Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Literasi Ekonomi Syariah Melalui Kegiatan Festival Ramadan di Kampus STEBIS Bina Mandiri Bogor Muhammad Salman Al Farisi; Sugeng Riyanto; Ermi Herawati; Usman Usman; Wildan Syaeful
Jurnal Peradaban Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Peradaban Masyarakat (JPM)
Publisher : LPPM STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jpm.v3i3.273

Abstract

Literasi ekonomi syariah merupakan pemahaman dan pengetahuan yang dimiliki seseorang tentang prinsip-prinsip ekonomi syariah. Literasi ekonomi syariah mencakup pemahaman tentang sistem ekonomi Islam, prinsip-prinsip keuangan syariah, produk-produk keuangan syariah, serta hukum-hukum yang mengatur transaksi keuangan dalam Islam. Saat ini masalah literasi ekonomi syariah merupakan masalah yang mendesak sehingga mengakibatkan kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang prinsip-prinsip ekonomi syariah di kalangan masyarakat umum, termasuk di kalangan para mahasiswa perguruan tinggi Islam. Salah satu solusi yang dapat dikedepankan adalah dengan menciptakan individu-individu yang memahami dan dapat menyampaikan ekonomi syariah di kalangan masyarakat. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari acara festival ramadhan yang diselenggarakan oleh STEBIS Bina Mandiri untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, pengalaman, literasi ekonomi syariah di Lingkungan STEBIS Bina Mandiri. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan ini adalah dengan mengadakan sosialisasi bagi mahasiswa dalam meningkatkan literasi ekonomi syariah di Lingkungan STEBIS Bina Mandiri. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan literasi ekonomi syariah di Lingkungan STEBIS Bina Mandiri. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mahasiswa dan civitas akademika di Lingkungan STEBIS Bina Mandiri dapat mempelajari dan meningkatkan pemahaman ekonomi syariah guna mewujudkan individu yang taat syariah.
Transformation Of Lecturer Professional Development Through Digital Technology Integration In The Society 5.0 Era Usman Usman
Pasundan Social Science Development Vol. 6 No. 2 (2026): Pasundan Social Science Development (PASCIDEV)
Publisher : Doctoral Program of Social Science Pasundan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/pascidev.v6i2.356

Abstract

The digital technological shift in the Society 5.0 era demands that lecturers transform from conventional teachers to adaptive facilitators, innovators, and mentors. The reality on the ground demonstrates structural barriers in the form of low digital literacy, limited regular training, and minimal institutional support, creating a gap between contemporary ideals and actual lecture implementation. This research aims to explore tactical formulations for boosting lecturers' digital competency to anticipate changes in higher education. This research uses a qualitative-descriptive approach based on theories of digital pedagogy, lifelong learning, and technology-based professional development. Using purposive sampling, lecturers and campus management were identified as key informants. Data was collected comprehensively through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and SaldaƱa. The authenticity of the findings was ensured through data validity testing through source and technique triangulation. Research findings prove that increasing lecturer professionalism is realized through intensive technology training, strengthening virtual academic communities, stimulating internal motivation, and optimizing digital infrastructure.. More than just technical improvements, this transformation demands a reform of mindsets, a reconstruction of academic culture, and the mental readiness of educators to create an interactive, flexible, and student-centered learning atmosphere. Improving the quality of the higher education ecosystem in the modern era depends heavily on the synergy of educator mental readiness and technological facilitation. Consequently, higher education management is recommended to design lecturer development programs that are sustainable, humanistic, collaborative, and responsive to the dynamics of pedagogical technology.
PERAN PENGAWAS DALAM MELAKSANAKAN SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MEMBINA PROFESIONALITAS PENDIDIK DI SMK BINA MANDIRI MULTIMEDIA Usman Usman
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.409

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis secara komprehensif peran pengawas dalam pelaksanaan supervisi akademik dan supervisi manajerial guna meningkatkan profesionalitas pendidik di SMK Bina Mandiri Multimedia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: Peran pengawas dalam supervisi akademik, pengawas dalam supervisi manajerial, dan Implikasi kedua bentuk supervisi tersebut terhadap peningkatan kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif kualitatif dengan partisipan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru SMK Bina Mandiri Multimedia. Waktu penelitian dilakukan mulai bulan september 2025 hingga Februari 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam supervisi akademik pengawas berperan sebagai mitra profesional, inovator, konsultan, dan motivator melalui pendekatan dialogis, kolaboratif, serta reflektif yang mendorong integrasi teknologi dan pembelajaran berbasis proyek. Dalam supervisi manajerial, pengawas berperan sebagai kolaborator, negosiator, asesor, dan evaluator yang memastikan keterpenuhan standar nasional pendidikan serta penguatan manajemen berbasis mutu. Praktik supervisi telah bergerak dari pendekatan administratif menuju pembinaan profesional yang lebih transformatif. Efektivitas supervisi sangat ditentukan oleh kualitas relasi profesional, keberlanjutan tindak lanjut, dan integrasi supervisi akademik serta manajerial. Kebaruan penelitian ini sekolah perlu mengembangkan supervisi berbasis data, memposisikan supervisi akademik sebagai proses pembinaan profesional yang reflektif dan dialogis dan mengintegrasikan sistem supervisi digital untuk meningkatkan mutu pembelajaran vokasi secara berkelanjutan.