Nuringsih Nuringsih
Universitas Muhammadiyah Parepare

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EKSISTENSI ORANG TUA DAN GURU TERHADAP KESEHATAN GIZI ANAK DI PAUD MUSLIMAH SALUALA KAB.ENREKANG Nurlina Jalil; Wahidah Wahidah; Muh Nur Fuadi; Haslinda Haslinda; Nuringsih Nuringsih; Salmiati Salmiati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2903-2910

Abstract

Eksistensi orang tua dan guru terhadap kesehatan dan gizi  pada anak adalah kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan di PAUD Muslimah Saluala Kab. Enrekang. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah kegiatan dengan tujuan melakukan bimbingan dan penyuluhan melalui focus group discussion (FGD) untuk lebih memahami tentang pemenuhan kesehatan dan gizi pada anak agar terhindar dari hal-hal yang menghambat pertumbuhan serta perkembangan anak dimasa yang akan datang seperti pencegahan stunting dengan memberikan pemahaman agar para wali peserta didik dan guru mempunyai pengetahuan dan persepsi yang sesuai untuk mencegah stunting sejak dini sehingga menjadi dasar bagi orang tua dan guru untuk melakukan pengasuhan yang tepat terhadap tumbuh kembang melalui pola asuh, pola makan dan pola hidup bersih baik dilingkungan keluarga maupun dilingkungan sekolah. Dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, tentunya menggunakan beberapa tahapan kegiatan yaitu a) sosialisasi ke lokasi mitra dan menyampaikan maksud dan tujuan peneliti dan tim berdasarkan analisis permasalahan yang sudah disampaikan oleh mitra. Sosialisasi ini bertujuan agar mitra memahami maksud dan tujuan dalam kegiatan ini, b) Forum Group Discussion (FGD) dilakukan dilokasi dengan melibatkan orang tua peserta didik beserta para tim pengajar dengan tujuan agar pihak orang tua lebih memahami tanggung jawabnya terhadap anak, lebih memahami apa yang dimaksud pemenuhan kebutuhan kesehatan dan gizi seperti stunting, bahaya serta cara pencegahannya stunting. Sedangkan untuk guru lebih bisa mengkondisikan untuk menjaga kebersihan anak ketika peserta didik berada disekolah. c) Bersama mitra dan orang tua mempersiapkan sarana yang bisa digunakan oleh anak dalam menjaga kebersihan selama berada dilingkungan sekolah. Kata Kunci:   Eksistensi, Kesehatan, Gizi, Anak Usia Dini
EKSISTENSI ORANG TUA DAN GURU TERHADAP KESEHATAN GIZI ANAK DI PAUD MUSLIMAH SALUALA KAB.ENREKANG Nurlina Jalil; Wahidah Wahidah; Muh Nur Fuadi; Haslinda Haslinda; Nuringsih Nuringsih; Salmiati Salmiati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2903-2910

Abstract

Eksistensi orang tua dan guru terhadap kesehatan dan gizi  pada anak adalah kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan di PAUD Muslimah Saluala Kab. Enrekang. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah kegiatan dengan tujuan melakukan bimbingan dan penyuluhan melalui focus group discussion (FGD) untuk lebih memahami tentang pemenuhan kesehatan dan gizi pada anak agar terhindar dari hal-hal yang menghambat pertumbuhan serta perkembangan anak dimasa yang akan datang seperti pencegahan stunting dengan memberikan pemahaman agar para wali peserta didik dan guru mempunyai pengetahuan dan persepsi yang sesuai untuk mencegah stunting sejak dini sehingga menjadi dasar bagi orang tua dan guru untuk melakukan pengasuhan yang tepat terhadap tumbuh kembang melalui pola asuh, pola makan dan pola hidup bersih baik dilingkungan keluarga maupun dilingkungan sekolah. Dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, tentunya menggunakan beberapa tahapan kegiatan yaitu a) sosialisasi ke lokasi mitra dan menyampaikan maksud dan tujuan peneliti dan tim berdasarkan analisis permasalahan yang sudah disampaikan oleh mitra. Sosialisasi ini bertujuan agar mitra memahami maksud dan tujuan dalam kegiatan ini, b) Forum Group Discussion (FGD) dilakukan dilokasi dengan melibatkan orang tua peserta didik beserta para tim pengajar dengan tujuan agar pihak orang tua lebih memahami tanggung jawabnya terhadap anak, lebih memahami apa yang dimaksud pemenuhan kebutuhan kesehatan dan gizi seperti stunting, bahaya serta cara pencegahannya stunting. Sedangkan untuk guru lebih bisa mengkondisikan untuk menjaga kebersihan anak ketika peserta didik berada disekolah. c) Bersama mitra dan orang tua mempersiapkan sarana yang bisa digunakan oleh anak dalam menjaga kebersihan selama berada dilingkungan sekolah. Kata Kunci:   Eksistensi, Kesehatan, Gizi, Anak Usia Dini
PELATIHAN PENGEMBANGAN POTENSI DESA SABBANGPARU MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI Nurlina Jalil; Muh Nur Fuadi; Nuringsih Nuringsih; Salmiati Salmiati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5166-5173

Abstract

Pengembangan potensi desa merupakan salah satu cara strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, terutama diera digital saat ini. Teknologi informasu (TI) menjadi sarana yang efektif untuk memfasilitasi transformasi desa menjadi lebih produktif dan mandiri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang kami lakukan bertujuan untuk mengidentifikasi peran teknologi informasi dalam mengoptimalkan potensi desa, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun budaya masyarakt yang ada di desa. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini tentunya diharapkan bisa memberikan kontribusi yang besar bagi masyarakat yang ada didesa untuk lebih meningkatkan pemahamannya terkait pemanfaatan internet, platform digital, dan aplikasi berbasis teknologi serta potensi desa seperti bidang kelautan, pertanian, parwisata, serta sumber daya lokal lainnya yang bisa menjadi lahan pendapat atau peningkatan kesejahteraan perekonomian yang bisa mereka promosikan secara luas dan efesien. Selain itu, penerapan IT juga memungkinkan terjalinnya komunikasi yang lebih baik antara masyarakat desa dan pemerintahan dalam rencana pembangunan, serta memudahkan akses terhadap informasi dan pasar global. Hasil kegiatan PkM menunjukkan bahwa melalui teknologi informasi mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, membuka wawasan yang baru terkait lapangan kerja baru, serta dapat kesejahteraan hidup masyarakat desa.
PENGOLAHAN MINYAK KELAPA MURNI (VCO) SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DESA YANG BERNILAI EKONOMIS TINGGI DI DESA ABBOKANGANG KABUPATEN SIDRAP Hasdiana Hasdiana; Nuringsih Nuringsih; Wahyuddin Wahyuddin; Arfianty Arfianty; Ismail Ismail; Elva Tiara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5141-5146

Abstract

Desa Abbokongang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk olahan minyakkelapa murni (Virgin Coconut Oil atau VCO) yang bernilai ekonomis tinggi. Melaluikegiatan pengabdian masyarakat ini, diadakan pelatihan untuk memberdayakan masyarakatsetempat dalam pengolahan VCO, dengan tujuan meningkatkan keterampilan produksi sertakesejahteraan ekonomi desa. Pelatihan ini mencakup tahapan teknis mulai dari pemilihanbahan baku, metode ekstraksi yang efisien, hingga pengemasan dan pemasaran produk.Selain itu, materi pelatihan juga menekankan pentingnya standar kebersihan dan sanitasidalam proses produksi guna menjamin kualitas produk yang kompetitif di pasar. Melaluikegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Abbokongang dapat mengembangkan usahaberbasis produk lokal yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat potensi VCO sebagaiproduk unggulan desa. Evaluasi dilakukan berdasarkan kemampuan peserta untuk mengolahdan memasarkan VCO secara mandiri. Hasil kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkanproduktivitas dan pendapatan masyarakat desa secara signifikan.