Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Enhancing learning outcomes of Social Studies with Numbered Head Together: case at SMP Negeri 6 Yogyakarta Hutami, Trapsila Siwi; Azizah, Primanisa Inayati
JIPSINDO Vol. 11 No. 1 (2024): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v11i1.71016

Abstract

Learning outcomes play a crucial role in the educational process as they serve as indicators of students' learning success, often expressed in the form of grades or scores. However, at SMP Negeri 6 Yogyakarta, the social studies learning outcomes, particularly in the knowledge aspect, have not reached their full potential and require enhancement. One approach to address this issue is by implementing the Numbered Head Together learning method. This research project aims to assess the impact of the Numbered Head Together Method on improving social studies learning outcomes, specifically in the knowledge domain, within class VII C at SMP Negeri 6 Yogyakarta during the 2022/2023 academic year. The study adopts a Classroom Action Research (PTK) design and involves 32 grade VII C students as research participants. The research process consists of two cycles, encompassing planning, implementation, observation, and reflection. Data collection methods include both tests and non-tests, with instruments such as written tests, performance appraisal sheets, and product appraisal sheets. Data validity is ensured through the triangulation method technique. Qualitative analysis techniques, including data reduction, data presentation, and conclusion/verification, were used to analyze the research data. The results demonstrate the positive impact of implementing the Numbered Head Together method on social studies learning outcomes in class VII C at SMP Negeri 6 Yogyakarta. Notably, there was a consistent increase in the percentage of students achieving social studies learning outcomes of KKTP≥80 throughout the cycles. Additionally, this research project contributed to enhancing students' skills in critical discussions and the creation of mind maps.
PENGENALAN MEDIA TANAM ALTERNATIF HIDROGEL SEBAGAI PENAMBAH NILAI ESTETIKA DI YAYASAN “UNTUKMU SI KECIL” SUMBERSARI JEMBER Hutami, Trapsila Siwi; Irsyadi, Muhammad Burhanuddin; Astuti, Sri Rejeki Dwi
PAPUMA: Journal of Community Services Vol. 2 No. 02 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/papuma.v2i02.1291

Abstract

Increasing environmental awareness needs to be done to maintain good air quality. This can be done through reforestation. Plant cultivation can use planting media other than soil by using hydrogel as an alternative media which can add aesthetic value and economic value. A sense of environmental concern can be developed from an early age. The children at the "Untukmu Si Kecil" Foundation do not yet know about alternative hydrogel planting media. This service aims to introduce alternative hydrogel planting media to children as an addition to aesthetic value. This service was carried out in at “Untukmu Si Kecil” foundation, Sumbersari, Sumbersari, Jember with 16 participants. The methods used are lectures, direct practice and discussion. The service results showed that participants gained more in-depth knowledge about hydrogel planting media. Participants were very enthusiastic during the provision of materials and cultivation practices with hydrogel which could implement children's creativity in using colorful hydrogel. Apart from that, these results can beautify the room and table.
Pengembangan Media Ular Tangga Digital Pada Materi Pancasila dalam Kehidupanku Siswa Kelas V Sekolah Dasar Zandradafi, Javier Ghany; Finali, Zetti; Puspitaningrum, Dyah Ayu; Fitriyah, Chumi Zahroul; Hutama, Fajar Surya; Hutami, Trapsila Siwi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8890

Abstract

Media pembelajaran pada tahap orientasi pembelajaran akan sangat baik membantu keefektifan proses pembelajaran dan menyampaikan pesan dan isi materi yang telah disampaikan pada saat jam pembelajaran berlangsung dan sampai akhir. Namun nyatanya media yang digunakan untuk menyampaikan materi dalam kegiatan pembelajaran di SDN Banjarsengon 02 hanyaa buku pedoman, media nyata, dan juga video. Penelitian ini bertujuan (1) untuk menghasilkan sebuah media ular tanggaa digital untuk memperkuat dimensi bernalar kritis siswa kelas V SDN Banjarsengon 02 pada materi pancasila dalam kehidupanku; dan (2) untuk mengetahui taraf kevalidan, taraf keefektifan, dan taraf kepraktisan media ular tangga digital yang dibuat pada materi pancasila dalam kehidupanku terhadap siswaa kelas V SDN Banjarsengon 02. Jenis penelitian tersebut yang digunakan yaitu R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yangg terdiri atas analyze, design, develop, implement, evaluation. Hasil penelitian ini juga menujukkan berdasarkan hasil penilaian dan persentase kemudian dianalisis t-test diperoleh nilai t-hitung sebesar 14,477. Jika dibandingkan dengan t-tabel dengann taraf signifikansi 0,05 diperoleh perbandingan 14,477 > 1,681, maka media ular tanggaa digital dinyatakan efektif. Langkah selanjutnyaa merupakan yaitu produk diujicobakan pada ER untuk mengetahui tingkat keefektifannya. dan hasil perhitungan. ER, bahwa ular tangga digital menunjukkan efektifitas sebesar 74,07% yang termasuk kedalam keefektifan tinggi bila dibandingkan dengan buku yang diajar secara konvensional
Pengembangan Media Ular Tangga Digital Pada Materi Pancasila dalam Kehidupanku Siswa Kelas V Sekolah Dasar Zandradafi, Javier Ghany; Finali, Zetti; Puspitaningrum, Dyah Ayu; Fitriyah, Chumi Zahroul; Hutama, Fajar Surya; Hutami, Trapsila Siwi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8890

Abstract

Media pembelajaran pada tahap orientasi pembelajaran akan sangat baik membantu keefektifan proses pembelajaran dan menyampaikan pesan dan isi materi yang telah disampaikan pada saat jam pembelajaran berlangsung dan sampai akhir. Namun nyatanya media yang digunakan untuk menyampaikan materi dalam kegiatan pembelajaran di SDN Banjarsengon 02 hanyaa buku pedoman, media nyata, dan juga video. Penelitian ini bertujuan (1) untuk menghasilkan sebuah media ular tanggaa digital untuk memperkuat dimensi bernalar kritis siswa kelas V SDN Banjarsengon 02 pada materi pancasila dalam kehidupanku; dan (2) untuk mengetahui taraf kevalidan, taraf keefektifan, dan taraf kepraktisan media ular tangga digital yang dibuat pada materi pancasila dalam kehidupanku terhadap siswaa kelas V SDN Banjarsengon 02. Jenis penelitian tersebut yang digunakan yaitu R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yangg terdiri atas analyze, design, develop, implement, evaluation. Hasil penelitian ini juga menujukkan berdasarkan hasil penilaian dan persentase kemudian dianalisis t-test diperoleh nilai t-hitung sebesar 14,477. Jika dibandingkan dengan t-tabel dengann taraf signifikansi 0,05 diperoleh perbandingan 14,477 > 1,681, maka media ular tanggaa digital dinyatakan efektif. Langkah selanjutnyaa merupakan yaitu produk diujicobakan pada ER untuk mengetahui tingkat keefektifannya. dan hasil perhitungan. ER, bahwa ular tangga digital menunjukkan efektifitas sebesar 74,07% yang termasuk kedalam keefektifan tinggi bila dibandingkan dengan buku yang diajar secara konvensional
Negosiasi Ekosentrisme, Fenomenologi dan Konstruktivisme dalam IPS: Utopia Pembelajaran berbasis Lingkungan Nugroho, Prasetyo Adi; Nurdianasari, Nindya; Anis, Fahimatul; Sa'i, Muhammad; Hutami, Trapsila Siwi
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 12 No. 1 (2025): Vol. 12, No. 1, Februari 2025
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jipsd.v12i1.53444

Abstract

Mewacanakan landasan teoritis dan merumuskan trajectory pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berbasis lingkungan menjadi aspek penting. Mempertimbangkan Isu masalah lingkungan seperti perubahan iklim serta dampaknya pada kerusakan lingkungan serta perubahan dimensi sosial dan ekonomi; namun pembelajaran berbasis lingkungan belum disandarkan pada teori dan trajectory yang relevan. Sehingga hasil belajar lingkungan tidak merepresentasikan kesadaran peduli lingkungan. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kajian-kajian literatur yang memuat teori pembelajaran dan etika lingkungan kemudian menganalisisnya dari segi relevansi dan implikasi tindakan untuk diturunkan menjadi trajectory pembelajaran IPS berbasis lingkungan. Metode penelitian adalah literature review. Prosedur penelitian adalah systematic searches, prosedur pengumpulan data adalah dengan membuat kriteria literatur kemudian membuat kategori relevansi teori. Proses seleksi literatur merujuk pada langkah identifikasi, screening, eligibility, dan included. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan inductive thematic analysis. Negosiasi ekosentrisme, Fenomenologi dan Konstruktivisme mengarah pada upaya membuat situated cognition. Untuk mengaplikasikan situated cognition tersebut, kami merumuskan trajectory pembelajaran IPS berbasis lingkungan yaitu moral knowing; moral feeling; dan moral action. Sifat pembelajaran adalah kontekstual dengan sistem sosial menekankan aspek penting yaitu bahasa, dan cerita atau naratif dan dilaksanakan secara interaktif dalam zone of proximal peserta didik untuk mendorong peserta didik untuk mencapai perkembangan potensialnya.
Integrating Gresik’s local cultural wisdom into character education for shaping the Pancasila student profile Anis, Fahimatul; Nugroho, Prasetyo Adi; Hutami, Trapsila siwi; Puspitaningrum, Dyah Ayu; Nasution; Katsuhisa , Shirai
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol. 22 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v22i2.86062

Abstract

This study investigates the possibility of incorporating Gresik local cultural wisdom into character education lessons to achieve the Pancasila student profile. This research technique uses a qualitative research approach. Data collection includes limiting study scope, acquiring information by observation and formal and informal interviews, and documenting findings. The aggregation of open-ended data, derived from common questions, and information processing from many participants are essential elements of data analysis. The cultural knowledge of the Gresik people will be the primary subject of this investigation. More particularly, the discussion topics will be pasar bandeng, rebo wekasan, festival damar kurung, sanggring, and macanan. According to the research findings and the language that describes it, character education in Gresik's local cultural wisdom contains the values of teamwork, patriotism, diligence, creativity, and religious character. This research highlights the innovative aspects of the diverse local wisdom values found in Gresik. Educational institutions can use these values as educational tools to cultivate the character traits outlined in the Pancasila student profile
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Herbarium Berbasis Tumbuhan Lokal Daerah Dewi, Naomi Dias Laksita; Irsyadi, Muhammad Burhanuddin; Hutami, Trapsila Siwi; Octavia, Nurrul Asma'ul; Anam, Khoirul
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak Pemanfaatan tumbuhan lokal belum banyak diketahui oleh kelompok dasawisma karena kurangnya pemahaman terkait cara pemanfaatan dan nilai tumbuhan lokal tersebut. Hal ini mendorong untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk pemberdayaan kelompok Dasawisma dalam pembuatan herbarium dari tumbuhan lokal sebagai produk yang bernilai ekonomi tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat bulan di Kelompok Dasawisma Sedap Malam, Purwomarto, Sedayu, Bantul yang teridiri dari 3 tahapan yaitu penyuluhan materi etnobotani dan herbarium, pelatihan pembuatan produk herbarium gantungan kunci, monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini telah berjalan dengan lancar yang didukung dengan peningkatan signifikan terkait pengetahuan peserta tentang herbarium mencapai 90%, pemanfaatan tumbuhan lokal sebagai bahan utama herbarium 23,33%, produk herbarium bernilai ekonomi 23,33% dan ketertarikan peserta untuk menerapkan ini sebagai usaha untuk dijual mencapai 40% pasca pelatihan. Ketercapaian ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Argorejo dan pemanfaatan sumber daya alam lokal lebih optimal melalui pembuatan herbarium.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL RUMAH JOGLO DALAM PEMBELAJARAN BANGUN DATAR PADA MAHASISWA PGSD Cahyanita, Elvin; Hutami, Trapsila Siwi; Lutfi, Muhammad; Proborini, Chandra Ayu; Fauziyah, Mailulah Ely
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i4.8312

Abstract

This study aims to describe the integration of Joglo traditional house local wisdom into plane geometry learning and to analyze its contribution to the conceptual and contextual understanding of PGSD students. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observation, written tests, interviews, and documentation. A total of 41 students participated in learning activities that utilized the Joglo house as a cultural context in studying plane figures. The findings indicate that integrating local cultural elements supports students in understanding plane geometry concepts more concretely. Written test results show that 46.3% of students achieved the “good” category, 36.6% the “adequate” category, and 17.1% the “low” category. Students were able to identify trapezoids, rectangles, and squares within the architectural structure of the Joglo house and apply area and perimeter formulas more accurately. Interview data confirm that the cultural context facilitated shape identification, improved calculation processes, and provided more meaningful learning experiences through the values of balance and harmony embedded in Joglo architecture. Observation and task artefacts provide supporting evidence of active student engagement as well as the emergence of learning-related character traits such as independence, responsibility, and appreciation of local culture. Overall, the study highlights that learning activities that integrate local wisdom effectively strengthen mathematical understanding while fostering cultural awareness among prospective elementary school teachers. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi kearifan lokal rumah tradisional Joglo ke dalam pembelajaran geometri bidang dan menganalisis kontribusinya terhadap pemahaman konseptual dan kontekstual mahasiswa PGSD. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Sebanyak 41 mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran yang menggunakan rumah Joglo sebagai konteks budaya dalam mempelajari bangun datar. Temuan menunjukkan bahwa integrasi unsur budaya lokal mendukung mahasiswa dalam memahami konsep geometri bidang secara lebih konkret. Hasil tes tertulis menunjukkan bahwa 46,3% mahasiswa mencapai kategori “baik”, 36,6% kategori “cukup”, dan 17,1% kategori “rendah”. Mahasiswa mampu mengidentifikasi trapesium, persegi panjang, dan persegi dalam struktur arsitektur rumah Joglo dan menerapkan rumus luas dan keliling dengan lebih akurat. Data wawancara menegaskan bahwa konteks budaya memfasilitasi identifikasi bentuk, meningkatkan proses perhitungan, dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna melalui nilai-nilai keseimbangan dan harmoni yang tertanam dalam arsitektur Joglo. Observasi dan artefak tugas memberikan bukti pendukung keterlibatan aktif siswa serta munculnya ciri-ciri karakter terkait pembelajaran seperti kemandirian, tanggung jawab, dan apresiasi terhadap budaya lokal. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti bahwa kegiatan pembelajaran yang mengintegrasikan kearifan lokal secara efektif memperkuat pemahaman matematika sekaligus menumbuhkan kesadaran budaya di kalangan calon guru sekolah dasar.
Pendampingan pengembangan kreativitas siswa dalam menumbuhkan kontribusi sosial di MIN 3 Bondowoso Hutami, Trapsila Siwi; Anis, Fahimatul; Nugroho, Prasetyo Adi; Budiarso, Aris Singgih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.35220

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya wadah kreativitas siswa MIN 3 Bondowoso dalam mengekspresikan kemampuan seni khususnya menggambar, sehingga perlu pendampingan yang sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kontribusi sosial dan memperluas wawasan siswa melalui pendampingan kreativitas. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian berupa ceramah, diskusi interaktif/tanya-jawab, serta praktik langsung. Mitra sasaran kegiatan adalah 20 siswa usia 6-12 tahun. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah untuk memberikan penjelasan dasar, diskusi interaktif dan tanya jawab untuk memperkuat pemahaman, serta praktik langsung untuk mengembangkan keterampilan menggambar siswa. Dengan menerapkan berbagai metode dalam pembelajaran, siswa lebih mudah untuk mengembangkan fleksibilitas berpikir dan kemampuan beradaptasi dengan situasi sosial yang berbeda. Secara keseluruhan, hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan yang berbasis kreativitas dan interaksi sosial dapat meningkatkan kepercayaan diri, komunikasi, dan empati siswa. Model pendampingan ini diharapkan dapat terus diterapkan pada berbagai program pembelajaran kreatif di masa mendatang. Kata kunci: pengembangan kreativitas; kontribusi sosial; pengabdian; pendampingan; siswa sekolah dasar. Abstract This community service program was initiated due to the limited opportunities for students at MIN 3 Bondowoso to express their artistic abilities, particularly in drawing, thereby highlighting the need for systematic and structured mentoring. The program aimed to enhance social contributions and broaden students’ perspectives through the mentoring of creativity. The implementation employed lectures, interactive discussions and question–answer sessions, as well as hands-on practice. The target group consisted of 20 students aged 6–12 years. Lectures were designed to provide fundamental explanations, interactive discussions and Q&A sessions to strengthen understanding, and hands-on practice to develop students’ drawing skills. By applying a variety of teaching methods, students were able to develop greater cognitive flexibility and adaptability to different social situations. Overall, the outcomes of this activity showed that education based on creativity and social interaction can enhance students’ self-confidence, communication, and empathy. This mentoring model is expected to continue to be implemented and adapted in various creative learning programs in the future. Keywords: creativity development; social contribution; service program; mentoring; elementary school students