Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Edu Komputika Journal

EFEKTIVITAS METODE DRILL BERBANTU HANDOUT DALAM MATERI MEMBUAT DOKUMEN SEDERHANA MICROSOFT EXCEL PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BATANG Tajuddin, Novyal; Primadiyono, Yohanes; Prastiyanto, Dhidik
Edu Komputika Journal Vol 3 No 2 (2016): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode latihan (drill) disebut juga metode training, yaitu suatu cara mengajar untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik. Disamping itu, metode ini dapat digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan, ketepatan, kesempatan, dan keterampilan. Penerapan metode drill dalam penelitian ini yakni dengan melaksanakan praktik dalam pembelajaran dan juga ditambahkan latihan-latihan soal untuk memperdalam pemahaman siswa. Dalam penelitian ini juga ditambahkan bahan ajar handout yang digunakan untuk membantu pelaksanaan penelitian. Handout merupakan bahan pembelajaran yang sangat ringkas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode drill berbantu handout mampu meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa dan apakah lebih efektif dari metode pembelajaran ceramah dan praktik. Metode drill yang akann diterapkan dalam penelitian menggunakan metode eksperimen yaitu quasi experimental design, dalam hal ini penelitian ini mempunyai 2 kelompok yang berbeda perlakuan. Terdapat sebuah kelas eksperimen dan kontrol, dimana keduanya menerima pretest dan posttest. Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan uji ketuntasan dan uji beda rata-rata. Dari analisis uji ketuntasan (uji z) diperoleh Zhitungkelas eksperimen 2,312, sedangkan Zhitungkelas kontrol 0,1983. Dengan kriteria ketuntasan proporsi kelas dikatakan tuntas jika Zhitung  >Ztabel(1,64) sehingga dapat disimpulkan bahwa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan kelas control belum mencapai ketuntasan belajar. Lalu dari hasil rata-rata hasil belajar kedua  kelasdiperoleh rata-rata hasil belajar kelas eksperimen pada saat pretest adalah 70,83 kemudian saat posttest adalah 86,16. Sedangkan rata-rata hasil belajar kelas kontrol pada saat pretestadalah 69,56 kemudian saat posttest adalah 78,20. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran drill berbantu handout lebih efektif dari metode pembelajaran ceramah dan praktik.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Peningkatan Hasil Belajar TIK pada Siswa SMP Negeri 1 Ulujami Wijayanti, Septiani; Primadiyono, Yohanes; Purbawanto, Sugeng
Edu Komputika Journal Vol 4 No 1 (2017): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the application of problem solving learning model to increase learning outcomes of ICT in class VIII SMP Negeri 1 Ulujami. The method used is a method of quantitative experiments. The population in this study were all students of class VIII SMP Negeri 1 Ulujami the academic year 2015/2016 with the number of 364 students. The research sample is chosen randomly selected classes are two classes as class ekserimen (VIII-A and VIII-G) and two classes as the control class (VIII-C and VIII-I). The results showed the average posttest experimental class learning model of problem solving that is class VIII-A is 86 and VIII-G is 86, while those using the lecture method on the control class is class VIII-C is 79 and VIII-I was 83. the results of the study concluded that there are significant learning model application problem solving to learning outcome of ICT on students of SMP Negeri 1 Ulujami. It can be seen from the results of the linear regression equation VIII-A is ý = 0.29 + 63,79X and the results of the linear regression equation VIII-G is ý = 0.57 + 40,91X means that the effect of variable to variable pretest posttest is positive, showing a rise of the value pretest will be followed by a rise in the value of the posttest.
EFEKTIVITAS METODE DRILL BERBANTU HANDOUT DALAM MATERI MEMBUAT DOKUMEN SEDERHANA MICROSOFT EXCEL PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BATANG Tajuddin, Novyal; Primadiyono, Yohanes; Prastiyanto, Dhidik
Edu Komputika Journal Vol 3 No 2 (2016): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v3i2.12666

Abstract

Metode latihan (drill) disebut juga metode training, yaitu suatu cara mengajar untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik. Disamping itu, metode ini dapat digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan, ketepatan, kesempatan, dan keterampilan. Penerapan metode drill dalam penelitian ini yakni dengan melaksanakan praktik dalam pembelajaran dan juga ditambahkan latihan-latihan soal untuk memperdalam pemahaman siswa. Dalam penelitian ini juga ditambahkan bahan ajar handout yang digunakan untuk membantu pelaksanaan penelitian. Handout merupakan bahan pembelajaran yang sangat ringkas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode drill berbantu handout mampu meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa dan apakah lebih efektif dari metode pembelajaran ceramah dan praktik. Metode drill yang akann diterapkan dalam penelitian menggunakan metode eksperimen yaitu quasi experimental design, dalam hal ini penelitian ini mempunyai 2 kelompok yang berbeda perlakuan. Terdapat sebuah kelas eksperimen dan kontrol, dimana keduanya menerima pretest dan posttest. Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan uji ketuntasan dan uji beda rata-rata. Dari analisis uji ketuntasan (uji z) diperoleh Zhitungkelas eksperimen 2,312, sedangkan Zhitungkelas kontrol 0,1983. Dengan kriteria ketuntasan proporsi kelas dikatakan tuntas jika Zhitung >Ztabel(1,64) sehingga dapat disimpulkan bahwa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan kelas control belum mencapai ketuntasan belajar. Lalu dari hasil rata-rata hasil belajar kedua kelasdiperoleh rata-rata hasil belajar kelas eksperimen pada saat pretest adalah 70,83 kemudian saat posttest adalah 86,16. Sedangkan rata-rata hasil belajar kelas kontrol pada saat pretestadalah 69,56 kemudian saat posttest adalah 78,20. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran drill berbantu handout lebih efektif dari metode pembelajaran ceramah dan praktik.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Peningkatan Hasil Belajar TIK pada Siswa SMP Negeri 1 Ulujami Wijayanti, Septiani; Primadiyono, Yohanes; Purbawanto, Sugeng
Edu Komputika Journal Vol 4 No 1 (2017): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v4i1.20545

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the application of problem solving learning model to increase learning outcomes of ICT in class VIII SMP Negeri 1 Ulujami. The method used is a method of quantitative experiments. The population in this study were all students of class VIII SMP Negeri 1 Ulujami the academic year 2015/2016 with the number of 364 students. The research sample is chosen randomly selected classes are two classes as class ekserimen (VIII-A and VIII-G) and two classes as the control class (VIII-C and VIII-I). The results showed the average posttest experimental class learning model of problem solving that is class VIII-A is 86 and VIII-G is 86, while those using the lecture method on the control class is class VIII-C is 79 and VIII-I was 83. the results of the study concluded that there are significant learning model application problem solving to learning outcome of ICT on students of SMP Negeri 1 Ulujami. It can be seen from the results of the linear regression equation VIII-A is ý = 0.29 + 63,79X and the results of the linear regression equation VIII-G is ý = 0.57 + 40,91X means that the effect of variable to variable pretest posttest is positive, showing a rise of the value pretest will be followed by a rise in the value of the posttest.