Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI EFEKTIVITAS MOUTHWASH EKSTRAK DAUN SUKUN (Artocarpus communis) TERHADAP Staphylococcus aureus Ratna Ratna
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.243 KB)

Abstract

Daun sukun mengandung senyawa yang memiliki khasiat dalam menyembuhkan penyakit yaitu senyawa flavonoid sebagai anti mikroba. Telah dilakukan pengujian Efektivitas Mouthwash Ekstrak Daun Sukun (Artocarpus communis) terhadap Staphylococcus aureus. Tujuan penelitian ini untuk mengamati adanya efek daya hambat sediaan mouthwash Ekstrak Daun Sukun terhadap Staphylococcus aureus dengan cara eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode paper disk, yang dibuat sediaan Mouthwash dengan menambahkan ekstrak Daun Sukun. Hasil yang didapatkan pada sediaan Mouthwash dengan menambahkan Ekstrak Daun Sukun dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dengan konsentrasi 10% yang mendapatkan zona rata – rata diameter hambatan lebih besar yaitu 16 mm, sedangkan Mouthwash Herbal “E” yang sebagai Kontrol Positif menunjukkan daerah zona hambat rata – rata 7,66 mm dan basis Mouthwash sebagai kontrol negatif didapatkan zona hambat rata–rata sebesar 6.Kata kunci : Daun Sukun, Ekstrak Daun Sukun, Sediaan Mouthwash, Uji Efektifitas
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) TERHADAP Streptococcus mutans Ratna Ratna; Nurul Hidayah Base; Dwi Rezky Husnul
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.118 KB)

Abstract

Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) dipercaya masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai obat sakit gigi. Karies gigi disebabkan karena penumpukan plak. Plak tersusun atas bakteri Streptococcus mutans dan makanan yang mengandung gula. Berdasarkan penelitian sebelumnya daun rambutan mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tanin yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun rambutan dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Pengujian penghambatan dilakukan dengan metode difusi menggunakan kertas cakram dan Nutrient Agar (NA) dengan masa inkubasi 1 x 24 jam pada suhu 370C. Hasil penelitian ini menunjukkan Ekstrak Etanol Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) memiliki zona hambat dengan diameter rata-rata yang dihasilkan pada kosentrasi 5% yaitu 12,39 mm, kosentrasi 7,5% yaitu 14,51 mm, dan kosentrasi 10% yaitu 19,64 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menghasilkan zona hambat. penelitian ini membuktikan bahwa Ekstrak Etanol Daun Rambutan mempunyai daya antibakteri terhadap Streptococcus mutans dengan kosentrasi efektif adalah 10%. Kata Kunci: Daya hambat, Daun rambutan, Streptococcus mutans