Santi Rusmayanti
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Payback Period Analysis on Joint Analisis Payback Period pada Usaha Pembesaran Udang Maju Bersama Santi Rusmayanti; Ulta Rastryana; Tri Lestari; Dedi Damhudi
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jab.v2i2.1416

Abstract

Tujuan didirikan sebuah perusahaan yaitu untuk mendapatkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya. Selain keuntungan, didalam suatu usaha juga penting dilakukan perhitungan R/C, BEP (Unit) untuk menentukan berapa banyak jumlah produksi yang harus diperoleh agar perusahaan mengalami titik impas, ROI dan Payback Period (PP) untuk menghitung  berapa lama waktu yang dibutuhkan agar modal yang dikeluarkan bisa Kembali. Dengan melakukan perhitungan Analisa Payback Period maka perusahaan akan mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan modal atau nilai investasi yang dikeluarkan.Usaha Pembesaran Udang Maju Bersama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bisnis udang yang berlokasi di Serang, Banten.  Metode penelitian ini adalah metode deskrptif dengan pendekatan kasus untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan terperinci berdasarkan penelitian ini menunjukan bahwa perusahaan dengan memperhitungkan penilaian investasi berupa R/C, BEP, ROI, dan PP (payback period) dimana perusahaan dapat memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan agar modal kembali. Nilai R/C yang dicapai oleh usaha pembesaran udang maju bersama mencapai Rp.1,25, BEP (Unit) sebesar 114 Kg, ROI 44,78% dan PP(Payback Period) yang dicapai oleh Usaha Pembesaran Udang Maju Bersama mencapai 2,2 tahun dan angka ini lebih kecil dibandingkan umur investasi, maka investasi layak dijalankan. Owner usaha pembesaran udang Maju Bersama, sebaiknya menerapkan analisis Payback Period sebagai salah satu alat untuk mengetahui kondisi keuangan yang telah dicapai untuk mempersingkat waktu pengembalian modal yang telah dikeluarkan.