Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI KOTA TOMOHON Citta Nadya Celine Wurara; Stefanus Sampe; Donald K. Monintja; Michael Mamentu; Fanley N. Pangemanan; Steeva G. Rondonuwu
Journal Publicuho Vol. 7 No. 2 (2024): May - July - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v7i2.436

Abstract

This research aims to analyze and determine the effectiveness of implementing the Regional Government Information System (SIPD) in development planning in Tomohon City. This research adopted a qualitative descriptive research method and was conducted at the Bappelitbangda office in Tomohon City, North Sulawesi. The data used in this research comes from primary and secondary data. The data analysis technique used interactive data analysis. The research results show the effectiveness of the Regional Government Information System (SIPD) application in development planning in Tomohon City, this application is considered innovative and able to increase the efficiency of planning preparation because it is electronic-based and integrated with the centre and regions. However, there are several obstacles that need to be taken into account, such as effectiveness indicators not yet being met due to frequently changing legal bases, lack of regular outreach and training for human resources, and limited infrastructure. Although this application is very helpful compared to manual methods, it still requires better adjustments and support in order to achieve optimal effectiveness according to Duncan's theory in Steers (2012).
Pengaruh Disiplin dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai di Lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Manado Adrian Yudea Immanuel; Michael Mamentu; Jericho Danga Pombengi
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Manado. Latar belakang penelitian didasari oleh fenomena pelanggaran disiplin yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kota Manado, di mana tercatat 49 kasus pelanggaran ASN/PPPK pada tahun 2025, dengan 55,1% pelanggaran sedang dan 44,9% pelanggaran berat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh ASN di BKPSDM Kota Manado yang berjumlah 61 orang, sehingga digunakan teknik sampel jenuh (sensus). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (p-value 0,000; f²=0,825 kategori besar), motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan (p-value 0,000; f²=0,312 kategori sedang), serta secara simultan keduanya memberikan kontribusi sebesar 88,5% (R²=0,885) terhadap kinerja pegawai. Indikator disiplin yang dominan adalah kehadiran dan penjatuhan sanksi, sedangkan indikator motivasi yang signifikan mencakup kebutuhan fisiologis, rasa aman, sosial, dan penghargaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pengawasan disiplin dan peningkatan program motivasi berbasis apresiasi serta pengembangan karier yang transparan untuk mengoptimalkan kinerja ASN secara berkelanjutan.
Motivasi Kerja Pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Ignatius Mathias Tampilang; Michael Mamentu; Leviane Jackelin Hera Lotulung
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i6.7803

Abstract

Cara kerja pasca pandemi mengharuskan adanya reformasi birokrasi yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional, melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) seperti presensi SIMPEGNAS, E-Kinerja, dan pelaporan pelanggaran disiplin melalui Integrated Dicipline (IDis) diharapkan dapat memaksimalkan sasaran kinerja serta menciptakan output yang akuntabel dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan pegawai akan berprestasi, kekuasaan, dan afiliasi (McClelland, 1961) berperan penting dalam membentuk motivasi kerja. Pemenuhan kebutuhan berprestasi terlihat melalui pemberian reward, tambahan penghasilan, serta kesempatan pengembangan kompetensi. Kebutuhan akan kekuasaan diwujudkan melalui tanggung jawab dan kewenangan dalam pekerjaan, sementara kebutuhan afiliasi tercermin dari kerja sama tim dan dukungan sosial, termasuk dengan keluarga, meskipun terdapat kendala geografis di wilayah kepulauan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi kerja pegawai sudah terbentuk, tetapi belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, distribusi tugas yang tidak merata, dan hambatan geografis. Dukungan pimpinan melalui pengelolaan reward, kewenangan, dan hubungan kerja yang baik dapat meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai.
IMPLEMENTASI PKPU NOMOR 12 TAHUN 2024 DALAM PEMENUHAN HAK AKSESIBILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI KECAMATAN TIKALA KOTA MANADO PADA PILKADA 2024 Steven Kowaas; Daud M Liando; Michael Mamentu
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 7 (2026): 2026 Juli
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i7.1100

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi PKPU Nomor 12 Tahun 2024 dalam pemenuhan hak aksesibilitas bagi penyandang disabilitas pada pelaksanaan Pilkada 2024 di Kecamatan Tikala, Kota Manado. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya prinsip demokrasi inklusif yang menjamin hak politik seluruh warga negara tanpa diskriminasi, termasuk penyandang disabilitas Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori implementasi kebijakan dari George C. Edwards III sebagai kerangka teoritis utama yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap penyelenggara pemilu serta pemilih penyandang disabilitas di Kecamatan Tikala. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai implementasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 12 Tahun 2024 dalam pemenuhan hak aksesibilitas bagi penyandang disabilitas pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Kecamatan Tikala, Kota Manado, dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan tersebut belum berjalan secara optimal dan belum sepenuhnya memenuhi prinsip demokrasi yang inklusif. Meskipun regulasi dan pedoman teknis mengenai aksesibilitas telah tersedia secara jelas, pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi berbagai hambatan yang menyebabkan belum terpenuhinya standar aksesibilitas sebagaimana diatur dalam peraturan. Kata Kunci : Implementasi, PKPU, Disabilitas, Pemilu