Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Kode Etik Jurnalistik Terhadap Kinerja Wartawan LKBN Antara Solagracia Eirene Majesty Lengkey; Julius Randang; Leviane Jackelin Hera Lotulung
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.532

Abstract

Pada dasarnya semua profesi memiliki aturan yang disebut kode etik profesi. Demikian pula dengan profesi wartawan. Dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip etika jurnalistik, wartawan dapat membangun reputasi yang baik dipandang sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya dan dapat meningkatkan kredibilitas wartawan .Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Penerapan Kode Etik Jurnalistik berpengaruh terhadap Kinerja Wartawan LKBN Antara. Penelitian ini mengacu pada teori Gatekeeper. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu wartawan LKBN Antara berjumlah 649 (per 23 Januari 2023) dengan jumlah sampel sebanyak 87 responden, teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik stratified random sampling. Berdasarkan hasil penelitian uji hipotesis (t) didapatkan nilai thitung = 24,070 > nilai ttabel = 1,988. Maka ditarik kesimpulan terdapat pengaruh positif dan signifikan Penerapan Kode Etik Jurnalistik terhadap Kinerja Wartawan LKBN Antara. Diperoleh nilai koefisien determinasi atau R2 sebesar 0,853 artinya terdapat pengaruh sebesar 85,3% pada Penerapan Kode Etik Jurnalistik (X) terhadap Kinerja Wartawan (Y) LKBN Antara sisanya 14,7% dipengaruhi oleh variabel lain.
Motivasi Kerja Pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Ignatius Mathias Tampilang; Michael Mamentu; Leviane Jackelin Hera Lotulung
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i6.7803

Abstract

Cara kerja pasca pandemi mengharuskan adanya reformasi birokrasi yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional, melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) seperti presensi SIMPEGNAS, E-Kinerja, dan pelaporan pelanggaran disiplin melalui Integrated Dicipline (IDis) diharapkan dapat memaksimalkan sasaran kinerja serta menciptakan output yang akuntabel dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan pegawai akan berprestasi, kekuasaan, dan afiliasi (McClelland, 1961) berperan penting dalam membentuk motivasi kerja. Pemenuhan kebutuhan berprestasi terlihat melalui pemberian reward, tambahan penghasilan, serta kesempatan pengembangan kompetensi. Kebutuhan akan kekuasaan diwujudkan melalui tanggung jawab dan kewenangan dalam pekerjaan, sementara kebutuhan afiliasi tercermin dari kerja sama tim dan dukungan sosial, termasuk dengan keluarga, meskipun terdapat kendala geografis di wilayah kepulauan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi kerja pegawai sudah terbentuk, tetapi belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, distribusi tugas yang tidak merata, dan hambatan geografis. Dukungan pimpinan melalui pengelolaan reward, kewenangan, dan hubungan kerja yang baik dapat meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai.