Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Budaya Politik Pemuda Batak di Jl. Taud Siderojo Kab. Deli Serdang (Studi terhadap Partisipasi Politik pada PILPRES 2024) Jekson Saragih; Gadis Prasiska Sembiring; Ivana Theo Philia; Laras Sati Sintania; Nazlah Aulia; Reylan Silverius Sinaga; Salwa Andini; Prayetno Prayetno
Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): Juli: Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/amandemen.v1i3.273

Abstract

In Indonesia, ethnic and cultural diversity provides its own color in the dynamics of political participation, including the Batak tribe which has unique cultural and social characteristics. Jl. Taud Siderojo in Deli Serdang Regency is one of the areas inhabited by the Batak community. The Batak people are famous for their spirit of togetherness (dalihan na tolu), courage and openness in expressing opinions. These cultural values ​​are very influential in various aspects of life, including politics. Batak youth in this region are not only the successors of tradition and culture, but also important actors in local and national political processes.
Analisis Peran BUMDes sebagai Ruang Kewarganegaraan Aktif melalui Studi Kasus Program Pengelolaan Sampah di Desa Marindal I Marly Meani Silalahi; Nazlah Aulia; Esra Natasya Br Sitepu; Johan Pardamean Simanjuntak; Halking Halking
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i1.9353

Abstract

This study aims to analyze the role of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in creating spaces for active citizenship through the implementation of a Waste Management Program in Marindal I Village. The background of this research is based on the growing waste management challenges in peri-urban areas, which require active community involvement and the strategic role of village institutions. This study employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through field observations, in-depth interviews, and documentation involving BUMDes managers, village officials, and community members as key program stakeholders. The findings indicate that BUMDes plays a significant role as a facilitator and mobilizer of community participation by encouraging residents to engage in waste collection, sorting, and processing activities with economic value. The implementation of the program not only enhances environmental awareness and responsibility but also strengthens social cooperation, collective accountability, and the practice of active citizenship at the village level. Furthermore, BUMDes-based waste management contributes to increased village revenue through the utilization and sale of recycled materials.
Perlindungan Hak Aman dan Nyaman Warga Negara Atas Layanan Penggunaan Transportasi Online Di Kota Medan Nazlah Aulia; Jamaludin
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10938

Abstract

Penelitian ini mengkaji perlindungan hak warga negara atas keamanan dan kenyamanan dalam pelayanan transportasi online di Kota Medan. Permasalahan utama terletak pada lemahnya implementasi regulasi, pengawasan pemerintah, dan tanggung jawab perusahaan platform. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, serta analisis data berbantuan ATLAS.TI, berlandaskan teori hak kewarganegaraan T.H. Marshall (1950). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan pengguna melalui fitur keamanan aplikasi, verifikasi pengemudi, dan sistem pengaduan belum optimal, dengan masih terjadinya penyalahgunaan data pribadi hingga kekerasan terhadap pengguna. Peran pemerintah terkendala ketiadaan regulasi daerah yang spesifik, sementara perusahaan platform masih memiliki celah dalam verifikasi pengemudi dan perlindungan privasi data. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan regulasi daerah khusus transportasi online dan penguatan sistem perlindungan pengguna secara menyeluruh.