut; Josep Bintang Kalangi; Wensy F. I Rompas
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 8 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengangguran merupakan masalah makro ekonomi jangka panjang terutama di kota-kota yang ada di negara berkembang seperti Indonesia. Meningkatnya jumlah penduduk di perkotaan akibat urbanisasi mengakibatkan semakin banyaknya jumlah pengangguran yang ada di perkotaan. Masalah pengangguran masih menjadi masalah yang harus segera di tangani agar dapat mencegah lonjakan tingkat pengangguran di daerah tertentu khususnya di Kota Manado. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pertumbuhan ekonomi dan angkatan kerja terhadap pengangguran di Kota Manado. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa time series dari tahun 2010-2021 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kota Manado. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran di Kota Manado dan angkatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran di Kota Manado. Secara bersama-sama  pertumbuhan ekonomi dan angkatan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap pengangguran di Kota Manado. Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi; Angkatan Kerja; Pengangguran; Makro Ekonomi.
Analisis Struktur Perekonomian di Kabupaten Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2012-2021 Fina Fatmasari; Amran T. Naukoko; Wensy F. I Rompas
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 9 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur perekonomian suatu daerah dapat menunjukkan kontribusi atau peranan masing-masing sektor. Semakin tinggi peranan sektor, maka semakin penting sektor tersebut sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur perekonomian, dan sektor yang menjadi penggerak perekonomian di Kabupaten Kepulauan Selayar. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa nilai PDRB Kabupaten Kepulauan Selayar dan PDRB Provinsi Sulawesi Selatan atas dasar harga konstan tahun 2012-2021.  Metode penelitian yang digunakan, yaitu Analisis Shift Share dan Analisis Tipologi Klassen. Hasil penelitian menggunakan Shift Share menunjukkan bahwa struktur ekonomi di Kabupaten Kepulauan Selayar tahun 2012-2021 masih didominasi oleh sektor primer dan belum menunjukkan adanya perubahan struktur ekonomi. Analisis Shift Share menunjukkan Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki 12 sektor yang berdaya saing yaitu Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Sektor Pertambangan dan Penggalian, Sektor Industri Pengolahan, Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, Sektor Konstruksi, Sektor Transportasi dan Perdagangan, Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi, Sektor Real Estate, Sektor Jasa Perusahaan, Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, serta Sektor Jasa Lainnya. Berdasarkan Analisis Tipologi Klassen terdapat 3 sektor unggulan (prima) di Kabupaten Kepulauan Selayar yaitu sektor Konstruksi, sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, serta sektor Jasa Pendidikan. Kata Kunci : Struktur Ekonomi; Sektor Berdaya Saing; Sektor Unggulan; Shift Share; Tipologi Klassen