Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RELIGIUSITAS, MARGIN LEVEL, DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MELAKUKAN TAKE OVER PEMBIAYAAN Malkan Malkan; Abdul Jalil
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 6 No 1 (2023): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v6i1.6391

Abstract

The customer's decision to take over is based on the intention of facilitating pre-existing financing, by adding installments or looking for a lower interest rate. Research to determine and analyze the influence of religiosity, margin level, and quality of service on customer decisions to take over financing. The study sample was 108 people and used purposive sampling. Using multiple linear regression analysis. Research shows that simultaneously the variables of religiosity, margin level, and service quality have a significant effect on customers' decisions to take over financing at Islamic Banks with an adjusted R Square value of 0.507 equal to 50.7%. The remaining variables that were not included in model (e) amounted to 49.3%. Partially, religiosity and margin level have a significant effect on customer decisions, and service quality does not affect customer decisions.
INTEGRASI NILAI PANCASILA DALAM PENDIDIKAN INFORMAL: MEMBANGUN LITERASI KEWARGANEGARAAN BERBASIS KELUARGA Ahmad Zam Zam; Nasrul Nasrul; Malkan Malkan; Tamrin Talebe
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.7165

Abstract

Pendidikan informal dalam keluarga merupakan unit terkecil dalam persemaian nilai Pancasila yang sering terabaikan dalam diskursus penguatan ideologi formal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan informal keluarga guna membangun literasi kewarganegaraan yang kokoh di tengah tantangan arus digitalisasi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan koordinasi, seminar edukasi, dan pendampingan (coaching) kelompok kecil terhadap orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan penerapan literasi kewarganegaraan keluarga, dengan kenaikan rata-rata persentase pemahaman pada seluruh sila Pancasila (90% pada aspek religiusitas dan 92% pada aspek keadilan). Perubahan paling menonjol terlihat pada aspek musyawarah, di mana terjadi pergeseran pola asuh dari otoriter menjadi demokratis. Disimpulkan bahwa strategi pembiasaan harian lebih efektif dibandingkan pendekatan teoretis dalam mentransformasi perilaku keluarga. Kegiatan ini merekomendasikan perlunya sinergi berkelanjutan antara pendidikan keluarga dan institusi formal untuk menjaga ketahanan ideologi generasi muda