Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Pengelola BMT dalam Pemanfaatan Teknologi Digital Bagi Unit Usaha BMT melalui Pelatihan Aplikasi SIMAKU Tuti Kurnia; Wildan Munawar; Maya Apriyana; Muhammad Amin; Novi Mayarni; Imam Kurniawan
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i3.468

Abstract

BMT sebagai Lembaga keuangan Syariah yang berbasis mikro saat ini perlu memanfaatkan digitalisasi teknologi yang dapat memberikan kemudahan bagi anggota. Agar pemanfaatan digitalisasi dapat berjalan optimal, maka perlu upaya peningkatan pemahaman dalam penggunaan aplikasi SIMAKU. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi anggota BMT Kabandungan dalam penggunaan aplikasi SIMAKU. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode popular education dengan pendekatan The Training Cycle. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi gambaran awal dari BMT Kabandungan, Aplikasi SIMAKU, peningkatan keterampilan pengelola/pengurus BMT dalam menggunakan SIMAKU.
The Role of Islamic Education Teachers in Developing Akhlakul Karimah among Elementary School Students Irman Suherman; Kiki Nurhambali; Imam Kurniawan; R. Siti Pupu Fauziah; Martin Roestamy; R. Rohimah
ASEAN Journal of Educational Research and Technology Vol 5, No 3 (2026): AJERT: VOLUME 5, ISSUE 3, December 2026
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the role of Islamic education teachers in developing akhlakul karimah among elementary school students through religious programs. Using a qualitative case study approach, data were collected from 35 permanent teachers at Amaliah Elementary School, Bogor, Indonesia, through open-ended questionnaires and in-depth interviews. The data were analyzed thematically with the support of NVivo 12 software. The findings showed that teachers serve as facilitators, motivators, educators, role models, guides, and evaluators in strengthening students’ moral character. Their contributions occur both inside and outside the classroom through moral instruction, advice, storytelling, supervision, and exemplary behavior. Religious programs positively influence students’ attitudes, worship practices, discipline, respect, politeness, and social behavior.
PEMETAAN TREN DAN ARAH PERKEMBANGAN PENELITIAN PENGEMBANGAN KURIKULUM DI ERA DISRUPSI PENDIDIKAN: STUDI BIBLIOMETRIK (2017–2025) Agus Priyatno; Imam Kurniawan; Rusi Rusmiati Aliyyah
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): At Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v6i1.1671

Abstract

Era disrupsi pendidikan yang ditandai oleh percepatan transformasi digital, perubahan kebijakan, serta dinamika global menuntut pengembangan kurikulum yang adaptif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan memetakan tren, struktur tema, dan arah perkembangan riset pengembangan kurikulum selama periode 2017–2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Google Scholar melalui aplikasi Publish or Perish dengan kata kunci terkait pengembangan kurikulum dan disrupsi pendidikan, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer melalui tiga teknik visualisasi, yaitu network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Hasil analisis menunjukkan bahwa tema-tema inti seperti curriculum, education, policy, learning, dan change menjadi pusat jejaring penelitian dengan keterkaitan yang kuat. Tren temporal memperlihatkan pergeseran fokus dari kajian konseptual menuju isu kontemporer seperti transformasi digital, inovasi pembelajaran, dan dampak pandemi COVID-19. Sementara itu, kepadatan penelitian masih didominasi aspek kebijakan dan perencanaan, dengan keterbatasan pada studi implementatif di tingkat praktik. Temuan ini mengindikasikan perlunya penelitian empiris dan kontekstual untuk menghasilkan model pengembangan kurikulum yang responsif terhadap tantangan pendidikan abad ke-21.
Bullying Prevention Strategies Through School Capacity Building (SCB) in Integrated Islamic Schools to Support the Sustainable Development Goals (SDGs) Irman Suherman; Abraham Yazdi Martin; Imam Kurniawan; Asep Thobibudin Qolyubi; Radif Khotamir Rusli; Lise Purnamasari
Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v11i1.43952

Abstract

Bullying in educational institutions is a critical issue that affects students’ well-being and academic performance, necessitating effective prevention strategies. This study develops a bullying prevention strategy through school capacity building (SCB) in Integrated Islamic Schools to support the Sustainable Development Goals (SDGs). A qualitative approach with a case study method was employed to explore the underlying causes of bullying and to formulate effective prevention strategies through SCB. The findings revealed three key themes, the role of school policies in preventing bullying; leadership models for preventing bullying; and the involvement of teachers and parents in fostering a bullying-free environment. The research highlights that a comprehensive approach, integrating structured school policies, strong leadership, and active participation from teachers and parents, is essential for effective bullying prevention. The study emphasizes that sustainable development cannot be realized without peace, and peace cannot be sustained without the development of quality education. This research contributes to the improvement of Islamic education by promoting a safe, inclusive, and supportive environment, which is essential for fostering future leaders and ensuring the advancement of global peace.