Nurmadi Harsa Sumarta, Nurmadi Harsa
Program Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pelatihan Video Pendek Untuk Promosi Produk UMKM Wijaya, Ibrahim Fatwa; Prabowo, Muhammad Agung; Widjajanto, Anis; Supriyono, Edy; Sumarta, Nurmadi Harsa
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i1.11437

Abstract

Masa pandemic Covid-19 yang berkepanjangan memiliki dampak negative yang signifikan terhadap usaha mikro. Survey OJK-BCG pada bulan Oktober 2020 menyebut bahwa usaha mikro merupakan golongan usaha yang paling terdampak oleh pandemic ini dibanding usahakecil maupun menengah. Selain itu, permasalahan yang dihadapi usaha mikro adalah adanya keterbatasan dalam melakukan peningkatan kualitas produk dan digitalisasi, tidak terkecuali usaha mikro mitra Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk membantu usaha mikro melakukan transformasi digital diperlukan adanya sebuah kegiatan pelatihan sebagai bekal usaha mikro dalam menghadapi era digital. Konsep sharing knowledge dan sharing facilities dipilih sebagai altenatif yang tepat untuk mempermudah peningkatkan kualitas produk dan transformasi digital. Sharing knowledge antara perguruan tinggi dengan usaha mikro penting dilakukan untuk memberikan pemahaman pelaku usaha mikro untuk meningkatkan kualitas produk dan pemasaran mulai dari branding, pembuatan konten, dan pemanfaatan platform digital. Setelah usaha mikro memiliki dasar yang memadai untuk peningkatan kualitas produk, maka perlu dilanjutkan dengan program sharing facilities untuk mengurangi biaya, dimana masing-masing pelaku usaha tidak perlu mengeluarkan uang yang cukup besar untuk membeli peralatan pendukung digitalisasi. Maka dari itu, kegiatan pelatihan foto produk dan pembuatan video pendek menjadi isu penting mengingat customer memiliki ketertarikan yang tinggi untuk membeli produk dikarenakan gambar atau video yang diunggah oleh pelaku UMKM.
Peran Ulama dalam Pengembangan Industri Halal Wijaya, Ibrahim Fatwa; Prabowo, Muhammad Agung; Widjajanto, Anis; Supriyono, Edy; Sumarta, Nurmadi Harsa
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i1.11441

Abstract

Penelitian menyebutkan bahwa religiusitas masyarakat, awareness mengenai kehalalan sebuah produk dan sertifikasi halal menjadi determinan niat untuk membeli produk makanan, minuman, dan kosmetik. Di sisi lain, pengusaha mikro dan kecil masih banyak mengalami kesulitan dalam pengurusan sertifikasi halal produk-produk mereka. Peran ulama dalam mengembangkan industry halal dinilai sangat penting. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan industry halal melalui peran ulama. Ulama dapat berperan dalam dua hal utama: (1) Melakukan edukasi kepada pengusaha dan masyarakat yang memiliki usaha untuk mengurus sertifikasi halal; dan (2) Melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu aware dengan produk halal. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan berkolaborasi bersama Masyarakat Ekonomi Syariah Surakarta yang memiliki mitra UMKM binaan di wilayah Solo Raya serta Komisi Ekonomi Majelis Ulama Indonesia Kota Surakarta.
Pengaruh Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Pada Bank Konvensional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Febriyani, Teavionita Sagian; Supriyono, Edy; Sumarta, Nurmadi Harsa
Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2024): SINTAMA: Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi dan Manajemen (Sept 2024)
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54951/sintama.v4i3.695

Abstract

This study was conducted to empirically test how corporate governance affects the financial performance of conventional banking sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the 2018-2022 period. Corporate governance variables include institutional ownership, independent committee members, managerial ownership, and frequency of audit committee meetings. As a proxy for bank financial performance, return on equity (ROE) is used. The sample was selected using purposive sampling technique by collecting data from the company's annual report, which resulted in 200 data observations. Panel data regression was used as the research analysis method. The study showed a positive effect of institutional ownership, frequency of audit committee meetings, and managerial ownership on the financial performance of conventional banks. However, a significant influence on the financial performance of conventional banks is not shown by the independent commissioner variable. While control variables such as firm size have a positive influence on the financial performance of conventional banks, the leverage ratio does not significantly affect financial performance. Firm age, on the other hand, shows a negative influence on the financial performance of conventional banks.
Pengaruh Kinerja Lingkungan dan Pengungkapan Lingkungan Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Consumer Goods di BEI Nurmadi Harsa Sumarta; Natasha Milani; Edy Supriyono
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol 24, No 1 (2023): JAP : Vol. 24, No. 1, Februari 2023 - Juli 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v24i1.10225

Abstract

This study was designed to proffer evidential support for the influence of environmental performance on firm value and environmental disclosure on the value of consumer goods sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The independent variable measurement of environmental performance in this research is based on the PROPER grading system, which varies in grades on a scale of 1 to 5. Meanwhile, the technique of assessing environmental disclosure is made using the environmental aspects of the GRI. The data sample consists of 22 companies within the consumer goods industry from 2017 to 2021, with a total processed sample amounting to 110 data points. The processing method involves multiple linear regressions with a random effects model (REM). Data processing using Eviews 12 shows that environmental performance positively affects firm value and environmental disclosure negatively affects firm value.
Enhancing financial awareness and taxation for Creative Space Community Nur Chayati; Khresna Bayu Sangka; Estetika Mutiaranisa Kurniawati; Nurmadi Harsa Sumarta; Agung Nur Probohudono; Saktiana Rizki Endiramurti; Anita Zulfiani; Anis Widjajanto
Community Empowerment Vol 9 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11838

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) have been recognized as crucial components and dynamic driving forces for various economies. The Indonesian government has paid serious attention to the MSME sector. One of the strategies for developing MSMEs to upgrade is through increased access to financing. However, the serious attention from the Indonesian government has not been maximized by MSMEs because it is not balanced with the ability related to financial management and taxation. Creative Space is an MSME Community, most of whose members are start-up companies that still lack knowledge of finance and taxation. The purpose of this community service is to provide financial education and tax obligations for Creative Space members. The method used is by providing guidance in preparing financial statements and tax reports. The results of the implementation of this financial and tax education are that all members of Creative Space can prepare financial statements and report the tax obligations that must be fulfilled by MSMEs.
Thin Capitalization Determinants in Manufacturing Companies In Indonesia Sumarta, Nurmadi Harsa; Hananto, Septian Adi; Supriyono, Edy
Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 6, No 2 (2021) Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/reaksi.v6i2.15073

Abstract

This study aims to analyze the determinants of thin capitalization practices on manufacturing companies in Indonesia. This study focuses on the manufacturing sector, which ranks the second largest recipient of foreign debt. The population of this study consisted of all manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2016 to 2019. This study used the purposive sampling technique to determine samples. From that technique, 308 samples were obtained. The hypothesis analysis technique in this study employed the Ordinary Least Square (OLS) method. The results revealed that tax havens utilization and substantial foreign ownership positively affected the thin capitalization practice. Meanwhile, the presence of foreign directors in the company had a negative effect on the thin capitalization practice. This study could not prove the effect of multi-nationality on the thin capitalization practice.
Laporan Keberlanjutan di Indonesia dan Pengungkapannya di Lingkungan Perusahaan: A Systematic Literature Review Yani, Desi Fitri; Aryani, Y Anni; Sumarta, Nurmadi Harsa
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 8 No. 3 (2024): Artikel Research July 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v8i3.2280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mereviu penelitian mengenai pengungkapan laporan keberlanjutan di Indonesia. Penulis meneliti 69 artikel yang diperoleh dari jurnal terindeks Sinta 1 dan Sinta 2. Metode pengumpulan artikel menggunakan pendekatan pemetaan (charting the field). Metode kuantitatif mendominasi penelitian sebesar 93%, metode kualitatif 3%, metode survei 1%, dan metode literature review 3%. Penulis menemukan bahwa faktor keuangan mendominasi penelitian tentang laporan keberlanjutan di Indonesia sebesar 51%, seperti profitabilitas, likuiditas, dan leverage. Sedangkan faktor non-keuangan seperti board of commissioner, board of director, dan audit committee (49%). Temuan penelitian ini tidak hanya menggambarkan keterbaharuan penelitian, namun juga agenda penelitian selanjutnya tentang pengungkapan laporan keberlanjutan.. This study aims to provide a systematic review of research on sustainability report disclosures in Indonesia. The authors examined 69 articles obtained from Indonesian Journals indexed by Science and Technology Index (SINTA). The article collection method uses a mapping approach (charting the field). This study found quantitative method dominates research by 93%, the qualitative method by 3%, the survey method by 1%, and the literature review method by 3%. This study found that financial factors dominated research on sustainability reports in Indonesia by 51% such as profitability, liquidity, and leverage. While non-financial factors such as board of commissioners, board of directors, and audit committee (49%). The findings of this research illustrate not only the novelty of the research but also the future research agenda on sustainability report disclosures.
Pelatihan Video Pendek Untuk Promosi Produk UMKM Wijaya, Ibrahim Fatwa; Prabowo, Muhammad Agung; Widjajanto, Anis; Supriyono, Edy; Sumarta, Nurmadi Harsa
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa pandemic Covid-19 yang berkepanjangan memiliki dampak negative yang signifikan terhadap usaha mikro. Survey OJK-BCG pada bulan Oktober 2020 menyebut bahwa usaha mikro merupakan golongan usaha yang paling terdampak oleh pandemic ini dibanding usahakecil maupun menengah. Selain itu, permasalahan yang dihadapi usaha mikro adalah adanya keterbatasan dalam melakukan peningkatan kualitas produk dan digitalisasi, tidak terkecuali usaha mikro mitra Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk membantu usaha mikro melakukan transformasi digital diperlukan adanya sebuah kegiatan pelatihan sebagai bekal usaha mikro dalam menghadapi era digital. Konsep sharing knowledge dan sharing facilities dipilih sebagai altenatif yang tepat untuk mempermudah peningkatkan kualitas produk dan transformasi digital. Sharing knowledge antara perguruan tinggi dengan usaha mikro penting dilakukan untuk memberikan pemahaman pelaku usaha mikro untuk meningkatkan kualitas produk dan pemasaran mulai dari branding, pembuatan konten, dan pemanfaatan platform digital. Setelah usaha mikro memiliki dasar yang memadai untuk peningkatan kualitas produk, maka perlu dilanjutkan dengan program sharing facilities untuk mengurangi biaya, dimana masing-masing pelaku usaha tidak perlu mengeluarkan uang yang cukup besar untuk membeli peralatan pendukung digitalisasi. Maka dari itu, kegiatan pelatihan foto produk dan pembuatan video pendek menjadi isu penting mengingat customer memiliki ketertarikan yang tinggi untuk membeli produk dikarenakan gambar atau video yang diunggah oleh pelaku UMKM.
Peran Ulama dalam Pengembangan Industri Halal Wijaya, Ibrahim Fatwa; Prabowo, Muhammad Agung; Widjajanto, Anis; Supriyono, Edy; Sumarta, Nurmadi Harsa
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian menyebutkan bahwa religiusitas masyarakat, awareness mengenai kehalalan sebuah produk dan sertifikasi halal menjadi determinan niat untuk membeli produk makanan, minuman, dan kosmetik. Di sisi lain, pengusaha mikro dan kecil masih banyak mengalami kesulitan dalam pengurusan sertifikasi halal produk-produk mereka. Peran ulama dalam mengembangkan industry halal dinilai sangat penting. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan industry halal melalui peran ulama. Ulama dapat berperan dalam dua hal utama: (1) Melakukan edukasi kepada pengusaha dan masyarakat yang memiliki usaha untuk mengurus sertifikasi halal; dan (2) Melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu aware dengan produk halal. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan berkolaborasi bersama Masyarakat Ekonomi Syariah Surakarta yang memiliki mitra UMKM binaan di wilayah Solo Raya serta Komisi Ekonomi Majelis Ulama Indonesia Kota Surakarta.