Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

POTENSI KARBON PADA BEBERAPA TIPE VEGETASI DI HUTAN TANAMAN INDUSTRI ( Potential of Carbon for Some Type Of Vegetation in The forest plantation Ambar Tri Ratnaningsih; Enno Suwarno; Enny Insusanty
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2014): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v11i2.1248

Abstract

ABSTRAK. Tujuan penelitian ini adalah mengukur potensi karbon yang terdapat pada beberapa tipe vegetasi di hutan tanaman industri. Hasil penelitian menujukkanhutan tanaman Industri memiliki tiga tipe vegetasi yaitu vegetasi Eucalyptu pellita,semak belukar dan kawasan lindung. Ekosistem kawasan lindung yang didominasi olehhutan alam memiliki potensi karbon sebesar 76,651 ton/ha, ekosistem semak belukar0.973 ton/ha dan hutan tanaman Ecalyptus pellita memiliki potensi karbon bervarasi yang ditentukan oleh umur pohon. Pada kelas umur 5 tahun potensi karbon yangtersimpan adalah 70.930 ton/ha, 4 tahun sebesar 33.706 ton/ha, 3 tahun 43,225ton/hadan umur 2 tahun 45.031 ton/ha. Komponen penyusun ekosistem di hutan tanamanterdiri atas pohon, serasah dan tumbuhan bawah. Pohon merupakan penyimpan karbon terdiri atas pohon, serasah dan tumbuhan bawah. Pohon merupakan penyimpan karbon terbesar yaitu 95% dari jumlah karbon di hutan, serasah menyimpan karbon 4% dantumbuhan bawah sebesar 1%.
STRATEGI PENGELOLAAN TAMAN HUTAN RAYA SULTAN SYARIF HASYIM PEKANBARU Enny Insusanty; Azwin Azwin
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2014): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v11i2.1249

Abstract

Abstrak 1 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui karakteristikpermasalahan di Tahura Sultan Syarif Hasyim (2) Merumuskan alternatif strategi pengelolaan Tahura Sultan Syarif Hasyim. (3) Menentukan strategi prioritas yangdapat direkomendasikan untuk dapat diterapkan dalam pengelolaan Tahura SultanSyarif Hasyim. Penelitian ini dilakukan di Taman Hutan Raya Sultan Syarief Hasyim dengan metode survey dan pengambilan data purposive sampling . Analisis AHPterhadap pakar menunjukkan strategi yang paling utama adalah pengelolaan agroforestry dan ekowisata. Berdasarkan analisis SWOT, terdapat strategioperasional yang harus dilakukan oleh pemerintah (1) membuat regulasi yangmengatur tentang pengelolaan kawasan konservasi secara khusus (2) Pengembangan mengatur tentang pengelolaan kawasan konservasi secara khusus (2) Pengembangan ekowisata dan agroforestry berbasis masyarakat (3) Mengoptimalkan dukunganmasyarakat dan pemerintah dalam pengelolaan Tahura SSH
PENDUGAAN KARBON HUTAN LARANGAN ADAT RUMBIO KABUPATEN KAMPAR ENNY INSUSANTY; AMBAR TRI RATNANINGSIH
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 12 No. 1 (2014): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v12i1.1376

Abstract

-
Optimalisasi Penggunaan Lahan Saat Kelapa Sawit Replanting Latifa Siswati; Rini Nizar; Enny Insusanty
Unri Conference Series: Agriculture and Food Security Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pembangunan Pertanian dan Pedesaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.596 KB) | DOI: 10.31258/unricsagr.1a13

Abstract

Pemanfaatan lahan dapat di optimalkan dengan melakukan pertanian terpadu untuk memperoleh pendapatan keluarga di saat kelapa sawit replanting. Tujuan penelitian ini untuk menemukan Optimalisasi pemanfaatan lahan dengan Pertanian terpadu sebagai sumber pendapatan petani saat kelapa sawit replanting, usahatani mana yang memberikan pendapatan tertinggi bagi petani. Metode penelitian menggunakan metode survey, pengambilan sampel secara purposive sampling yang dijadikan sampel adalah petani yang melakukan usaha pertanian terpadu saat kelapa sawit replanting. data primer diperoleh dari petani langsung, data sekunder diperoleh dari dinas instansi terkait. Yang menjadi responden sebanyak 50 petani. Dari hasil penelitian diperoleh pendapatan dari pertanian terpadu Optimalisasi pemanfaatan lahan saat kelapa sawit replanting memperoleh Pendapatan pertanian terpadu tertinggi adalah kelapa sawit dan ternak sapi sebesar Rp 7.827.000/bulan, kelapa sawit dengan tanaman hortikultura pendapatan sebesar Rp 6.107.000/bulan ,kelapa sawit dan ternak ayam kampung Rp 5.827.000/bulan sedangkan ternak sapi saja pendapatan Rp 3.862.000/bulan.
Ibm Manajemen Usaha, Keuangan Dan Pemasaran Kerajinan Tangan Dari Limbah Di Panti Asuhan Hikmah Pekanbaru Enny Insusanty; Emy Sadjati; Ambar Tri Ratnaningsih
COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): COMSEP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.657 KB) | DOI: 10.54951/comsep.v2i3.132

Abstract

Program ini dilaksanakan kepada anak panti asuhan Hikmah Pekabaru yang berada di Kecamatan Rumbai Pesisir. Kelompok ini telah mencoba untuk melakukan pemanfaatan limbah plastik untuk dijadikan bahan daur ulang limbah menjadi produk-produk kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis. Namun demikian pengetahuan yang dimiliki mengenai manajemen keuangan dan pemasaran masih belum optimal seperti terdapat kendala pada pemasaran, jenis dan desain produk belum bervariasi. Terkait permasalahan mitra dibutuhkan solusi adalah : (a) Peningkatan kemampuan manajemen dan pemasaran dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan manajemen usaha dan keuangan (b) Peningkatan pengetahuan mengenai desain dan pemasaran serta peluang pasar produk kerajinan tangan. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini ditunjukkan telah meningkatnya pengetahuan mitra manajemen usaha keuangan dan pemasaran sebesar 20,5 %. Mitra telah lebih memahami manajemen usaha keuangan dan pemasaran produk dari limbah. Kendala dalam pemanfaatan limbah adalah sumber bahan baku yang terbatas dan pemasaran yang belum maksimal sehingga berpengaruh kepada kesinambungan usaha.
Aplikasi Agroforestri di Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru Enny Insusanty, Ambar Tri Ratnaningsih, Ervayenri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.499 KB)

Abstract

Hasil pengamatan dilapang menunjukkan pada umumnya masyarakat di Kelurahan Agrowisata melakukan kegiatan pertanian dalam arti luas, ada hortikultura, perkebunan, perikanan, peternakan maupun pengolahan hasil pertanian. Oleh karena itu konsep yang akan digunakan untuk kegiatan pengabdian ini adalah agrowisata dengan aplikasikan agroforestri sebagai sistem pemanfaatan lahan baik di pekarangan ataupun di kebun masyakat. Tujuan umum dari kegiatan pengabdian ini adalah menjadikan mitra yaitu kelompok tani di Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Pekanbaru memiliki pengetahuan dan mengaplikasikan agroforestri di pekarangan dan di lahan yang dimiliki petani sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan peningkatan pendapatan. Solusi yang ditawarkan untuk mencapai tujuan adalah: (1) Sosialisasi dan penyuluhanpengembangan agroforestri; (2) aplikasi agroforestri di lahan dan pekarangan mitra. Kegiatan Iptek bagi Masyarakat kepada Kelompok Tani Kelurahan Agrowisata Kota Pekanbaru telah dilaksanakan dengan baik dan berhasil. Hal ini ditunjukkan telah meningkatnya pengetahuan mitra tentang pengembangan agroforestry di pekarangan dan lahan dengan menaman berbagai jenis pohon penghasil buah dan kayu sebesar 14,02 %. Tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman dilakukan dengan cara menghitung persen tumbuh tanaman adalah 85,2%. Mitra telah melakukan budidaya tanaman dengan menanam tanaman di sekitar pekarangan yang dikombinasikan dengan tanaman pertanian dengan kegiatan pemeliharaannya berupa penyiraman, pemupukan dan pengendalian hama dan penyakitnya.
KONTRIBUSI AGROFORESTRI DALAM MITIGASI GAS RUMAH KACA MELALUI PENYERAPAN KARBON Contribution Of Agroforestry Mitigation Greenhouse Gases Through The Carbon Sequestration Enny Insusanty; M. Ikhwan; Emy Sadjati
Jurnal Hutan Tropis Vol 5, No 3 (2017): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 5 NOMER 3 EDISI NOVEMBER 2017
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.656 KB) | DOI: 10.20527/jht.v5i3.4784

Abstract

Agroforestri memiliki kemampuan dalam mitigasi iklim melalui dalam penyerapan karbon. Dengan kondisi  tegakan agroforestry  menyerupai hutan skunder sehingga memiliki kemampuan dalam menyerap karbon yang cukup besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karbon yang dapat diserap pada setiap model agroforestri yang ada di Kecamatan XIII Koto Kampar. Model agroforestri Karet-GaharuDurian memiliki biomassa adalah 135,35 ton/ha dan potensi karbon 62,26 C ton/ha sedangkan Model KaretDurian memiliki biomassa 82,14 ton/ha dan  karbon   37,78 ton/ha. Biomassa model Karet-Gaharu  adalah 93,70 ton/ha dengan potensi karbon 43,10 ton/haKata Kunci : model agroforestri; biomassa; karbon Agroforestry has the ability to mitigate climate through in carbon sequestration. With the condition of agroforestry stands resembling a secondary forest that has the ability to absorb considerable carbon. The purpose of this research is to know the carbon that can be absorbed in every model of agroforestry in District XIII Koto Kampar. The agroforestry model of Rubber-Gaharu-Durian has biomass is 135.35 ton / ha and carbon potential is 62.26 C t / ha while the Durian-Rubber Model has 82.14 ton / ha biomass and 37.78 ton / ha of carbon. Rubber-Gaharu model biomass is 93,70 ton / ha with carbon potential 43,10 ton / h
Potensi dan Jenis Hasil Hutan Bukan Kayu di Desa Merangin Kawasan Cagar Alam Bukit Bungkuk Riau Eni Suhesti; Risky Rahmad Hidayat; Enny Insusanty
Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.553 KB) | DOI: 10.31849/jurkim.v2i2.9732

Abstract

Abstact Non-timber forest products (NTFPs) are considered increasingly important after the productivity of wood from natural forests has decreased. One of the forest areas that has NTFPs that are important to know for its species and potential is the Bukit Bungkuk Nature Reserve, Riau Province. The existence of such data will greatly assist the area manager in managing the forest according to its objectives and functions. The purpose of this study was to identify and inventory the types of NTFPs found in Merangin Village, Bukit Bungkuk Nature Reserve, this study used the roaming method with systematic sampling with purposive start for flora, while fauna data collection used data and information about fauna potential from local residents. and make direct observations in the research path as well as when moving between lanes. The types of NTFPs found consisted of 14 species groups, namely: resin group 1 plant species, essential oil group 2 types, fatty oil group 1 species, starch group (carbohydrates) 1 species, group Fruits as many as 15 types, tannin group as many as 12 types, coloring group of 1 type, sap group of 3 types, group of medicinal plants as many as 14 type, group of ornamental plants as many as 4 types, group of rattan as many as 6 species plants, groups of bamboo as many as 2 types of plants, other groups as many as 3 types of plants, groups of game animals and animal products as many as 3 types. Keywords: Bukit Humpback Nature Reserve, fauna, flora, NTFPs. Abstrak Saat ini hasil hutan bukan kayu (HHBK) dianggap semakin penting setelah produktivitas kayu dari hutan alam semakin menurun. Salah satu Kawasan hutan yang memiliki HHBK yang penting untuk diketahui jenis dan potensinya adalah Cagar Alam Bukit Bungkuk Provinsi Riau. Keberadaan data tersebut akan sangat membantu pihak pengelola Kawasan dalam pengelolaan hutan sesuai tujuan dan fungsinya. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menginventarisasi jenis HHBK yang terdapat di Desa Merangin Kawasan Cagar Alam Bukit Bungkuk, penelitian ini menggunakan metode jelajah dengan sistematik sampling with purposif start untuk flora, sedangkan pengambilan data fauna menggunakan data dan informasi tentang potensi fauna dari penduduk sekitar dan melakukan pengamatan secara langsung didalam jalur penelitian maupun saat perpindahan antar jalur. Jenis HHBK yang ditemukan di kawaan Desa Marangin Cagar Alam Bukit Bungku tediri dari 14 kelompok jenis yaitu: kelompok resin 1 jenis tumbuhan, kelompok minyak atsiri sebanyak 2 jenis tumbuhan, kelompok minyak lemak 1 jenis tumbuhan, kelompok pati (karbohidrat) 1 jenis tumbuhan, kelompok Buah-buahan sebanyak 15 jenis tumbuhan, kelompok tanin sebanyak 12 jenis tumbuhan, kelompok bahan pewarna 1 jenis tumbuhan, kelompok getah sebanyak 3 jenis tumbuhan, kelompok tumbuhan obat sebanyak 14 jenis tumbuhan, kelompok tanaman hias sebanyak 4 jenis tumbuhan, kelompok rotan sebanyak 6 jenis tumbuhan, kelompok bambu sebanyak 2 jenis tumbuhan, kelompok lainnya sebanyak 3 jenis tumbuhan, Kelompok hewan buruan dan hasil hewan sebanyak 3 jenis. Kata kunci: Cagar Alam Bukit Bungkuk, fauna, flora, HHBK.
Pembentukan Bank Sampah Dan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair Latifa Siswati; Enny Insusanty; Neng Susi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i6.11263

Abstract

People tend to throw garbage even though garbage has a fairly high economic value. Utilization of waste by separating organic and anorganic waste. Anorganic waste in the form of plastic, bottles, paper and others, can be stored in the form of money through a waste bank. Meanwhile, organic waste can be processed into compost. The community in Keranji Guguh Village did not yet have a Waste Bank. Waste Bank was established by means of each house sorting organic and anorganic waste, utilizing household domestic waste, by making Liquid Organic Fertilizer. The targets in this activity are housewives and the people of Kampung Keranji Guguh. The methods used are awareness, counseling, demonstration, and evaluation. There has been an increase in understanding of processing organic waste into Liquid Organic Fertilizer by 80% to 100%, with an average increase of 98%. The results of making Liquid Organic Fertilizer can be used for plant fertilizers, thereby reducing spending on buying fertilizer.
Penyuluhan Konservasi Mangrove dan Peningkatan Motivasi Bagi Pokdarwis di Kampung Rawa Mekar Jaya Enny Insusanty; Emy Sadjati; Ika Lestari
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v4i2.16259

Abstract

Di kawasan Kampung Rawa Mekar Jaya, selain tekanan terhadap kelestarian hutan, juga terdapat potensi ekowisata yang telah dikembangkan sejak tahun 2016 dan menjadi tujuan wisata yang populer. Namun, karena pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia, sektor wisata di kawasan tersebut terpaksa terbengkalai. Agar pengembangan ekowisata dapat dilanjutkan setelah pandemi berakhir, berbagai upaya perlu dilakukan, salah satunya adalah penguatan kelembagaan bagi pengelola wisata dan masyarakat sekitar. peningkatan pengetahuan dan pemahaman mitra dalam konservasi untuk menjaga kelestarian hutan mangrove melalui sebesar 9,3 %. peningkatan motivasi dari pengelola pokdarwis untuk ekowisata pada aspek perencaanan dan manajemen kegiatan ekowisata Kampung Rawa Mekar Jaya.