Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Sosialisasi dan Pembuatan Nomor Induk Berusaha Berbasis Online Single Submission di Desa Teluk Pinang Intan Firdaus Zohani; Agus Priyatno; Annisa Mawardini
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v3i1.6574

Abstract

Pengabdian Masyarakat di Desa Teluk Pinang Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah terlaksana mulai tanggal 14 Juli 2022 hingga 15 Agustus 2022. Dengan perencanaan program kegiatan berdasarkan hasil observasi dengan menganalisis masalah yang didapati yaitu kurangnya perhatian pelaku UMKM terhadap legalitas suatu usaha, maka dibentuklah program sosialisasi dan pembuatan NIB UMKM. Dengan tujuan mempermudah masyarakat dalam memahami dan memiliki perizinan usaha mereka melalui sistem Online Single Submission. Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) adalah bentuk perizinan suatu usaha yang dikeluarkan dan disahkan oleh lembaga OSS atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/walikota melalui sistem elektronik terpadu yang diatur dengan peraturan pemerintah nomor. 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. Dengan menggunakan metode pelaksanaan: 1) Sosialisasi dan Pendaftaran, 2) Penginputan data NIB, 3)Pencetakan Sertifikat NIB. Terdapat 20 peserta yang antusias mendaftarkan perizinan usaha mereka yang sangat mudah dan tanpa biaya administrasi.
PENERAPAN MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 CIAWI KABUPATEN BOGOR Siti Nursafinah; Agus Priyatno; Rosnawati Priyatno
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i3.21580

Abstract

Penerapan manajemen sarana dan prasarana ialah komponen krusial dalam membuat lingkungan belajar yang efektif dan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Adapun tujuan penelitian ini untuk memaparkan mengenai Penerapan Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SMP Negeri 1 Ciawi Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang dipakai ialah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi serta observasi. Informan penelitian ini ialah waka sarana dan prasarana. Wakil kepala sekolah kurikulum, guru serta siswa. Analisis data dilaksanakan dengan 4 langkah, yakni mengumpulkan data, menyaring atau mereduksi data, menampilkan data, dan menarik kesimpulan akhir atau disebut dengan verifikasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa perencanaan sarana dan prasarana dimulai dengan pendataan kebutuhan kemudian menetapkan skala prioritas kebutuhan. Pengadaan dilakukan berdasarkan perencanaan matang dan sesuai dengan keperluan sekolah. Inventarisasi sarana dan prasarana menggunakan 2 metode yakni melalui pencatatan manual untuk barang yang sifatnya habis pakai serta melalui pencatatan digital untuk aset tetap. Pemeliharaan sarana dan prasarana berjalan secara terorganisir melibatkan partisipasi aktif dari semua masyarakat sekolah untuk senantiasa merawat dan memelihara fasilitas yang ada di sekolah.
PENGARUH KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA CAHAYA RANCAMAYA ISLAMIC BOARDING SCHOOL Latifah Zati Hulwani; Agus Priyatno; Syukri Indra
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 6 (2025): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i6.20935

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sarana dan prasarana di SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School mempengaruhi hasil belajar siswa.. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. Setiap siswa termasuk dalam populasi penelitian ini kelas X sampai kelas XII dengan total 92 orang, dan populasi ini digunakan sebagai sampel penelitian tanpa memanfaatkan rumus Slovin. Teknik-teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan membuat kuesioner (survei), wawancara, dan analisis dokumen. Hasil uji regresi sederhana menunjukkan koefisien determinasi sebesar 0,772, yang menunjukkan adanya korelasi positif antara ketersediaan sarana prasarana dengan hasil belajar siswa. IBM SPSS Statistics versi 22 digunakan dalam metode analisis data. Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh ketersediaan infrastruktur dan fasilitas, maka perhitungan nilai T hitung ditunjukan oleh perhitungan uji T sebesar 20,166 dan T tabel sebesar 1,986 dengan signifikan 0,000 < 0,05. H0 ditolak dan Ha diterima. Perhitungan uji determinasi sebesar 0,819 atau 81,9%, sedangkan sisanya sebesar 18,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
PEMETAAN TREN DAN ARAH PERKEMBANGAN PENELITIAN PENGEMBANGAN KURIKULUM DI ERA DISRUPSI PENDIDIKAN: STUDI BIBLIOMETRIK (2017–2025) Agus Priyatno; Imam Kurniawan; Rusi Rusmiati Aliyyah
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): At Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v6i1.1671

Abstract

Era disrupsi pendidikan yang ditandai oleh percepatan transformasi digital, perubahan kebijakan, serta dinamika global menuntut pengembangan kurikulum yang adaptif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan memetakan tren, struktur tema, dan arah perkembangan riset pengembangan kurikulum selama periode 2017–2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Google Scholar melalui aplikasi Publish or Perish dengan kata kunci terkait pengembangan kurikulum dan disrupsi pendidikan, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer melalui tiga teknik visualisasi, yaitu network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Hasil analisis menunjukkan bahwa tema-tema inti seperti curriculum, education, policy, learning, dan change menjadi pusat jejaring penelitian dengan keterkaitan yang kuat. Tren temporal memperlihatkan pergeseran fokus dari kajian konseptual menuju isu kontemporer seperti transformasi digital, inovasi pembelajaran, dan dampak pandemi COVID-19. Sementara itu, kepadatan penelitian masih didominasi aspek kebijakan dan perencanaan, dengan keterbatasan pada studi implementatif di tingkat praktik. Temuan ini mengindikasikan perlunya penelitian empiris dan kontekstual untuk menghasilkan model pengembangan kurikulum yang responsif terhadap tantangan pendidikan abad ke-21.
Analisis Kualitas Pelayanan: Studi Fenomenologi Responsivitas Administrasi di Al-Gebra Islamic Boarding School R. Mutiara Fatimah Azzahra; Agus Priyatno; Syukri Indra
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.24504

Abstract

Salah satu dimensi penting dalam model SERVQUAL adalah responsivitas atau responsiveness, yang mengukur kecepatan, kesigapan, dan keinginan karyawan untuk menanggapi kebutuhan pengguna layanan, termasuk dalam administrasi pendidikan untuk proses dokumen seperti ijazah dan transkrip. Dimensi ini menekankan pentingnya menyelesaikan keluhan dan mendapatkan informasi yang akurat, yang merupakan dasar dari kepuasan stakeholder di institusi pendidikan. Penelitian fenomenologi ini bertujuan menganalisis deskriptif responsivitas administrasi di instansi pendidikan fenomenologi untuk optimalisasi kualitas pelayanan yang adaptif dan berorientasi stakeholder. Metode yang peneliti gunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis fenomena responsivitas layanan administrasi. Data dikumpulkan melalui instrumen angket yang telah di uji validitas dan juga reliabilitasnya. Hasil analisis statistik menggunakan SPSS menunjukkan bahwa tingkat responsiveness di Al-Gebra International Islamic Boarding School berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 50,56. Meskipun indikator Kesigapan Staf memberikan kontribusi tertinggi (25,6%), indikator Kecepatan Layanan masih menjadi aspek terendah (24%) yang memerlukan optimalisasi lebih lanjut. Secara keseluruhan, dimensi daya tanggap telah terimplementasi secara proporsional namun memerlukan peningkatan pada efisiensi durasi layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi kualitas pelayanan pendidikan memerlukan integrasi antara kesigapan sumber daya manusia dan efisiensi sistem operasional guna meningkatkan kecepatan layanan sesuai ekspektasi stakeholder.
Analisis Kurikulum Kebijakan Medeka Belajar dalam Pengembangan Kurikulum Lokal dan Implementasinya di SMK Wikrama kota Bogor Dede Sultan; Agus Priyatno; Helmia Tasti Adri
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24640

Abstract

Kebijakan Merdeka Belajar memberikan otonomi kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan peserta didik serta dunia industri. Namun, implementasinya di SMK masih menghadapi tantangan dalam menyelaraskan kurikulum lokal dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kebijakan Merdeka Belajar, proses pengembangan kurikulum lokal, serta dampaknya terhadap kesesuaian kompetensi lulusan di SMK Wikrama Kota Bogor, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru produktif dan perwakilan DUDI. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif serta diuji keabsahannya melalui triangulasi, Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kebijakan Merdeka Belajar berjalan cukup efektif melalui pengembangan kurikulum lokal berbasis kebutuhan industri. Prosesnya dilakukan secara kolaboratif antara sekolah dan DUDI sehingga menghasilkan kurikulum yang kontekstual dan aplikatif. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, Simpulan penelitian ini adalah Kebijakan Merdeka Belajar berkontribusi positif dalam meningkatkan relevansi kurikulum dan kompetensi lulusan SMK, dengan catatan perlunya penguatan kemitraan dan evaluasi berkelanjutan.
Implementasi Prencanaan Sarana Prasarana dalam Mendukung Deep Learning Pedagogy di Pondok Pesantren Daarul Uluum Bogor Siti Nur Aida Amalia; Agus Priyatno; Syukri Indra
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25771

Abstract

Perencanaan fasilitas dan infrastruktur merupakan bagian penting dari manajemen pendidikan karena memastikan ketersediaan fasilitas yang mendukung proses pembelajaran. Studi ini bertujuan untuk meneliti bagaimana perencanaan dan pengembangan fasilitas dan infrastruktur mendukung pedagogi pembelajaran mendalam di PNS Daarul Uluum di Bogor. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang fasilitas dan infrastruktur, dan guru. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles & Huberman, yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan serta verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan fasilitas dan infrastruktur dilakukan melalui identifikasi kebutuhan pembelajaran, koordinasi antara divisi pendidikan dan pengajaran dengan divisi fasilitas dan infrastruktur, penentuan prioritas, dan pelaksanaan evaluasi secara berkala. Fasilitas yang direncanakan meliputi ruang kelas, bahan pembelajaran, Fasilitas-fasilitas tersebut meliputi alat-alat digital, laboratorium komputer, peralatan praktis, perpustakaan, aula, masjid, dan ruang terbuka di asrama. Fasilitas-fasilitas ini digunakan untuk mendukung pembelajaran aktif, kolaboratif, kontekstual, reflektif, dan berorientasi pada pemahaman. Namun, penerapan perencanaan ini masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas, kondisi yang kurang nyaman di beberapa ruang kelas, dan kebutuhan akan pemeliharaan fasilitas bersama. Studi ini menyimpulkan bahwa perencanaan berbasis kebutuhan untuk fasilitas dan infrastruktur dapat mendukung implementasi pedagogi pembelajaran imersif, meskipun pemetaan kebutuhan dan evaluasi fasilitas secara berkelanjutan masih diperlukan.