Een N. Walewangko
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN E – SAMSAT TERHADAP PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KANTOR SAMSAT MANADO Ivana Hilary Sanda; Een N. Walewangko; Irawaty Masloman
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 7 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak Kendaraan Bermotor adalah pajak atas kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor. Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan volume kendaraan bermotor disetiap daerahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan sebelum dan sesudah penerapan e-samsat pada Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Samsat Manado. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapat dari respon wajib pajak dalam kuesioner dan data sekunder yang didapatkan dari Kantor Samsat Manado. Pengujian Hipotesisnya dilakukan dengan Uji Beda Berpasangan (paired t-test). Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor sebelum dan sesudah penerapan e-samsat serta Efektif dalam hal tingkat pencapaian target Pajak Kendaraan Bermotor. Hasil respon dari kuesioner yang dibagikan yaitu sebagian besar wajib pajak mengakui bahwa penerapan e-samsat untuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor ini dapat dilakukan dengan lebih mudah karena tidak perlu antri, cepat, aman, hemat waktu dan tenaga.
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DANAU POSO DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN POSO Sesilia Angriani Katuwu; Een N. Walewangko; Irawaty Masloman
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang di tempuh pemerintah Kabupaten Poso dalam rangka mengembangkan potensi objek wisata agar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Jenis data yang digunakana dalam penelitian ini adalah data primer dengan pengumpulan data menggunakan kuisioner. Data diolah menggunakan metode analisis SWOT dan Regresi Probit Logit dengan bantuan program Microsoft Excel 2010 dan Eviews 9. Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi Pengembangan objek wisata danau Poso dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Poso berdasarkan hasil analisis SWOT, terletak pada posisi strategi melalui Integrasi Horizontal yang terdapat antara peluang eksternal dan kekuatan internal. Pada model Probit strategi pengembangan pariwisata (X) mempunyai pengaruh sebesar 25,77 % sedangkan sisanya sebesar 74,23 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model. Karena nilai prob F-statistic = 0.001379 < 0.05, maka dapat diartikan bahwa variabel strategi pengembangan pariwisata (X) dapat menjelaskan variabel terikat atau PAD (Y).
ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN Bima Christian; Een N. Walewangko; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan otonomi daerah tidak lepas dari kemampuan suatu daerah dalam bidang keuangan. Daerah otonom harus memiliki kewenangan dan kemampuan optimal untuk menggali sumber-sumber keuangan sendiri. Aspek keuangan merupakan salah satu dasar kriteria untuk dapat mengetahui secara nyata kemampuan daerah dalam mengurus rumah tangganya sendiri. Kemampuan daerah yaitu daerah mampu menggali sumber-sumber keuangan sendiri guna membiayai kebutuhan keuangannya tanpa bergantung kepada pemerintah pusat. Objek dalam penelitian ini adalah badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten Minahasa Selatan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kemampuan keuangan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah di kabupaten Minahasa Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kauntitatif yang selanjutnya dianalisis menggunakan beberapa rasio yaitu, rasio kemandirian, rasio derajat fiskal, rasio pertumbuhan dan rasio efektivitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemerintah kabupaten Minahasa Selatan tidak mampu mengelolah keuangan daerah yang menyebabkan masih kurangnya tingkat kemandirian pengelolaan keuangan daerah dengan katagori rendah sekali dikarenakan pemerintah kabupaten minahasa selatan masih berharap pada transfer dana perimbangan. Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan Daerah; Otonomi Daerah
Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal dan Dana Alokasi Umum Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan Tasya Abigail Makawaehe; Een N. Walewangko; Jacline I. Sumual
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

            Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan ekonomi disuatu daerah. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana aktivitas perekomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi suatu daerah dapat dikatakan berhasil apabila pendapatan nasional juga meningkat. Semakin tinggi tingkat pertumbuhan ekonomi suatu daerah maka semakin cepat proses pertambahan output wilayah sehingga perkembangan wilayah semakin baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal dan Dana Alokasi Umum terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan data Sekunder dengan pendekatan Kuantitatif dengan analisis data Regresi Linear Berganda dengan sumber data dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara parsial : 1). Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan. 2). Belanja Modal berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan. 3). Dana Alokasi Umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekononomi di Provinsi Sulawesi Selatan. 4). Secara simultan Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal dan Dana Alokasi Umum berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan. Kata Kunci :Pendapatan Asli Daerah ; Belanja Modal ; Dana Alokasi Umum ; Pertumbuhan Ekonomi
PENGARUH PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DESA MELALUI PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI DESA MAREDAREN KIAMA KECAMATAN MELONGUANE Mega Christy Bungkuran Mega; Een N. Walewangko; Irawaty Masloman
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alokasi dana desa adalah bagian keuangan desa yang diperoleh dari hasil bagi hasil pajak daerah dan bagian dari dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima oleh kabupaten/kota untuk desa yang dibagikan secara proporsional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah ada pengaruh partisipasi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur di desa maredaren kiama kecamatan melonguane. Untuk membuktikan Apakah ada pengaruh partisipasi masyarakat terhadap prmbangunan infrastruktur melalui pengelolaan alokasi dana desa di desa maredaren kiama kecamatan melonguane. Metode penelitian jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan sumber data dalam penelitian ini adalah data primer, tempat dilakukan penelitian ini di desa Maredaren Kiama Kecamatan Melonguane. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil pengujian hipotesis variabel partisipasi masyarakat dan variabel alokasi dana desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembangunan infrastruktur jalan. Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat; Alokasi Dana Desa; Pembangunan Infrastruktur; Pembangunan Ekonomi
Pengaruh Sektor Pariwisata Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Sulawesi Utara Vincent G. Citra; Een N. Walewangko; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi yang baik menunjukkan bahwa suatu daerah atau wilayah telah mampu mengembangkan semua sektor, baik manajerial maupun organisasi. Salah satu sektor yang dapat mendatangkan devisa besar bagi negara adalah sektor pariwisata. Pentingnya sektor pariwisata dalam perekonomian juga diakui oleh para akademisi, lembaga sosial dan pemerintah. Sulawesi Utara merupakan provinsi berkembang dengan potensi pariwisata yang cukup luas dan berdaya saing. Sebagai daerah dengan potensi wisata yang cukup besar, Sulawesi Utara memiliki beberapa tempat wisata yang menonjol di daerah tersebut, seperti wisata bahari di Taman Nasional Laut Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Lihaga, Likupang, Perairan Berbagai macam flora dan fauna. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh jumlah wisatawan, lama tinggal wisatawan dan tingkat hunian hotel terhadap perekonomian di Sulawesi Utara 2011-2021. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif, dalam artian data yang akan dideskripsikan ialah data yang berupa angka atau numerik atau statistik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dan Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian adalah Analisis Regresi Berganda hasil penelitian ini menujujan Pengaruh Jumlah Wisatawan, Rata-rata Lama Menginap Wisatawan Dan Tingkat Penghunian Kamar Hotel secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Sulawesi Utara 2011-2021. Kata Kunci: Jumlah Wisatawan; Lama Tinggal Wisatawan; Tingkat Hunian Hotel; Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Pengaruh Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dengan Kemandirian Daerah Sebagai Variabel Intervening (Studi pada Kota Manado Tahun 2007-2021) Aulia Nabillah Panigoro; Anderson G. Kumenaung; Een N. Walewangko
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 4 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kemandirian daerah sebagai variabl intervening. Penelitian ini menggunakan analisis jalur (Path Analysis) yang merupakan pengembangan dari analisis regresi berganda, dengan menggunakan metode Ordinary Least Squared (OLS) untuk mengetahui pengaruh variabel independen, variabel intervening terhadap variabel dependennya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pajak daerah dan retribusi daerah sama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan retribusi daerah tidak berpengaruh terhadap kemandirian daerah namun pajak daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian daerah, kemandirian daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemudian kemandirian daerah tidak dapat memediasi pajak daerah dan retribusi daerah dengan pertumbuhan ekonomi.  Kata kunci : Pajak Daerah; Retribusi Daerah; Pertumbuhan Ekonomi; Kemandirian Daerah.
ANALISIS DAMPAK MINIMARKET (INDOMARET) TERHADAP WARUNG TRADISIONAL DI KECAMATAN JAILOLO KABUPATEN HALMAHERA BARAT Falentino Junior Timbuleng; Een N. Walewangko; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 5 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar merupakan tempat berlangsungnya transaksi barang antara pembeli dan penjual. Pasar terdiri dari dua yaitu pasar tradisional dan pasar modern. Pasar tradisional atau pedagang kelontong kian semakin terjepit akibat kehadiran usaha ritel pasar modern. Pasar modern merupakan tempat dimana konsumen dapat membeli barangbarang yang diinginkan tapi di tempat ini tidak dapat lagi melakukan tawar-menawar seperti pasar tradisional karena harganya sudah terpatok. Salah satu contoh dari pasar modern ini adalah minimarket seperti alfamart, alfamidi, indomart dan lain sebagainya. Dalam 1 tahun terakhir, di Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat telah berkembang cukup pesat bisnis konsep warabala yaitu Indomaret. Ketika Perizinan Grey, Indomaret di Kecamatan Jailolo masih menjadi polemik. Usaha Kecil dan Usaha Menengah menolak masuknya Indomaret di karenakan mempengaruhi pendapatan dan jumlah pembeli di warung tradisional. Penelitian ini mengenai dampak minimarket (Indomaret) terhadap pendapatan warung tradisional di kecamatan Jailolo kabupaten Halmahera Barat dengan menggunakan data hasil observasi penelitian yang berupa kuisioner dan wawancara dengan responden kemudian data tersebut peneliti melakukan uji beda menggunakan aplikasi pengolah data SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya H0 ditolak dan Ha diterima, dapat diambil kesimpulan bahwa hasil uji dengan metode Sample Paired T-Test menunjukkan variabel tingkat pendapatan dan jumlah pembeli mengalami perubahan yang signifikan setelah munculnya minimarket (Indomaret). Kata kunci: Pendapatan; Jumlah Pembeli; Daya Saing, Pasar Tradisional
Pengaruh Dana Alokasi Umum Dan Dana alokasi khusus Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun 2010-2021 Jeisika Lulage; Een N. Walewangko; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus merupakan anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat ke daerah untuk membiayai berbagai kebutuhan pemerintahan maupun pembangunan di daerah. Manfaat kedua dana ini sangat besar bagi pembiayaan kebutuhan daerah. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh dana alokasi umum dan dana alokasi khusus terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Talaud. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder time series dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Talaud dengan rentang waktu selama 12 tahun dari tahun 2010-2021 dengan metode analisis regresi linier berganda yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perubahan satu variabel terhadap variabel lainnya. Setelah melakukan uji analisis maka dapat diketahui hasil penelitian menunjukkan bahwa dana alokasi umum  secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan dana alokasi khusus juga demikian tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Talaud. Dan secara serempak atau simultan dana alokasi umu dan dana alokasi khusus tidak memliki pengaruh.  Kata Kunci: Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Pertumbuhan Ekonomi, Anggaran
Pengaruh Jumlah Unit UMKM dan Tenaga Kerja UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu Bradford C. Zainal; Een N. Walewangko; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laju pertumbuhan ekonomi merupakan suatu indikator ekonomi makro yang menggambarkan seberapa jauh keberhasilan pembangunan suatu daerah dalam periode waktu tertentu. Indikator ini dapat pula dipakai untuk menentukan arah kebijakaan pembangunan yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah unit UMKM dan jumlah tenaga kerja UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi (PDRB) Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif menggunakan analisis data panel, jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Utara.. Data penelitian ini terdiri dari variabel dependen, yaitu PDRB Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu dan variabel independen, yaitu jumlah unit UMKM dan tenaga kerja UMKM selama periode 2016-2019.  Hasil menunjukkan bahwa variabel jumlah unit UMKM dan tenaga kerja UMKM secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap PDRB Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu. Variabel jumlah unit UMKM secara parsial (individu) memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu. Variabel jumlah tenaga kerja UMKM secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB Kota Manado, Tomohon, Bitung, dan Kotamobagu. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, PDRB, UMKM, Tenaga Kerja