Daisy S.M Engka
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS PEREKONOMIAN KABUPATEN MINAHASA UTARA (PENDEKATAN BASIS, DAYA SAING DAN POTENSI SEKTORAL) Patricia D.T Silalahi; Daisy S.M Engka; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Minahasa Utara adalah salah satu daerah otonomi dengan berbagai potensi yang dimiliki dalam perencanaan pembangunan daerah. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis Location Quotient (LQ), metode Shift Share, dan metode Klassen Tipologi. Hasil penelitian metode LQ menunjukkan bahwa sektor ekonomi yang menjadi sektor basis dalam perekonomian di Kabupaten Minahasa Utara adalah sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor listrik dan gas, sektor konstruksi, sektor real estate, sektor jasa pendidikan. Hasil penelitian metode Shift Share menunjukkan bahwa sektor yang memiliki daya saing dalam perekonomian Kabupaten Minahasa Utara adalah sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor pengadaan air,pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi sepeda dan mobil sektor transportasi dan pergudangan, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor real estate, sektor jasa perusahaan, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Hasil penelitian metode Klassen Tipologi menunjukkan bahwa sektor ekonomi yang menjadi sektor yang maju dalam perekonomian adalah sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, sektor real estate dan sektor jasa Pendidikan. Kata Kunci : Sektor Basis; Daya Saing; Potensi Ekonomi
PENGARUH BELANJA MODAL DAN BELANJA BARANG DAN JASA TERHADAP PENDAPATAN PERKAPITA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Jonathan Laurens Muskitta; Daisy S.M Engka; George M.V Kawung
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap daerah mengharapkan pertumbuhan ekonomi yang baik begitu juga dengan pendapatan perkapita yang setiap tahunnya meningkat. Peningkatan pertumbuhan ekonomi berkaitan pula dengan peningkatan produksi barang dan jasa dan Kabupaten Minahasa Tenggara merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Utara yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Minahasa Selatan yang perkembangan perekonomian nya cenderung memiliki trend yang fluktuatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh belanja modal dan belanja barang dan jasa terhadap pertumbuhan ekonomi melalui pendapatan perkapita. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, alat analisis yang digunakan ialah analisis jalur dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa belanja barang dan tidak berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan perkapita di Kabupaten Minahasa Tenggara. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara tidak langsung atau melalui pendapatan perkapita bahwa belanja modal tidak berpengaru secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa Tenggara. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara tidak langsung atau melalui pendapatan perkapita bahwa belanja barang dan jasa tidak berpengaru secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa Tenggara. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi; Belanja Modal; Belanja Barang dan Jasa; Pendapatan Perkapita
ANALISIS POTENSI PEREKONOMIAN KEPULAUAN MALUKU Erick Johan J. Samuel; Daisy S.M Engka; Ita Pingkan F. Rorong
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Maluku merupakan wilayah gugus kepulauan yang berada di wilayah Indonesia bagian timur. Sebagaimana karakteristik wilayah kepulauan, lebih dari 90% wilayah kedua provinsi tersebut terdiri dari perairan, hanya sebagian kecil saja daratan dari total wilayah yang ada, dan tidak seluruh pulau dapat dihuni oleh penduduk. Didukung juga dengan keadaan alam yang indah menjadi potensi pariwisata. Didukung juga dengan keadaan alam yang indah menjadi potensi pariwisata. Selain sektor perikanan, daerah ini terkenal dengan potensi pariwisatanya yang juga merupakan peluang untuk dapat mengembangkan perekonomian daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis potensi Perekonomian Daerah Kepulauan Maluku dan sektor ungguluan dalam sektor dalam perekonomian kepulauan maluku. Alat Analisis yang digunakan adalah Analisis Location Quotient (LQ), Analisis Shift-Share (S-S). Hasil penelitian menggunakan metode Location Quotient, menunjukan bahwa terdapat 5 sektor yang merupakan sektor basis, yaitu sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan daur Ulang, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, Jasa Pendidikan , Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. Hasil analisis shift-share secara rata-rata menunjukan bahwa seluruh sektor memiliki nilai positif. Ketika digabungkan antara analisis location quotient dan shift-share menghasilkan potensi daerah yang menunjukan kelima sektor yang bernilai positif. Artinya kelima sektor tersebut berpotensi untuk dikembangkan. Kata Kunci : Sektor Unggulan; PDRB; Analisis LQ; Analisis Shift-Share
Faktor Yang Mempengaruhi Penunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Di Samsat Manado Juwita Aliyah Tangoy; Daisy S.M Engka; Irawaty Masloman
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tunggakan pajak kendaraan bermotor merupakan fenomena yang terjadi di setiap daerah, terutama di kota manado yang didominasi oleh kendaraan roda dua. Adanya fenomena ini membuat kemampuan daerah dalam penyerapan penerimaan pajak kendaraan bermotor belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menemukan tingkat pendapatan masyarakat, tingkat kesadaran, tingkat kualitas pelayanan dan tunggakan PKB. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori atribusi. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan data primer dalam bentuk kuesioner. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah ASN, Wiraswasta, Karyawan Swasta, Ojek Online dan Pelajar/Mahasiswa yang merupakan wajib pajak di Samsat Manado. yakni sebanyak 100 orang. Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskriptif yang bertujuan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Berdasarkan tabel-tabel indikator pernyataan hasil yang didapat hampir semua responden yang menjawab pernyataan yang diberikan menunggak pajak kendaraan bermotor yang dipengaruhi oleh tingkat pendapatan masyarakat dan tingkat kualitas pelayanan, sedangkan tingkat kesadaran tidak memilki pengaruh terhadap tunggakan PKB.
Peranan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Air Tanah terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kota Manado Feybiola Horman; Daisy S.M Engka; George M.V Kawung
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otonomi Daerah merupakan tulang punggung bagi terselenggaranya aktivitas pemerintah daerah. Pemerintah daerah harus dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan berupaya dapat meningkatkan penerimaan daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam sumber pendapatan daerah Kota Manado memiliki sumbangan PAD yang besar adalah dari Pajak Daerah. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan dan Pajak Air Tanah merupakan salah satu pajak daerah yang mempunyai kontribusi terhadap PAD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan dan Pajak Air Tanah terhadap Pendapatan Asli Daerah secara parsial maupun simultan di Kota Manado tahun 2011 – 2021. Penelitian ini menggunakan data Sekunder dengan pendekatan Kuantitatif dengan analisis data Analisis Kontribusi dan Regresi Linear Berganda dengan sumber data dari Badan Pendapatan Daerah Kota Manado. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara parsial : 1). Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan berpengaruh positif namun kurang signifikan serta kontribusi yang kurang terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kota Manado. 2). Pajak Air Tanah berpengaruh poisitf dan signifikan dengan kontribusi yang sedang terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kota Manado. 3). Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan dan Pajak Air Tanah secara simultan berpengaruh signifikan dengan kriteria kontribusi kurang terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Manado.
Analisis Efektivitas Penyaluran Alokasi Dana Desa Di Tontalete Kabupaten Minahasa Utara Fini Agustina Dorci Angkouw; Daisy S.M Engka; Ita Pingkan F. Rorong
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian otonomi luas kepada daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat. Program alokasi dana desa ini tentunya suatu terobosan yang sangat baik dan positif bagi seluruh masyarakat terutama masyarakat di pedesaan, karena alokasi dana desa ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan desa, seperti insfrastruktur, peningkatan ekonomi dan pembinaan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menemukan tingkat partisipasi, transparan, akuntabel dan efektivitas penyaluran ADD. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan data primer. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perangkat yang langsung terlibat dan mengetahui tentang pengelolaan alokasi dana desa juga beberapa petani,wiraswasta, kaum buruh, karang taruna, IRT di desa Tontalete yakni sebanyak 100 orang. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskriptif yang bertujuan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa analisis deskriptif mengenai tingkat partisipasi memiliki rata-rata 4.09, transparansi memilki rata-rata 4.14 dan akuntabel memiliki rata-rata 4.13.
ANALISIS PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO, RATA-RATA LAMA SEKOLAH, DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD Dio Refelindo Mandey; Daisy S.M Engka; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah pokok yang ada di negara sedang berkembang seperti Indonesia yang dapat menghambat proses pembangunan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Talaud. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data time series periode 2004-2021 yang diperoleh dari BPS Kabupaten Kepulauan Talaud dan BPS Provinsi Sulawesi Utara. Data diolah menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan bantuan program EViews 10. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PDRB dan IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Talaud. Sedangkan, RLS berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Talaud. Secara simultan PDRB, RLS, dan IPM berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Talaud.
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG TRADISIONAL DI PASAR PINASUNGKULAN KAROMBASAN DI KOTA MANADO Dita Putri Wulandari Mamonto; Daisy S.M Engka; Steeva Y.L Tumangkeng
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan manusia semakin maju kebudayaan mengakibatkan tingkah laku perekonomian akan semakin sulit dan rumit. Dengan demikian untuk menjalankan suatu kegiatan usaha akan penuh dengan tantangan dan rintangan baik yang datang dari dalam diri seseorang maupun dari luar seseorang. Dilakukan penelitian ini agar mengetahui pendapatan pedagang di pasar Pinasungkulan di kota Manado. Penelitian ini digunakan penelitian analisis regresi berganda, jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif, sampel yang diambil dari 60 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 3 variabel yaitu, modal usaha, lama usaha, jam kerja. Dalam penelitian ini variabel pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap modal usaha dan jam kerja yang Artinya modal dan jam kerja berpengaruh nyata positif terhadap pendapatan pedagang di pasar Pinasungkulan Karombasan Manado dengan t hitung lebih besar dari t tabel (8.294>1.672) dan signifikannya lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). Sedangkan variabel lama usaha, berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap pendapatan pedagang di pasar pinasungkulan di kota manado. Kata Kunci : Modal usaha; Lama usaha; Jam Kerja
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN EKONOMI DI KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE (Studi: Pantai Ria Kolongan Beha) Apriliani Anjelika Laming; Daisy S.M Engka; Jacline I. Sumual
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata adalah tempat hiburan yang banyak didatangi oleh banyak kalangan. Pembangunan pariwisata tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menciptakan lapangan kerja di daerah. Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah salah satu Kabupaten diProvinsi Sulawesi Utara yang memiliki daya tarik tersendiri dalam hal pariwisata dan juga disana terdapat objek-objek wisata bahari dan objek wisata alam serta memiliki kebudayaan yang unik dan menarik dikunjungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Strategi Pengembangan Pariwisata yang dilakukan Pemeritah dalam upaya Meningkatkan Perekonomian di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dari observasi,wawancara, dan dokumentasi di Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari Analisis SWOT, faktor Internal dengan skor tertinggi adalah factor kekuatan yaitu pemandangan di objek wisata pantai Ria masih alami serta air laut yang jernih, sedangkan faktor kelemahan yaitu kondisi jalan yang rusak. Faktor Eksternaldengan skor tertinggi adalah faktor peluang yaitu peluang untuk menyerap tenaga kerja di daerah sekitar objek wisata yang dapat mengurangi pengangguran, sedangkan ancaman tertinggi adalah bermunculan berbagai objek wisata lain disekitarnya. Kata kunci : Strategi; Faktor Internal; Faktor Eksternal; Diagram Analisis SWOT; Kabupaten Kepulauan Sangihe
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan Terhadap Ketimpangan Pendapatan Lima Kabupaten/Kota di Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara Resha Meilina Anggreini Kunenengan; Daisy S.M Engka; Ita Pingkan F. Rorong
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab ketimpangan pendapatan adalah banyaknya penduduk miskin dan pertumbuhan ekonomi yang tidak merata. Hubungan antara kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan menunjukkan interaksi yang berkesinambungan dari ketiga faktor tersebut. Dengan tujuan adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan, terhadap ketimpangan pendapatan di 5 Kabupaten/Kota di Bolaang Mongondow Raya. Data yang digunakan adalah data sekunder yang di peroleh dari Badan Pusat Statistika (BPS) dengan periode waktu 2016-2020. Metode analisis yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS). Perangkat lunak yang digunakan untuk menganalisis yaitu eviews  12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Variabel kemiskinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan  dan secara bersama-sama variabel pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan di 5 Kabupaten/Kota di Bolaang Mongondow Raya Kata Kunci : Ketimpangan Pendapatan, Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi; Analisis OLS