Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Pondok Pesantren Tahang, Tahang
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i2.275

Abstract

This article aims to reveal how the planning, procurement, arrangement and use of facilities and infrastructure improve the quality of education at the Bustanul Ulum Islamic Boarding School, Tanjung Jabung Timur. The research method used is descriptive qualitative with the data source coming from the Cottage Caregivers plus other informants who are related to the problem being raised. Data collection was carried out by observation, interviews and documentation. The research results show that the implementation of educational facilities and infrastructure management in improving the quality of education begins with planning that analyzes the needs for facilities and infrastructure. Next, at the procurement stage, the financing scheme uses budgets originating from the BOS and committees. All stages in the implementation of facilities and infrastructure management have been carried out using clear procedures. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana perencanaan, pengadaan, pengaturan dan penggunaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Tanjung Jabung Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data berasal dari Pengasuh Pondok ditambah informan lainnya yang ada kaitannya dengan permasalahan yang diajukan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen sarana dan prasarana pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan diawali dengan perencanaan yang menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana. Seterusnya, pada tahap pengadaan, skema pembiayaannya menggunakan anggaran yang berasal dari BOS dan komite. Keseluruhan tahapan dalam implementasi manajemen sarana dan prasarana ini sudah dilakukan dengan prosedur yang jelas.
KESADARAN HUKUM PELAKU UMKM KUE KERING DI SAMARINDA TERHADAP PENDAFTARAN HAK MEREK DAGANG Tahang, Tahang; Haryani, Yanti
Ghaly: Journal of Islamic Economic Law Vol 4 No 1 (2026): Ghaly: Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Islamic Economic Law Study Program, Faculty of Sharia Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Islamic State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/ghaly.v4i1.10072

Abstract

Merek merupakan salah satu bentuk perlindungan hukum terhadap produk yang dimiliki oleh pelaku usaha. Namun demikian, perlindungan hukum tersebut tidak akan berjalan efektif tanpa adanya kesadaran hukum dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) itu sendiri. Meskipun telah terdapat peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai merek, tidak semua pelaku UMKM kue kering di Samarinda mengetahui maupun memahami ketentuan hukum tentang pendaftaran merek dagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan pelaku UMKM kue kering di Samarinda tidak mendaftarkan merek dagangnya, faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam proses pendaftaran hak merek, serta tingkat kesadaran hukum pelaku UMKM dalam mendaftarkan merek dagang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi di Sentra Hak Kekayaan Intelektual Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Timur serta kepada enam pelaku UMKM kue kering yang berlokasi di Jalan A.M. Sangaji, Jalan KH. Agus Salim, dan Jalan Jakarta, Samarinda. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara mengelompokkan dan menyeleksi data, menyajikannya dalam bentuk uraian naratif, serta menarik kesimpulan berdasarkan hasil analisis tersebut.